Tahun Lalu Hanya 4.000 Peserta, Grand Final FABI Ke-15 Mengalami Lonjakan Peserta Hingga 7.000 Orang Dari Berbagai Daerah Di Nusantara
- account_circle Agus Yuwono
- calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
- visibility 377
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Gelaran Grand Final Festival Anak Berprestasi Indonesia (FABI) ke-15 tahun 2026 resmi berlangsung di Universitas Negeri Malang mulai pagi hari tadi, Sabtu (25/07/2026). Suasana babak final tahun ini terasa berbeda karena jumlah peserta yang berhasil lolos melonjak sangat signifikan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan Ketua Pelaksana FABI ke-15, Arif Mustofa yang menyampaikan bahwa lonjakan peserta ini terjadi akibat tingginya minat dari berbagai wilayah di Indonesia. Jika pada FABI ke-14 tahun lalu peserta grand final berada di kisaran 4.000 orang, pada gelaran FABI ke-15 jumlahnya menembus lebih dari 7.000 peserta.
Pria yang akrab disapa Tofa ini menjelaskan bahwa peningkatan tersebut merupakan salah saru dampak dari adanya kebijakan dari penyelenggara yakni Emerald Education Centre, yang memperluas jangkauan seleksi. Jika sebelumnya seleksi babak awal dominan di wilayah Jawa dan Bali, tahun ini jalur seleksi dibuka untuk seluruh wilayah nusantara.
”Karena animo sangat tinggi, akhirnya pada pelaksanaan FABI ke-15 tahun ini kami membuka jalur seleksi untuk seluruh wilayah di nusantara. Dampaknya, jika tahun lalu kami hanya membuka 40 titik seleksi di tiap kota, tahun ini berkembang menjadi 56 titik seleksi. Otomatis jumlah peminat dan peserta yang lolos ke babak grand final di Malang jumlahnya melonjak tajam,” ujar Arif Mustofa.
Meskipun kompetisi tetap berfokus pada tiga mata pelajaran utama yaitu matematika, sains, dan bahasa Inggris, antusiasme peserta dari empat tingkat kategori tidak menyusut. Kategori kompetisi terbagi mulai dari level 1 untuk kelas 1 dan 2 SD, level 2 untuk kelas 3 dan 4 SD, level 3 untuk kelas 5 dan 6 SD, serta level 4 untuk siswa jenjang SMP kelas 7 hingga 9.
Dari total 14 ribu lebih pendaftar yang mengikuti seleksi di 56 titik lokasi, panitia menyaring 7.000 peserta terbaik untuk bertanding di Kota Malang. Kehadiran peserta dari luar Pulau Jawa terbukti cukup banyak, seperti rombongan 90 siswa SDN asal Bandar Lampung serta 150 siswa dari Pekanbaru yang datang langsung ke Kota Malang.
Dari seluruh finalis yang berlaga, panitia FABI ke-15 menyiapkan penghargaan dan medali untuk 1.400 peserta terbaik. Di setiap level kategori, akan dipilih peringkat 120 besar untuk menerima penghargaan, termasuk peraih medali emas, perak, dan perunggu bagi juara pertama hingga ketiga. Juara umum juga berhak mendapatkan hadiah perjalanan edukasi ke Singapura.
Tofa menambahkan, keikutsertaan dalam ajang olimpiade seperti FABI menjadi sarana efektif bagi anak-anak untuk mengasah kemampuan di luar pembelajaran sekolah sekaligus menambah poin portofolio prestasi.
”Selain mengasah kemampuan, keikutsertaan dalam olimpiade ini membantu menambah poin prestasi siswa untuk melanjutkan ke jenjang sekolah berikutnya. Karena FABI tahun ini digelar secara nasional, sertifikat yang diperoleh bersifat nasional. Kami mengikuti program kurasi dari Puspresnas, sehingga sertifikat juara ini nantinya dapat dipergunakan untuk pendaftaran ke jenjang pendidikan selanjutnya,” pungkas Arif Mustofa. (A.Y)
- Penulis: Agus Yuwono



