Adadimalang.com

The Art of News

banner 728x90

Tutup Tahun 2020, PAKU Unira Justru Gelar Diskusi Mahasiswa Anti Korupsi

Tutup Tahun 2020, PAKU Unira Justru Gelar Diskusi Mahasiswa Anti Korupsi

ADADIMALANG – Dalam rangka akhir tahun 2020, Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Islam Raden Rahmad (PAKU Unira) Malang bersama dengan aktivis mahasiswa Unira mengelar diskusi seputar korupsi selama satu tahun terakhir.

Diskusi yang digelar secara virtual ini menuai banyak respon positif dari BEM UNIRA serta Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Unira lainnya, mengingat tujuan diskusi tersebut adalah untuk mengetahui sejauh mana tanggapan dan kepedulian mahasiswa terhadap korupsi yang ada di negeri ini.

Mahasiswa diharapkan dapat bersinergi dengan PAKU Unira dalam mengkaji dan memberikan argumennya terkait formula apa yang cocok sebagai edukasi Anti Korupsi.

Dalam diskusi yang dilaksanakan di Kantor PAKU Unira Malang tersebut dihadiri tujuh perwakilan organisasi mahasiswa dan 56 partisipan mahasiswa.

“Sebisa mungkin remaja atau mahasiswa harus terus berupaya menghindari dan menjauhi tindakan korupsi serta terus menanamkan pendidikan Anti Korupsi utamanya untuk diri sendiri. Kita ini adalah agent of chance, maka harus siap berpendapat dan memberikan aksi nyata menolak korupsi,” ungkap perwakilan Presma Unira, Teddy Habirahmansyah.

Gerakan Anti korupsi dinilai sebagai upaya nyata yang harus dilakukan oleh setiap warga negara tidak terkecuali oleh orang tua dan guru dalam mendidik generasi bangsa.

Ketua HMP Psikologi Unira, M. Firman Arif menuturkan bahwa korupsi merupakan suatu tindakan penyalagunaan wewenang (amanah rakyat) yang sangat menghambat pergerakan negara berkembang.

“Sifat dari korupsi sendiri itu merusak baik moral maupun material, dimana perilaku semacam ini menggambarkan kepribadian dari pelakunya. Maka dalam perkembangan kepribadian seseorang sangat penting untuk menanamkan budaya Anti Korupsi. Supaya ini melekat, peran pendidikan dan orang tua adalah sebagai porosnya,” ujar M. Firman Arif.

Diskusi yang berlangsung kurang lebih dua jam ini mendapat apresiasi positif dari Kabag Kemahasiswaan Unira Malang Davis Ubaidillah yang juga hadir.

Ditemui di lokasi yang sama, Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi (PAKU) Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang, Dewi Ambarwati, SH., M.H. merasa senang PAKU Unira justru menutup tahun 2020 dengan diskusi anti korupsi.

“Dengan diskusi ini maka diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa tentang gerakan anti korupsi. Mahasiswa sebagai kaum intelektualbyang berperan sebagai agent of change diharapkan dapat semakin memperkuat dalam menggelorakan Gerakan Anti Korupsi tersebut,” ungkap perempuan ramah ini.

Ambar berharap diskusi anti korupsi dapat terus digelar di momen-momen nasional sehingga semangat dan gerakan anti korupsi akan dapat semakin luas dan berdampak positif.

“PAKU Unira siap bersinergi dengan pihak mana saja untuk melawan korupsi yang jelas-jelas merugikan bangsa dan negara serta masyaeakat Indonesia,” pungkas Direktur PAKU Unira Malang, Dewi Ambarwati, SH., M.H. (A.Y)

Tags: , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan