~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Wakil Ketua DPRD Kota Malang Dukung Evaluasi MBG, Bukan Penghentian Program

Wakil Ketua DPRD Kota Malang Dukung Evaluasi MBG, Bukan Penghentian Program

  • account_circle Agus Yuwono
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Rimzah, menegaskan bahwa pihaknya mendukung evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat. Ia juga membantah kabar yang menyebut DPRD Kota Malang pernah berupaya menghentikan program tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Rimzah saat menanggapi anggapan bahwa dirinya terkesan mati-matian membela program MBG yang merupakan salah satu program strategis nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Rimzah, dukungan yang diberikan DPRD Kota Malang bukan tanpa kritik, melainkan bertujuan agar pelaksanaan program terus diperbaiki dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Kami sangat mendukung jika dilakukan evaluasi menyeluruh supaya program ini lebih optimal manfaatnya dirasakan oleh masyarakat, khususnya masyarakat Kota Malang,” kata Rimzah.

Ia menegaskan, DPRD Kota Malang tidak pernah menggelar rapat ataupun mengambil langkah untuk menghentikan program MBG. Informasi yang sempat beredar terkait penghentian program tersebut disebutnya tidak benar.

“Kami DPRD Kota Malang tidak pernah mau, tidak pernah rapat, dan lain sebagainya untuk mencoba menghentikan. Kami selalu berusaha memaksimalkan program strategis nasional tersebut melalui evaluasi supaya lebih optimal dan lebih bermanfaat,” ujarnya.

Rimzah menjelaskan, dukungan terhadap keberlanjutan MBG juga didasarkan pada berbagai aspirasi masyarakat yang diterimanya. Menurut dia, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh para penerima makanan bergizi gratis, tetapi juga oleh sejumlah kelompok masyarakat yang terlibat dalam rantai pasok program tersebut.

Ia menyebut banyak orang tua siswa yang merasa terbantu karena berkurangnya kebutuhan memberikan uang makan kepada anak-anak mereka. Selain itu, petani, peternak, pedagang bahan pangan di pasar, hingga pekerja yang terlibat dalam pelaksanaan program juga merasakan dampak ekonomi dari MBG.

“Saya lebih banyak didatangi masyarakat, baik yang bekerja di sana, ibu-ibu yang anaknya sekolah, petani, peternak, pedagang bahan baku di pasar. Mereka merasakan manfaat dari program ini,” katanya.

Karena itu, Rimzah menilai program MBG perlu terus dijalankan dengan disertai evaluasi berkala agar pelaksanaannya semakin efektif dan tepat sasaran. Ia juga menilai banyak masyarakat di Kota Malang maupun wilayah Malang Raya yang terbantu dan mendukung keberadaan program tersebut.

“Yang kami perjuangkan adalah bagaimana program strategis nasional ini bisa semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tuturnya. (Ftm/A.Y)

 

  • Penulis: Agus Yuwono
expand_less