~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 48 Orang Diamankan Dengan Dugaan Prostitusi Terselubung Dengan Apliksi Online

48 Orang Diamankan Dengan Dugaan Prostitusi Terselubung Dengan Apliksi Online

  • account_circle Agus Yuwono
  • calendar_month Sabtu, 19 Mar 2022
  • visibility 289
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Enam pasangan adalah mahasiswa Kota Malang yang terduga melakukan perbuatan cabul atau mesum.

ADADIMALANG – Setelah diperingatkan oleh Wali Kota Malang, Drs H. Sutiaji terkait kondisi darurat akibat tinggi atau maraknya prostitusi terselubung dengan menggunakan aplikasi online, aparat penegak hukum terus berhasil mengamankan para terduga pelaku kegiatan tersebut.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang, Rahmat Hidayat, ST., M.Ling yang menyampaikan pihaknya berhasil mengamankan orang-orang yang diduga terlibat prostitusi online tersebut.

“Jadi hari Kamis malam hingga Jumat dini hari kemarin (17-18/03/2022), Satpol PP bersama Satgas Covid-19 dan juga TNI Polri melalukan operasi dalam rangka penegakan protokol kesehatan di kota Malang,” ungkap Rahmat Hidayat siang hari tadi, Jumat (18/03/2022).

Dari pelaksanaan operasi tersebut, ditemukan tiga toko modern yang melanggar batas waktu operasional mengingat saat ini masih dalam kondisi Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Selain melakukan operasi pemantauan Protokol Kesehatan Covid-19, petugas juga melaksanakan operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan tahun ini.

“Dari hasil operasi Pekat yang menyasar peredaran minuman beralkohol (minol) tanpa ijin, gelandangan, pengemis, premanisme, prostitusi dan anak jalanan tersebut kami juga mendatangi dua lokasi penginapan atau pemondokan di jalan Kaliurang dan jalan Dewandaru,” ungkap Rahmat yang ditemui di ruang kerjanya.

Dari dua lokasi pemondokan tersebut, Rahmat menjelaskan petugas berhasil mengamankan 18 pasangan yang diduga telah melakukan aktivitas prostitusi terselubung dengan menggunakan aplikasi online dan 6 pasangan mahasiswa yang diduga telah melakukan perbutan mesum atau cabul.

“Ada juga terduga prostitusi terselubung dengan menggunakan aplikasi online itu saat digrebek ternyata sendirian tapi ditemukan alat kontrasepsi berupa kondom yang bru dipergunakan dan kondom yang msih baru dalam jumlah banyak. Semua pasangan dan terduga pelaku prostitusi terselubung ini kami amankan ke kantor Satpol PP Kota Malang,” ujar pria berkacamata ini.

Rata-rata terduga pelaku prostitusi terselubung dengan menggunakan aplikasi online tersebut berusia muda mulai 18 hingga 23 tahun, bahkan salah satu di ketahui merupakan seorang disabilitas.

“Salah satu terduga prostitusi terselubung yang berhasil kami amankan semalam mengaku melakukan hingga 10 kali dalam waktu 1 hari dan baru melakukan profesi tersebut selama 3 bulan. Ada juga yang mengaku sudah 8 bulan melakukan hal tersebut dan menerima pelanggan hingga 5 orang dalam waktu satu hari dengan rate harga Rp.500 hingga Rp.800 ribu,” ungkap Rahmat.

Semua pasangan mahasiswa dan terduga pelaku serta pengguna jasa prostitusi tersebut langsung diamankan di Mako Satpol PP Kota Malang, bahkan mendapatkan pembinaan langsung dari Wali Kota Malang dan Ketua Tim Penggerak PKK kota Malang yang mengikuti operasi penyakit masyarakat tersebut secara langsung mulai awal hingga selesai.

Wali Kota Malang, Drs H. Sutiaji memberikn pembinaan kepada pelaku terduga perbuatan cabul atau prostitusi terselubung di kantor Satpol PP Kota Malang (Foto : Dokumen Satpol PP Kota Malang)

Wali Kota Malang, Drs H. Sutiaji memberi pembinaan kepada pelaku terduga perbuatan cabul atau prostitusi terselubung di kantor Satpol PP Kota Malang (Foto : Dokumen Satpol PP Kota Malang)

“Untuk para mahasiswa kami telah memanggil orang tua mereka, dan ada beberapa jenis sanksi yang kami berikan kepada par terduga pelaku prostitusi terselubung yang berhasil diamankan yakni berupa penerapan sanksi Tindak Pidana Ringan (Tipiring) atau Wajib Lapor ataupun pemanggilan orang tua yang bersangkutan,” tukas Rahmat.

Selain mengamankan terduga pelaku prostitusi terselubung dengan menggunakan aplikasi online, dari bulan Februari hingga Maret kali ini, Satpol PP Kota Malang berhasil mengamankan sebanyak 12 orang yang Penjaja Seks Komersial yang beroperasi di pinggir-pinggir jalan.

Sementara itu secara terpisah, Wali Kota Malang Drs H. Sutiaji sebelumnya telah menyampaikan terkait prostitusi terselubung yang dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi online tersebut sudah sangat marak terjadi di wilayah kota Malang.

“Ini sudah darurat sehingga saya meminta kepada para Lurah dan Camat untuk menginstal aplikasi online yang banyak disalahgunakan untuk menawarkan jasa prostitusi sebagai langkah pemantauan di wilayah masing-masing. Ini peringatan pagi semuanya, jangan main-main ya termasuk tempat yang dipergunakan,” ungkap Wali Kota Malang yang beberapa kali mengikuti operasi Pekat secara langsung. (A.Y)

  • Penulis: Agus Yuwono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Tidak Bisa Lagi Menukar Uang Di Bank Indonesia

    Masyarakat Tidak Bisa Lagi Menukar Uang Di Bank Indonesia

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2016
    • account_circle redaksi
    • visibility 374
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Bulan ramadhan yang berakhir di hari raya Idul Fitri selalu identik dengan memberikan uang saku atau angpao untuk sanak saudara yang belum dewasa sebagai bentuk syukur dan rasa bahagia telah mampu menunaikan ibadah puasa ramadhan selama satu bulan penuh. Budaya memberikan uang saku itu kemudian berdampak akan kebutuhan masyarakat akan uang baru atau uang […]

  • Pasangan Calon Sam HC-Ganis Rumpoko usai mengikuti kegiatan pengundian nomor urut dan memperoleh nomor urut 2 (Foto : Agus Yuwono)

    Pasangan Ono Sing Anyar Bangga Menerima Nomor Urut 2

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle redaksi
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Diyakini sebagai simbol harapan dan kerjasama yang mengandung makna kebersamaan dan keseimbangan ADADIMALANG.COM | Kota Malang – Setelah dinyatakan memenuhi syarat sebagai Pasangan Calon Peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang tahun 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum KPU Kota Malang tiga pasangan peserta Pilkada Kota Malang mengikuti kegiatan pengundian nomor urut Pasangan Calon (Paslon). Acara […]

  • Pelangi Bangsaku SMAK Kosayu Tetap Meriah Meski Dilaksanakan Virtual

    Pelangi Bangsaku SMAK Kosayu Tetap Meriah Meski Dilaksanakan Virtual

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Sajian kekayaan dan keberagaman Indonesia dalam pagelaran seni budaya siswa dari miniatur Indonesia di SMAK Kosayu Malang. ADADIMALANG – Meski dilaksanakan setiap dua tahun sekali dan kali ini harus digelar secara virtual karena pandemi Covid-19 belum usai, kegiatan Pelangi Bangsaku SMAK Kolese Santo Yusuf (Kosayu) Malang tetap berjalan seru dan meriah. Bahkan dalam pembukaan Pelangi […]

  • Wakil Direktur bidang Kerjasama menerima kunjungan perwakilan IFI di Kampus Polinema (Foto : Istimewa)

    Institut Français Indonesia (IFI) Berkunjung Ke Politeknik Negeri Malang

    • calendar_month Jumat, 13 Okt 2023
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 203
    • 0Komentar

    ADADIMALANG.COM | Kampus Polinema – Warung Prancis merupakan salah satu bentuk kerjasama antar institusi yang telah sejak lama ada di kampus Politeknik Negeri Malang (Polinema). Koordinator IFI Polinema yakni Tiara Estu Amanda, M.Par. menyampaikan di tahun 2023 ini Warung Prancis Polinema menggelar kegiatan Pekan Frankofoni yang terdiri dari kegiatan French Movie Screening, pameran budaya, dan […]

  • Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan, Jajuk Rendra Kresna Kumpulkan Praktisi Koperasi

    Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan, Jajuk Rendra Kresna Kumpulkan Praktisi Koperasi

    • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Hadirkan praktisi dan akademisi untuk tingkatkan wawasan dan kompetensi. ADADIMALANG – Dalam rangka menyosialisasikan wawasan kebangsaan, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Hj Jajuk Rendra Kresna kumpulkan praktisi koperasi wanita se-kabupaten Malang siang ini, Jumat (25/03/2022). Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Trio Indah kota Malang ini hadir sekitar 125 orang praktisi koperasi wanita dari 33 […]

  • Profesor Dari Okayama University Japan Beri Kuliah Tamu Dan Workshop Di Polinema

    Profesor Dari Okayama University Japan Beri Kuliah Tamu Dan Workshop Di Polinema

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2022
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 170
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Mengambil tema ‘FILS15.4: Fingerprint-based Indoor Localization System Using IEEE 802.15.4’, Jurusan Teknologi Informasi dan Prodi Magister Terapan Teknik Elektro Politeknik Negeri Malang (Polinema) menyelenggarakan kuliah tamu dan workshop ‘NPLAS System Using Docker’, Jumat (16/09/2022). Menariknya, narasumber kuliah tamu kali ini adalah Prof. Nobuo Funabiki dari Okayama University Japan yang diikuti oleh dosen dan […]

expand_less