Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Malang (FKIJK) Malang menggelar kegiatan edukasi keuangan syariah sekaligus bakti sosial bagi masyarakat Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang hari ini, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) yang dilaksanakan selama bulan Ramadan yang bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di masyarakat serta memperkuat sinergi antara OJK, pelaku industri jasa keuangan, dan pemerintah daerah.
Sinergi antar banyak pihak ini dilaksanakan untuk mendorong pemanfaatan produk serta layanan keuangan yang aman, legal, dan sesuai prinsip syariah.
Ratusan warga mengikuti edukasi keuangan yang disampaikan oleh OJK dan pelaku industri jasa keuangan, selain itu masyarakat juga dapat memanfaatkan program sosial berupa tebus murah sembako dan bazar pakaian layak pakai.

Tercatat lebih dari 1.200 paket sembako dan ribuan pakaian layak pakai disediakan bagi masyarakat dengan harga terjangkau. Bantuan tersebut merupakan hasil donasi pegawai OJK Malang dan anggota FKIJK Malang sebagai bentuk kepedulian sosial selama bulan Ramadan.
Di sel-sela kegiatan, Camat Jabung yakni Taufik Nurahman mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat ganda bagi masyarakat, baik dari sisi bantuan kebutuhan pokok maupun peningkatan pengetahuan dalam mengelola keuangan.
“Selain mendapatkan bantuan kebutuhan pokok, masyarakat juga memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala OJK Malang, Farid Faletehan menyebut momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk menumbuhkan semangat berbagi sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Farid berharap melalui kegiatan ini masyarakat semakin memahami pentingnya menggunakan produk dan layanan keuangan yang legal serta sesuai dengan prinsip syariah.
Meski demikian Farid juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan dan aktivitas keuangan ilegal yang kerap meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Masyarakat perlu berhati-hati saat menerima tawaran investasi atau pinjaman dari pihak yang tidak dikenal, terutama melalui media sosial. Pastikan untuk selalu memeriksa legalitas lembaga keuangan melalui kanal resmi OJK sebelum menggunakan layanan keuangan,” tegas Farid.
Selain edukasi di panggung utama, masyarakat juga dapat mengunjungi sejumlah booth edukasi yang disediakan oleh pelaku usaha jasa keuangan untuk memperoleh informasi terkait produk dan layanan keuangan.
Beberapa lembaga yang turut berpartisipasi antara lain Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Syariah Seluruh Indonesia (HIMBARSI) Malang Raya, PT BPR Kawan, Perbarindo Malang Raya, PT Pegadaian, PT Permodalan Nasional Madani, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, serta PT Bank Syariah Nasional.
Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat. Lebih dari seribu warga hadir untuk mengikuti edukasi sekaligus memanfaatkan kesempatan memperoleh sembako dan pakaian layak pakai dengan harga terjangkau, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
Menariknya, hasil penjualan pakaian layak pakai dalam kegiatan tersebut disalurkan sebagai donasi kepada Pondok Pesantren Raudhatul Huffadz An-Nuha Putri II. Sementara hasil penjualan program tebus murah sembako yang digelar HIMBARSI Malang Raya juga disumbangkan kepada Pondok Pesantren Mambaul Ulum di wilayah Kecamatan Jabung.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat sosial tetapi juga semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan secara bijak serta memanfaatkan layanan keuangan syariah secara optimal,” pungkas Kepala OJK Malang, Farid Falatehan. (Red)

