Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Ahmad Najib Burhani, MA.,membuka secara resmi Expo Hasil Riset Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) yang digelar di Graha POLINEMA pagi tadi, Rabu (20/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi bagian dari upaya hilirisasi hasil riset civitas akademika POLINEMA agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun dunia industri.
Di sela-sela pelaksanaan kegiatan, Prof. Ahmad Najib Burhani menegaskan bahwa hilirisasi riset merupakan jembatan penting yang menghubungkan perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat, industri, hingga Pemerintah Daerah.

“Hilirisasi membuat kampus tidak menjadi menara gading. Riset-riset yang dilakukan harus benar-benar berkaitan dengan kebutuhan masyarakat, kebutuhan industri, UMKM, energi, listrik, dan persoalan lain yang memang dibutuhkan,” ujarnya.
Menurutnya, berbagai hasil riset kampus perlu dikembangkan lebih lanjut melalui kolaborasi dengan industri agar dapat diproduksi secara lebih luas dan dimanfaatkan secara nyata.
Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat keilmuan yang mampu membantu masyarakat maupun pelaku usaha dalam menyelesaikan berbagai persoalan melalui riset dan inovasi.
“Kampus bertugas membantu masyarakat, UMKM, maupun pihak lain melalui riset agar mereka bisa berkembang lebih besar. Salah satu contohnya adalah expo hasil riset yang dilakukan POLINEMA ini,” jelasnya.
Selain dunia industri dan UMKM, Pemerintah Daerah juga dinilai membutuhkan dukungan kajian akademik untuk menjawab berbagai kebutuhan pembangunan di daerah.
Ditanya mengenai keterkaitan dengan program Kampus Berdampak, Prof. Najib menjelaskan bahwa dampak yang dimaksud tidak hanya terbatas pada aspek akademik, tetapi juga menyangkut dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
“Dampaknya bisa akademik, sosial, maupun ekonomi. Yang terpenting adalah bagaimana kebermanfaatannya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Sesuai dengan arahan dari Pusat, Direktur POLINEMA, Ir. Supriatna Adhisuwignjo, S.T., M.T., menyampaikan bahwa arah pengembangan riset di POLINEMA saat ini difokuskan pada kebutuhan nyata yang dihadapi masyarakat.

“Kami mengarahkan penelitian berdasarkan problematika yang ada di masyarakat sehingga solusi yang ditawarkan benar-benar bisa dimanfaatkan oleh mitra yang membutuhkan,” ungkap Supriatna.
Ia menambahkan, setiap penelitian di POLINEMA kini didorong untuk melibatkan mitra sejak awal agar hasil riset tidak berhenti pada publikasi ilmiah semata, tetapi dapat terhilirisasi hingga memberikan dampak sosial maupun ekonomi.
“Kami ingin hasil riset tidak hanya selesai di penelitian atau artikel saja, tetapi juga sampai kepada masyarakat dan memberi manfaat nyata,” pungkasnya. (A.Y)
