Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin menghadiri dan membuka secara resmi ajang bergengsi Grasse Van Java vol. 2 dengan tajuk ‘Scent of Nusantara’ yang dilaksanakan di Gedung Malang Creative Center (MCC) pagi hari tadi, Sabtu (20/06/2026).
Dalam sambutannya sebelum membuka kegiatan, Wawali Ali menyampaikan apresiasi tinggi dan rasa bahagianya dapat berkumpul langsung dengan para pelaku usaha kreatif yang berkontribusi nyata membuat atmosfer Kota Malang menjadi lebih “wangi” melalui komoditas produk yang dipasarkan.
”Hari ini saya merasa sangat bahagia sekali dengan adanya kegiatan Grasse Van Java vol. 2 kali ini, di mana kami di Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sangat mendukung tentunya. Tadi disampaikan ada impian besar Kota Malang dapat menjadi pusat ekosistem wewangian yang ada di Indonesia karena potensinya sangat luar biasa dengan bahan bakunya yang banyak kita temukan di sekeliling kita,” ungkap Wawali Ali optimis.

Lebih lanjut, Wawali Ali menaruh harapan besar agar ke depan para perajin dan produsen lokal mampu menghasilkan formula produk wewangian orisinal yang menjadi ciri khas identitas Kota Malang yang mampu mencerminkan lanskap kondisi geografis kota yang sejuk dan menenangkan.
”Dan harapannya kalau cita-cita besar itu dapat terwujud, Pemerintah Kota Malang sangat mendukung dengan memasang dan memajang produk wewangian khas Kota Malang tersebut di Balai Kota Malang,” imbuhnya disambut riuh tepuk tangan peserta.
Bukan sekadar memajang produk di pusat pemerintahan, ia juga mewacanakan penyediaan ruang publik strategis sebagai sentra display guna memperluas jangkauan promosi kepada para pelancong domestik maupun mancanegara yang datang berlibur.
”Bisa saja ditempatkan di kawasan Kayutangan atau tempat lain yang ramai kunjungan wisatawan sebagai pusat wewangian di Kota Malang. Referensinya di mana, sejarahnya bagaimana, sehingga bisa menjadi ruang edukasi bagi generasi muda dan tidak hanya sekadar menikmati wangiannya saja,” cetus Ali Muthohirin.

Tantangan dari orang nomor dua di jajaran Pemkot Malang tersebut langsung disambut kesiapan penuh oleh pelaku usaha dalam bidang wewangian ini. Direktur Utama Depo Corp, Hasan Achmad Al Jufri menegaskan komitmennya untuk mengonsolidasikan seluruh lini kekuatan industri guna mewujudkan mimpi besar tersebut.
”Tentu ekosistem ini harus dibangun bersama, mulai dari pemerintah, para seniman yang banyak di Malang, akademisi, universitas, pelaku usaha wewangian, dan juga anak-anak muda kreatif bersatu padu dan berkolaborasi untuk menciptakan ekosistem wewangian nusantara di Kota Malang ini,” urai Hasan.
Menurut Hasan, melahirkan lini wewangian khas Malang merupakan target yang sangat rasional untuk dicapai, mengingat bumi Nusantara kaya akan jutaan jenis vegetasi beraroma eksotis yang selama ini belum diolah secara komersial.
”Begitu kita kuatkan karakter DNA Nusantara atau bahkan karakter Kota Malang dan menjadikan Malang ini sebagai pusat pengembangan wewangian, ini harus bergandengan tangan dengan pemerintah, universitas, seniman, pelaku usaha, dan semua pihak. Namun yang jelas kami siap untuk bergandengan tangan mewujudkannya,” tegas Hasan.
Momentum pembukaan Grasse Van Java vol. 2 di gedung kreatif MCC ini kian istimewa berkat kehadiran Direktur Industri Hasil Hutan Dan Perkebunan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia, Rr. Citra Rapati.
Saat dimintai tanggapan mengenai peta jalan bisnis komoditas ini, Rr. Citra Rapati membeberkan fakta bahwa dari total 40 lebih jenis tanaman penghasil minyak atsiri endemik di Indonesia, sejauh ini baru sekitar 25 jenis saja yang berhasil dikelola dan dimanfaatkan dalam rantai produksi industri hilir.
”Keinginan untuk menciptakan aroma wewangian khas Malang itu menurut saya sangat baik ya. Kita harus membangun narasi, karena selama ini industri wewangian seolah masih berkiblat di Eropa atau Paris. Bagaimana kita menciptakan wewangian dengan ciri Kota Malang yang sejuk, atau aroma setelah turun hujan (petrichor) yang biasanya muncul aroma khas, sehingga kemanapun atau dimanapun kita berada akan selalu mengingatkan kita ke Kota Malang,” pungkas Rr. Citra Rapati penuh dukungan. (A.Y)
