~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dimyati Ayatulloh : Muncul Tren Baru, Inflasi Terjadi Menjelang Pilkada

Dimyati Ayatulloh : Muncul Tren Baru, Inflasi Terjadi Menjelang Pilkada

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
  • visibility 165
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebut telah terjadi pembelian sembako dalam jumlah besar untuk kemudian ditimbun dan dibagi-bagikan kepada masyarakat menjelang Pilkada.

ADADIMALANG.COM | Kota Malang – Dalam pelaksanaan Debat Publik ketiga Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang hari Rabu malam kemarin (20/11/2024), inflasi menjadi salah satu hal yang dibahas oleh beberapa pasangan calon (paslon).

Di sesi terakhir debat publik, paslon Abah Anton dan Dimyati Ayatulloh (ABADI) mendapat pertanyaan terkait cara mengatasi tingkat inflasi di kota Malang.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Dimyati Ayatulloh sebagai Calon Wakil Wali Kota Malang paslon ABADI menegaskan perlunya intervensi pemerintah kota Malang dalam rangka mengatur tingkat inflasi yang terjadi.

“Jika kita berbicara masalah inflasi maka.

 kita juga harus mengetahui tentang karakter dan budaya Kota Malang, inilah pentingnya pemimpin yang berasal dari asli kota Malang. Di Malang ini banyak kegiatan-kegiatan keagamaan, belanja kemudian memberi makan, santunan dan lain-lain ya, apalagi pada saat Pilkada seperti ini maka pengiriman beras untuk masyarakat luar biasa ya ini yang akan memicu inflasi di kota Malang ini contoh tindakan yang dapat merusak stabilitas harga di pasaran,” ujar Dimyati.

Menurut pria yang dikenal sebagai pengusaha ini, seharusnya sebagai seorang pemimpin kota Malang mengetahui bahwa inflasi ini biasanya terjadi pada saat Ramadhan, Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru, namun khusus di tahun ini muncul tren baru yaitu inflasi juga terjadi menjelang Pilkada.

“Tren baru menjelang Pilkada ini merusak grafik stabilitas harga pangan di pasar yang dapat memicu inflasi. Dalam kondisi khusus seperti ini, maka perlu treatmen khusus juga untuk mengatasinya dari Pemerintah Kota Malang,” ujar Dimyati.

Usai debat publik, saat ditanya perihal pertanyaan inflasi kepada paslon ABADI tersebut Dimyati menyampaikan bahwa pertanyaan terkait inflasi tersebut merupakan pertanyaan yang bagus meskipun dalam prakteknya ternyata terjadi pembelian sembako besar-besaran yang justru  merugikan masyarakat karena terjadi kenaikan harga akibat inflasi yang terjadi.

“Dalam hal ini masyarakat kita harus cerdas bahwa terjadinya aksi pembelian dalam jumlah besar dan menimbunnya maka masyarakat yang menjadi korban dengan kenaikan harga yang terjadi,” pungkas Calon Wakil Wali Kota nonor urut 2, Dimyati Ayatulloh. (A.Y)

  • Penulis: redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sopir Mikrolet Kota Malang Datangi Balaikota Pertanyakan Bansos

    Sopir Mikrolet Kota Malang Datangi Balaikota Pertanyakan Bansos

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 251
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Kondisi pandemi akibat Covid-19 yang masih belum usai hingga saat ini telah berdampak pada banyak sektor kehidupan. Termasuk pengemudi angkutan umum (mikrolet) di kota Malang yang mengaku pendapatannya sangat drastis menurun selama terjadi pandemi Covid-19. “Kondisi sopir mikrolet selama pandemi ini sangat amburadul. Bahkan mendapatkan uang setoran Rp.25 ribu setiap hari saja sudah […]

  • Wali Kota Hadiri International Digital Conference untuk memperkuat Ekosistem Ekonomi Digital Kreatif di Kota Malang

    Lewat Kolaborasi, Wali Kota Sutiaji Ajak Kuatkan Ekosistem Digital Kreatif di Kota Malang

    • calendar_month Rabu, 17 Nov 2021
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 157
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Sejalan dengan Tri Bina Cita Kota Malang, Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji menyampaikan potensi Kota Malang sebagai kota industri sangat mungkin untuk diwujudkan melalui industri kreatif berbasis digital. Menurut Wali Kota Malang, potensi tersebut turut memegang peranan bagi tumbuh kembangnya ekonomi kreatif di Kota Malang terlebih di masa pandemi Covid-19 yang semakin […]

  • Sutiaji – Edi (SAE) siap pangkas birokrasi untuk izin usaha

    Sutiaji – Edi (SAE) siap pangkas birokrasi untuk izin usaha

    • calendar_month Kamis, 1 Mar 2018
    • account_circle redaksi
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Kota Malang – Memanfaatkan masa kampanyenya kali ini, Pasangan Calon (Paslon) Sutiaji-Edi (SAE) hari ini (01/03) mulai pukul 13.00 WIB berkunjung ke perusahaan  konveksi PT. Prime Line Internasional yang memproduksi produk konveksi brand MANLY untuk bertemu langsung dengan para karyawan dan jajaran direksi perusahaan tersebut. Kunjungan Paslon SAE bertujuan untuk mengetahui secara langsung tentang apa […]

  • Danramil Sukun dan Anggotanya Mengikuti Apel Persiapan Pelepasan APK

    Danramil Sukun dan Anggotanya Mengikuti Apel Persiapan Pelepasan APK

    • calendar_month Minggu, 14 Apr 2019
    • account_circle redaksi
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Mulai melepaskan alat peraga kampanye Pemilu 2019 mulai hari ini sampai Senin besok. Kota Malang – Memasuki masa atau hari tenang Pemilu 2019 yang dimulai sejak hari ini, Minggu (14/04), langsung diisi kegiatan apel persiapan pelepasan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu 2019. Pelaksanaan apel oleh Muspika Kecamatan Sukun kota Malang tersebut dilaksanakan di halaman Kecamatan […]

  • Make yourself professional

    Make yourself professional

    • calendar_month Minggu, 5 Agt 2018
    • account_circle redaksi
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Nam quam nunc, blandit vel, luctus pulvinar, hendrerit id, lorem. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus. Donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus. Nullam quis ante. Etiam sit amet orci eget eros faucibus tincidunt. Nam quam nunc, blandit vel, luctus pulvinar, hendrerit id, lorem. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus. Donec vitae sapien ut […]

  • Hampir 60% Mahasiswa Polinema Saat Ini Sudah Bekerja Sebelum Wisuda

    Hampir 60% Mahasiswa Polinema Saat Ini Sudah Bekerja Sebelum Wisuda

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2019
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 396
    • 0Komentar

    400 mahasiswa sudah diberangkatkan ke Timur Tengah dan 300 mahasiswa dipersiapkan berangkat ke Jepang. Kota Malang – Target sebanyak 1.500 mahasiswa Polinema harus terserap bekerja di dunia industri sebelum wisuda di tahun 2019 ini, memasuki bulan ke tiga di tahun ini sudah hampir tercapai 60 persen. Hal tersebut disampaikan Ketua Job Placement Center (JPC) Politeknik […]

expand_less