~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bertajuk ‘Senyawa Malang Raya’, ICCF Digelar di Malang Raya November Mendatang

Bertajuk ‘Senyawa Malang Raya’, ICCF Digelar di Malang Raya November Mendatang

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • visibility 277
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kota Malang | ADADIMALANG.COM – Tiga wilayah, satu semangat. Batu, Malang, dan Kabupaten Malang menyatu dalam denyut yang sama untuk menyalakan bara ide menuju terwujudnya Jawa Timur Creative Province. Di bawah langit Malang Raya, Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025 pada 6–10 November mendatang siap mengubah kawasan ini menjadi panggung besar yang mempertemukan imajinasi, inovasi, dan jejaring kreatif nasional.

Dengan tema “Nusantaraya – Senyawa Malang Raya”, festival ini bukan sekadar pesta budaya, melainkan manifesto bahwa kreativitas adalah energi baru pembangunan. Dari cita rasa kuliner Batu, denting seni digital Malang, hingga kearifan budaya Kabupaten Malang, semuanya melebur dalam satu denyut: membangun Indonesia dengan ide, bukan sekadar industri.

Gelombang perayaan akan dimulai dari Kota Batu, kota yang memadukan kesejukan alam dan sejarah panjang peradaban. Di sana, Selecta Living Museum akan diresmikan sebagai ruang belajar interaktif yang menjembatani warisan dan inovasi. Lalu, Agro Creative Tour dan Produk Lokal Fest menegaskan posisi Batu sebagai calon World Gastronomy City, menunjukkan bahwa rasa lokal bisa menjadi identitas global.

Dari dataran tinggi, gelora kreativitas menuruni lembah menuju Kota Malang—jantung ekosistem kreatif Jawa Timur. Malang Creative Center (MCC) akan menjadi episentrum konferensi internasional bertajuk Future Creative Ecosystem: AI, Media Art, and Digital Humanity, forum yang menautkan teknologi, seni, dan kemanusiaan dalam satu narasi masa depan.

MCC juga akan menjadi rumah bagi Festival Mbois 2025, yang tampil dengan format baru: perpaduan art installation, musik lintas genre, dan pameran digital dari komunitas muda. Ini bukan sekadar tontonan, tapi bukti nyata bahwa Malang adalah rumah bagi ide-ide progresif yang menggerakkan ekonomi masyarakat berbasis kreativitas.

Dalam momentum yang sama, Kongres Indonesia Creative Cities Network (ICCN) akan digelar, menghadirkan lebih dari 260 delegasi kota/kabupaten dari seluruh Indonesia. Dari Malang Raya, mereka akan merumuskan arah gerakan kreatif nasional menuju Indonesia Emas 2045, sebuah upaya kolektif membangun masa depan lewat kolaborasi.

Puncak perayaan akan beralih ke Kabupaten Malang pada 9 November. Di sana, Festival Nusantaraya dan ICCF Awarding Night akan digelar di tiga titik utama: Boon Pring Bamboo Living Museum, KEK Singhasari, dan kompleks candi bersejarah yang disulap menjadi panggung megah seni budaya.

Di Boon Pring, bambu menjadi simbol ketahanan dan fleksibilitas, sumber inspirasi bagi UMKM dan komunitas desa wisata. Sementara Singhasari menjadi ruang bagi dunia startup dan inovasi digital. Dan di candi kuno, harmoni antara tari, musik, dan instalasi seni menutup festival dalam suasana spiritual yang agung.

Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, menyebut kolaborasi lintas wilayah ini sebagai strategi pembangunan berbasis ide.

“Senyawa Malang Raya adalah energi hidup. Dari sinilah kita menyalakan Jawa Timur sebagai provinsi kreatif yang tumbuh dari gagasan,” ujarnya.

Ketua Umum ICCN, TB. Fiki C. Satari, menambahkan, ICCF 2025 adalah bentuk konsolidasi masyarakat kreatif Indonesia. “Dari Malang Raya, kita membuktikan bahwa kekuatan bangsa lahir dari komunitas yang mandiri dan berdaya cipta,” tuturnya.

Senada, Sam Vicky Arief H., Ketua OC ICCF 2025, menegaskan festival ini sebagai gerakan bersama. “Batu dengan gastronominya, Malang dengan media art-nya, dan Kabupaten Malang dengan warisan budayanya, semua bersenyawa membentuk provinsi kreatif,” jelasnya.

Dari kalangan komunitas, Dadik Wahyu Chang dari Malang Creative Fusion menggambarkan MCC sebagai “laboratorium ide” yang mempertemukan seniman, pelaku digital, dan warga. “Kreativitas bukan sekadar ekonomi, tapi ekosistem sosial,” katanya.

Sementara Alan Wahyu Hafiludin dari Batu Creative Hub menyoroti kuliner sebagai jembatan budaya. “Dari ladang ke meja makan, Batu membangun identitasnya lewat rasa. Di situlah kekuatan kami,” ujarnya.

Boim dari komunitas Kalangan di Kabupaten Malang menutup dengan pernyataan sederhana tapi dalam: “Kreativitas di sini tumbuh dari tanah, dari pasar, dari kampung. Ini bukan proyek, tapi cara hidup.”

Malam penghargaan ICCF bukanlah akhir, melainkan penegasan bahwa para pelaku kreatif adalah pahlawan zaman ini—mereka yang menyalakan masa depan lewat ide dan keberanian. Dari aroma kopi Batu, mural di dinding kota Malang, hingga pantulan cahaya di Boon Pring, semuanya menyuarakan hal yang sama: bahwa masa depan Indonesia tak akan lahir dari pabrik-pabrik besar, melainkan dari kota-kota yang berani bermimpi dan berkolaborasi. (Red)

  • Penulis: redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Mahasiswa Teknik Listrik Polinema Raih Juara II Lomba Esai

    Tim Mahasiswa Teknik Listrik Polinema Raih Juara II Lomba Esai

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2022
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 157
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Dua orang mahasiswa Prodi D-III Teknik Listrik Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Malang (Polinema) berhasil meraih Juara II Lomba Esai pada ajang Telkom Education, Creative, Sport Festival HME-TEL ITTJ tahun 2022. Dua orang mahasiswa Polinema yang berprestasi ini adalah Ana Mardiana dan Fajar Arya Pangestu yang meraih juara kedua dalam kompetisi yang diselenggarakan […]

  • Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, Biger Adzanna Maghribi saat memberikan keterangan kepada wartawan (Foto : Agus Y)

    Marak Terjadi Penipuan Transaksi Keuangan, Ini Yang Harus Segera Dilakukan Jika Merasa Telah Menjadi Korban Penipuan

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Kota Malang | ADADIMALANG.COM – Perkembangan teknologi yang begitu pesat dan kurangnya wawasan masyarakat akan hal tersebut, menyebabkan marak terjadinya aksi kejahatan berupa penipuan dalam hal transaksi keuangan. Dengan tujuan mewujudkan penanganan yang bersifat cepat, timely, dan berefek jera terhadap beragam bentuk penipuan (scam), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada bulan November 2024 lalu telah melaunching […]

  • Seribu lebih Maba ITN Malang mulai mengikuti PKKMB 2017

    Seribu lebih Maba ITN Malang mulai mengikuti PKKMB 2017

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2017
    • account_circle redaksi
    • visibility 456
    • 0Komentar

    Kota Malang – Sebanyak 1.123 orang mahasiswa baru (maba) Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang mulai hari ini (12/9) mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang dilaksanakan di halaman Rektorat ITN Malang. “Kegiatan PKKMB ini diisi dalam bentuk ceramah, diskusi, kerjasama tim sesuai dengan tema PKKMB kali ini yaitu Persatuan dan Kebersamaan (Unity […]

  • Syarif Hidayatullah dan Indra Bayu Jadi Kuasa Hukum PKB Ke Mahkamah Konstitusi

    Syarif Hidayatullah dan Indra Bayu Jadi Kuasa Hukum PKB Ke Mahkamah Konstitusi

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2019
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 789
    • 0Komentar

    Jakarta. ADADIMALANG. Politik – Sidang Mahkamah Konstitusi (MK) yang membahas Sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) dalam konteks Pemilihan Presiden (Pilpres) telah usai, namun sidang sengketa PHPU lainnya sudah menunggu untuk dilaksanakan. Salah satunya adalah sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang terkait dengan Pemilihan Legislatif (Pileg) yang melibatkan partai politik peserta Pemilu 2019. Dalam […]

  • Totok Daryanto : “Tak Ada Hukum Tebang Pilih”

    Totok Daryanto : “Tak Ada Hukum Tebang Pilih”

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2017
    • account_circle redaksi
    • visibility 536
    • 0Komentar

    Kabupaten Malang – Untuk menegakkan supremasi hukum, perangkat penegak hukum telah bertindak tegas dan tanpa melakukan praktek tebang pilih. Ini menunjukkan adanya kesetaraan semua warga negara dihadapan hukum. Hal tersebut disampaikan anggota DPR RI Dapil Malang Raya Totok Daryanto saat melakukan sosilisasi MPR RI bertajuk ‘4 Pilar Kebangsaan, UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI’, di […]

  • Ribuan Mahasiswa Malang Kembali Turun Jalan Kepung DPRD Kota Malang

    Ribuan Mahasiswa Malang Kembali Turun Jalan Kepung DPRD Kota Malang

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2019
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 390
    • 0Komentar

    2 SST Kodim 0833 Diturunkan Back Up Pengamanan Demonstrasi Ribuan Mahasiswa. ADADIMALANG – Masih mengusung isu yang sama yakni pelemahan Kokisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui perubahan UU KPK dan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pifana (RKUHP) dan beberapa rancangan undnag-undang lain yang dinilai bermasalah, membuat gelombang mahasiswa di kota Malang kembali melakukan aksi demonstrasi. Aksi demonstrasi […]

expand_less