Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, berbagai layanan publik di Kota Malang dituntut tetap berjalan optimal meski berada dalam masa libur panjang. Untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi, Perumda Tugu Tirta Kota Malang menyiapkan sistem siaga dengan empat pilar utama pelayanan.
Langkah ini dilakukan agar distribusi air minum kepada pelanggan tetap stabil dan gangguan layanan dapat segera ditangani selama periode libur Lebaran.
Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, SE, S.Sos, MM., mengatakan pihaknya telah memiliki pengalaman menjaga kualitas layanan pada masa libur panjang sebelumnya. Ia menilai sistem kesiapsiagaan yang diterapkan mampu menekan potensi keluhan pelanggan.
“Dengan pelayanan tetap 24 jam, kita siap memberikan yang terbaik bagi pelanggan Kota Malang walaupun perayaan hari raya bersama dengan Imlek. Dalam 24 jam akan disiapkan 24 orang petugas yang terbagi dalam tiga shift,. Jadi satu shift ada delapan orang,” ungkap Priyo Sudibyo.
Menurutnya, kesiapan tersebut tidak hanya berkaitan dengan petugas lapangan, tetapi juga melibatkan sistem pengawasan produksi, distribusi, hingga pelayanan pelanggan yang berjalan tanpa henti.

Dalam skema kesiapsiagaan tersebut, Perumda Tugu Tirta mengandalkan empat pilar utama.
Pilar pertama adalah produksi. Pada tahap ini perusahaan memastikan suplai air minum tetap aman sekaligus menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan. Pemantauan kapasitas produksi serta level tandon dilakukan selama dua puluh empat jam setiap hari agar ketersediaan air tetap terjaga.
Pilar kedua adalah distribusi. Melalui command center, pemantauan jaringan distribusi dilakukan secara terus menerus. Sistem ini memungkinkan tindakan pencegahan dilakukan lebih cepat apabila terdeteksi potensi gangguan. Jika terjadi masalah di lapangan, tim teknis juga disiapkan untuk mempercepat penanganan sebagai langkah korektif.
Pilar ketiga berkaitan dengan layanan pelanggan. Perumda Tugu Tirta memastikan seluruh kanal pelayanan tetap dapat diakses masyarakat selama libur Lebaran. Selain itu, perusahaan juga menyiapkan tangki bantuan yang dapat dikerahkan dalam kondisi darurat atau keadaan force majeure.
Pilar terakhir adalah sumber daya manusia. Perusahaan memberlakukan sistem piket siaga selama masa libur, dengan tim teknis yang standby dan siap dipanggil sewaktu waktu. Personel pelayanan juga dipastikan tetap aktif agar komunikasi dengan pelanggan tetap berjalan.
Priyo berharap dengan berbagai persiapan tersebut masyarakat Kota Malang, khususnya pelanggan Perumda Tugu Tirta, tidak perlu khawatir terhadap layanan air bersih selama libur Lebaran.
Ia menegaskan bahwa komitmen perusahaan adalah menjaga pelayanan publik tetap berjalan baik, bahkan di tengah momentum libur panjang yang biasanya diiringi dengan meningkatnya aktivitas masyarakat. (A.Y)
