~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Silpa Tembus Rp303 Miliar, Wali Kota Sebut  Dipengaruhi Regulasi hingga Efisiensi Anggaran

Silpa Tembus Rp303 Miliar, Wali Kota Sebut  Dipengaruhi Regulasi hingga Efisiensi Anggaran

  • account_circle Agus Yuwono
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 190
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Pemerintah Kota (Pemkot) Malang yang mencapai lebih dari Rp303 miliar menjadi sorotan dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Malang,Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., menyatakan tingginya Silpa dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari efisiensi anggaran, capaian pendapatan yang melampaui target, hingga perubahan regulasi selama tahun anggaran berjalan.

Menurut Wahyu, Pemkot Malang akan memberikan penjelasan secara rinci terkait penyebab tingginya Silpa karena persoalan tersebut juga menjadi perhatian hampir seluruh fraksi DPRD Kota Malang.

“Silpa itu dipengaruhi banyak hal. Ada efisiensi, ada target pendapatan yang lebih. Nanti akan kami uraikan secara detail, termasuk regulasi dan pembagian dana yang kami terima. Hampir semua fraksi juga menanyakan terkait Silpa ini,” kata Wahyu.

Rapat Paripurna DPRD Kota Malang dengan agenda Pandangan Umum Fraksi terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025 (Foto : Fatma AdaDiMalang)

Rapat Paripurna DPRD Kota Malang dengan agenda Pandangan Umum Fraksi terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025 (Foto : Fatma AdaDiMalang)

Menanggapi pandangan DPRD yang menilai besarnya Silpa mengindikasikan perencanaan anggaran yang kurang presisi, Wahyu mengatakan pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap proses perencanaan dan pelaksanaan anggaran.

Ia menjelaskan, tidak seluruh program yang telah direncanakan dapat direalisasikan karena terdapat sejumlah kendala, salah satunya perubahan regulasi yang muncul saat anggaran sedang berjalan. Kondisi tersebut mengharuskan pemerintah melakukan penyesuaian terhadap pelaksanaan kegiatan.

“Memang akan kami evaluasi. Ada kendala-kendala, misalnya muncul regulasi baru ketika anggaran sudah berjalan sehingga harus dilakukan penyesuaian. Ada juga persyaratan yang tidak terpenuhi sehingga anggaran tidak bisa dicairkan,” ujarnya.

Selain itu, Wahyu menyebut efisiensi hasil proses pengadaan barang dan jasa juga turut menyumbang besarnya Silpa. Selisih nilai dari hasil tender proyek menyebabkan sebagian anggaran tidak terserap hingga akhir tahun.

Saat ditanya apakah tingginya Silpa disebabkan oleh belum optimalnya pelaksanaan pekerjaan maupun kebijakan di perangkat daerah, Wahyu mengatakan pemerintah masih akan melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap setiap komponen penyebabnya.

“Kami akan cek satu per satu. Memang ada beberapa faktor, tetapi banyak yang berkaitan dengan regulasi. Kadang regulasi turun di tengah pelaksanaan anggaran sehingga pemerintah harus menyesuaikan,” katanya.

Sebagai contoh, Wahyu menyebut adanya perubahan pengaturan terkait pembagian opsen pajak serta ketatnya regulasi penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Menurutnya, persyaratan penyaluran dana tersebut cukup ketat sehingga dapat memengaruhi tingkat penyerapan anggaran.

“Contohnya terkait pembagian opsen dan juga DBHCHT. Regulasi penggunaan DBHCHT cukup ketat sehingga memengaruhi pencairan anggaran,” pungkas Wali Kota Malang. (Ftm/A.Y)

  • Penulis: Agus Yuwono

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMM gelar Express Learning dengan Singapore Politeknik untuk membantu home industri kota Batu

    UMM gelar Express Learning dengan Singapore Politeknik untuk membantu home industri kota Batu

    • calendar_month Jumat, 7 Okt 2016
    • account_circle redaksi
    • visibility 339
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Dengan tujuan untuk memberikan solusi bagi pelaku home industri dan melatih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk terbiasa melakukan design thinking, mulai tanggal 25 September lalu UMM menjalankan program express learning bekerjasama dengan Singapura Politeknik sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. “Jadi ada 25 mahasiswa UMM dan 25 mahasiswa Singapura Politeknik turun ke tiga […]

  • Babinsa Koramil Klojen Turut Turun Ke Lokasi Kebakaran Rumah Warga

    Babinsa Koramil Klojen Turut Turun Ke Lokasi Kebakaran Rumah Warga

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2020
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 344
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa), maka Babinsa diharapkan bisa cepat tanggap dan turun lapangan apabila terjadi sudatu kejadian di wilayahnya masing-masing. Hal tersebut seperti yang dilakukan oleh Babinsa dari Koramil Klojen yakni Serma Hafid yang turut mendatangi lokasi rumah warga yang mengalami kebakaran di jalan KH. Hasyim Asyari Gang VI nomor 1415 L, […]

  • Sutiaji : SAE akan terus laksanakan pematangan kegiatan dan strategi di sisa waktu yang ada

    Sutiaji : SAE akan terus laksanakan pematangan kegiatan dan strategi di sisa waktu yang ada

    • calendar_month Jumat, 8 Jun 2018
    • account_circle redaksi
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Kota Malang – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kota Malang sudah di depan mata, kurang lebih tersisa 19 hari lagi untuk pencoblosan pemberian suara yang akan menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin di kota Malang mendatang. Pasangan Calon Sutiaji- Edy (SAE) yakin perolehan suara yang akan diperolehnya cukup signifikan sesuai dengan hasil survey yang dilaksanakan […]

  • Dandim 0833 Dan Kapolresta Malang Kota Terjun Di Zona Merah Covid-19

    Dandim 0833 Dan Kapolresta Malang Kota Terjun Di Zona Merah Covid-19

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2020
    • account_circle redaksi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Komandan Kodim 0833 kota Malang dan Kapolresta Malang Kota menegaskan keduanya tidak hanya turun di wilayah yang dinilai hijau atau aman dari Covid-19, melainkan juga turun di daerah yang dianggap merah covid-19. Hal tersebut disampaikan Kapolresta Malang Kota KBP Leonardus Harapantua Simarmata Permata saat mengunjungi kampung tangguh di wilayah RW 3 Mergosono siang […]

  • Alfamart Bagi-bagi 100 Umrah Gratis dan Wisata Religi Untuk Konsumen Setianya, Cek Caranya Di Sini!

    Alfamart Bagi-bagi 100 Umrah Gratis dan Wisata Religi Untuk Konsumen Setianya, Cek Caranya Di Sini!

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 443
    • 0Komentar

    ADADIMALANG.COM – Mengawali tahun 2025, Alfamart menghadirkan program undian Kejutan Awal Tahun spesial menyambut bulan Ramadan dengan berbagi 100 tiket umrah atau wisata religi ke destinasi pilihan bagi para konsumen setianya. Program ini berlangsung mulai 01 Januari hingga 28 Februari 2025 di seluruh toko Alfamart dan aplikasi Alfagift, sehingga konsumen masih berkesempatan mendapatkan peluang meraih […]

  • Raih Suara Mayoritas, Abah Bisri Ngaku Tak Punya Strategi Apapun

    Raih Suara Mayoritas, Abah Bisri Ngaku Tak Punya Strategi Apapun

    • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sosialisasikan tujuan ingin memajukan Desa Pakiskembar disebutkan menjadi penyebab hasil Pilkades terpaut jauh. ADADIMALANG – Calon Kepala nomor urut 2 Desa Pakiskembar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang yakni H. Mukhammad Bisri berhasil mengalahkan dua orang Kepala Desa lainnya dengan hasil yang terpaut cukup jauh. Dari 236 suara yang masuk, Mukhammad Bisri meraih 207 suara atau sekitar […]

expand_less