~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkot Malang Lakukan Normalisasi, CV ABS Bongkar Bangunan di Atas Irigasi.

Pemkot Malang Lakukan Normalisasi, CV ABS Bongkar Bangunan di Atas Irigasi.

  • account_circle Fitri Fatma
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 58
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendampingi pelaksanaan pembongkaran bangunan secara mandiri yang dilakukan pabrik karet CV Anugerah Bumi Sejahtera (CV ABS) di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Rabu (9/9/2026).

Pembongkaran dilakukan sebagai bagian dari normalisasi Saluran Irigasi Sengkaling Kiri untuk mengurangi risiko banjir di kawasan tersebut.

Keberadaan bangunan yang menutup sebagian saluran irigasi diduga menghambat aliran air sehingga menjadi salah satu penyebab banjir yang berulang di Perumahan The Cluster Nirwana setiap musim hujan. Karena itu, normalisasi saluran dinilai menjadi langkah penting dalam memperlancar aliran air.

Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, mengatakan Pemkot Malang memberikan dukungan terhadap proses pembongkaran dengan memfasilitasi dua unit alat berat berupa ekskavator. Fasilitas tersebut diberikan berdasarkan kesepakatan bersama dengan pihak CV ABS.

“Kami memfasilitasi dua unit ekskavator agar proses pembongkaran dan normalisasi saluran dapat berjalan lebih cepat. seluruh kegiatan juga dilakukan agar tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan di sekitarnya” katanya Dandung

Ia menilai langkah yang diambil CV ABS merupakan bentuk kepatuhan terhadap ketentuan pemerintah sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, komitmen tersebut patut diapresiasi dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi pelaku usaha lainnya.

“Kami mengapresiasi komitmen CV ABS yang secara sukarela melakukan pembongkaran. Semoga langkah ini dapat menjadi contoh bagi pihak lain dalam mendukung penataan saluran irigasi dan pengurangan risiko banjir,”ujarnya.

Dandung menjelaskan, pekerjaan normalisasi dilakukan sepanjang kurang lebih 200 meter. Pengerjaan mencakup saluran di dalam kawasan pabrik, dilanjutkan hingga ke belakang Perumahan The Cluster Nirwana dan sebagian ke arah selatan untuk mengembalikan fungsi saluran sebagaimana mestinya.

Dengan normalisasi tersebut, pemerintah berharap kapasitas saluran meningkat sehingga aliran air saat hujan deras tidak lagi meluap ke kawasan permukiman. Selain itu, upaya ini menjadi bagian dari langkah mitigasi bencana sebelum memasuki musim penghujan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Heru Mulyono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan respons atas keluhan warga yang selama dua tahun terakhir kerap terdampak banjir akibat luapan saluran irigasi.

“Dengan normalisasi saluran ini, kami berharap banjir di Perumahan The Cluster Nirwana tidak kembali terjadi karena aliran air menjadi lebih lancar. Ini merupakan upaya bersama untuk mengurangi risiko bencana di kawasan tersebut,”kata Heru.

Sementara itu, Penanggung Jawab CV ABS, Sumarlik, menegaskan pihak perusahaan mendukung penuh kebijakan Pemkot Malang dengan melakukan pembongkaran bangunan secara mandiri. Langkah tersebut, menurutnya, merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan dan mendukung penataan saluran irigasi.

“Kami mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan Pemkot Malang. Harapan kami, setelah normalisasi selesai, banjir yang selama ini dikeluhkan warga, khususnya di Perumahan The Cluster Nirwana, dapat teratasi,”ujarnya.

Sumarlik. Ia menambahkan, pabrik karet yang telah beroperasi sejak 1980-an itu akan terus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dari ancaman banjir. (Ftm/A.Y)

  • Penulis: Fitri Fatma
expand_less