~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Kebalen Kota Malang Minta Nanda-Wanedi Atasi Mahalnya Pendidikan

Warga Kebalen Kota Malang Minta Nanda-Wanedi Atasi Mahalnya Pendidikan

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Kamis, 25 Jan 2018
  • visibility 385
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kota Malang –  Mahalnya pendidikan dan pergaulan anak akhir-akhir ini menjadi tema utama yang dikeluhkan warga Kebalen Wetan RT 13/ RW 1 Kota Malang kepada Ya’qud Nanda Gudban, salah satu calon Walikota Malang saat berkunjung ke warga setempat, (24/1).

Halim Sya’rani, salah satu warga bercerita bahwa pihaknya pernah membantu seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tak bisa membayar SPP. Siswa ini hampir terpending pendidikan karena tak punya uang untuk melunasi SPP. “Jadi anak ini dari keluarga yang sangat miskin, hampir putus sekolah. Kita berjuang untuk membantu dia terus lanjut, nah nanti kalau mbak Nanda jadi kalau bisa pendidikan di gratiskan,” terangnya.

Selain itu, persoalan pergaulan anak di Kota Malang juga menjadi curhatan warga. Khususnya saat anak sudah mengenal gadget. Menurur mereka, anak dengan gadget kadang lupa diri, dan sangat berlebihan menggunakannya. Bahkan ada juga yang terperosok ke tindakan yang negatif akibat pergaulan tidak jelas di media sosial. “Anak kita sekarang sangat pintar main HP, hingga tak mau berhenti, ada juga yang terjerat narkoba gara-gara pergaulan di HP,” keluh Halim.

Menanggapi dua persoalan pendidikan tersebut Nanda menjelaskan bahwa sebetulnya pihaknya sangat konsen dengan pendidikan. Itu dibuktikan dengan upayanya di parlemen dalam memperjuangkan pendidikan gratis di Kota Malang untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Mengah Pertama (SMP).

“Untuk mewujudkan  biaya pendidikan SD dan SMP gratis di Kota Malang, kami di DPRD waktu itu berjuang hingga empat kali. Alhamdulillah kini sudah gratis, walaupun awalnya masih ada pungutan ini itu, tapi kini sudah semakin membaik,” terang perempuan dua anak itu.

Namun memang, imbuh Nanda, saat ini pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat menjadi urusan Pemerintah Provinsi bukan Kota. “Tapi meskipun demikian jangan sampek ada anak-anak kita yang tidak sekolah, di sini walikota harus ambil peran buat mereka,” kata dia.

Soal penggunaan gadget yang berlebihan pada anak, Nanda yang berpasangan dengan Wanedei tersebut tidak menampik bahwa hal itu terjadi saat ini. Karena itu, dirinya semakin terpanggil untuk mengambil peran penting dalam membuat aturan sehingga anak tidak lagi bergantung pada teknologi tersebut. “Sejauh ini kita DPR cukup terbatas membuat aturan, jika walikota tidak mau maka suatu aturan tidak jadi. Nah nanti kami akan perjuangkan aturan di mana anak dapat lebih dekat pada orang tua ketimbang gadget,” paparnya.

Selain itu, pemilik jargon “Ayo Noto Malang” itu menegaskan bahwa untuk ukuran Kota Malang yang dibutuhkan bukan lagi anak ditingkat SMA melainkan level perguruan tinggi. Untuk itu, dirinya sudah menyiapkan pola dan strategi bagaimana paling tidak 1000 anak di Kota Malang pertahunnya dapat kuliah gratis di kampus-kampus yang ada. “Kita punya sekitar 70 perguruan tinggi di Malang, kita akan atur agar anak-anak kita dapat kuliah secara gratis,” imbuhnya.

Tak lupa dalam acara yang dihadiri oleh kaum ibu tersebut, Nanda juga mengajak warga untuk “noto” Malang khususnya pasar-pasar di Kota Malang. Menurutnya, pasar di kota dingin ini harus bersih agar para ibu saat belanja merasa nyaman. “Insyaalah pemimpin perempuan akan jauh lebih mengerti tentang apa yang diiginkan kaum perempuan, termasuk pasar yang bersih dan nyaman,” tukasnya. (A.Y)

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Danramil Kedung Kandang dan Personelnya Amankan Pengembalian Logistik Pemilu Ke Gudang KPU

    Danramil Kedung Kandang dan Personelnya Amankan Pengembalian Logistik Pemilu Ke Gudang KPU

    • calendar_month Kamis, 9 Mei 2019
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Dikawal dari kantor kecamatan Kedung Kandang ke Jalan Ciujung kota Malang. Kota Malang – Setelah selesai dilakukan penghitungan suara, semua logistik Pemilihan Umum (Pemilu) dari kantor PPK Kedung Kandang di jalan Mayjen Sungkono dikembalikan ke gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) di jalan Ciujung kota Malang. Pengembalian logistik Pemilu dari kantor PPK Kedung Kandang ke gudang […]

  • Korem 083 Baladhika Jaya Siap Menggelar Latihan Posko

    Korem 083 Baladhika Jaya Siap Menggelar Latihan Posko

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2019
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Dalam rangka menguji kesiapan personel untuk mengantisipasi, sekaligus menanggulangi terjadinya bencana serta mencegah aksi kerusuhan massa di wilayah tugasnya. Kota Malang – Jajaran Kodim di wilayah Korem 083 Baladhika Jaya akan melaksanakan latihan posko I yang digelar dalam rangka menguji kesiapan personel untuk mengantisipasi, sekaligus menanggulangi terjadinya bencana serta mencegah aksi kerusuhan massa di wilayah […]

  • Warga Antusias Ikut Layanan Bapenda Sambang Kelurahan

    Warga Antusias Ikut Layanan Bapenda Sambang Kelurahan

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Kali ini Mobil Pajak Keliling Bapenda Kota Malang menyambangi Kelurahan Samaan kota Malang. ADADIMALANG – Program Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sambang Kelurahan jilid II kembali dimulai. Kali ini petugas Bapenda Kota Malang menyambangi Kelurahan Samaan untuk memberikan pelayanan pajak bagi warga desa Samaan dan sekitarnya mulai pagi tadi, Rabu (22/09/2021). Masyarakat Samaan dan sekitarnya nampak […]

  • Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D. Med.Sc., memberikan cinderamata kepada Ketua KPU RI dalam acara Sarasehan Kebangsaan FISIP UB (Foto : Agus Y - AdaDiMalang.com)

    Ini Filosofi Brawijayan Yang Harus Diketahui Oleh Civitas Akademika UB

    • calendar_month Rabu, 20 Jul 2022
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 575
    • 0Komentar

    Ada Empat pilar yang terkandung dalam filosofi Brawijayan tersebut. ADADIMALANG – Universitas Brawijaya sebagai suatu perguruan Tinggi Negeri yang berdiri di wilayah Kota Malang tentunya sudah tidak asing lagi bagi dunia pendidikan di Indonesia. Apalagi kampus yang memiliki almamater berwarna Biru tersebut menjadi kampus dengan jumlah peminat terbanyak di Indonesia. “Terkait jumlah mahasiswa, Universitas Brawijaya […]

  • Patra : saksi menyatakan Nanda Gudban tidak tahu dan tidak terima uang pokir

    Patra : saksi menyatakan Nanda Gudban tidak tahu dan tidak terima uang pokir

    • calendar_month Rabu, 31 Okt 2018
    • account_circle redaksi
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Sidoarjo – Sebanyak 17 saksi dihadirkan dalam persidangan Kasus Dugaan Suap APBD Perubahan Kota Malang Tahun 2015 yang digelar hari ini (31/10) di Pengadilan Tipikor Surabaya. Dalam persidangan kali ini, pernyataan dari salah satu saksi yakni Afdhal Fauza yang sebelumnya menjabat sebagai anggota DPRD kota Malang dari Fraksi Hanura- PKS menarik perhatian. Hal tersebut disebabkan […]

  • Polinema Punya Tempat Penitipan Anak Pegawai dan Dosennya

    Polinema Punya Tempat Penitipan Anak Pegawai dan Dosennya

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2019
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 556
    • 0Komentar

    Diresmikan istri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI yang pernah mengalami kesulitan saat harus mengasuh anak dan mengajar di Polinema. ADADIMALANG. Pendidikan – Istri dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Suryan Widati Muhajir Efendi meresmikan penggunaan Tempat Penitipan Anak (TPA) di Politeknik Negeri Malang (Polinema) pagi hari tadi, Jumat (26/07). Dengan adanya keberadaan Tempat Penitipan […]

expand_less