~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Kebalen Kota Malang Minta Nanda-Wanedi Atasi Mahalnya Pendidikan

Warga Kebalen Kota Malang Minta Nanda-Wanedi Atasi Mahalnya Pendidikan

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Kamis, 25 Jan 2018
  • visibility 384
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kota Malang –  Mahalnya pendidikan dan pergaulan anak akhir-akhir ini menjadi tema utama yang dikeluhkan warga Kebalen Wetan RT 13/ RW 1 Kota Malang kepada Ya’qud Nanda Gudban, salah satu calon Walikota Malang saat berkunjung ke warga setempat, (24/1).

Halim Sya’rani, salah satu warga bercerita bahwa pihaknya pernah membantu seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tak bisa membayar SPP. Siswa ini hampir terpending pendidikan karena tak punya uang untuk melunasi SPP. “Jadi anak ini dari keluarga yang sangat miskin, hampir putus sekolah. Kita berjuang untuk membantu dia terus lanjut, nah nanti kalau mbak Nanda jadi kalau bisa pendidikan di gratiskan,” terangnya.

Selain itu, persoalan pergaulan anak di Kota Malang juga menjadi curhatan warga. Khususnya saat anak sudah mengenal gadget. Menurur mereka, anak dengan gadget kadang lupa diri, dan sangat berlebihan menggunakannya. Bahkan ada juga yang terperosok ke tindakan yang negatif akibat pergaulan tidak jelas di media sosial. “Anak kita sekarang sangat pintar main HP, hingga tak mau berhenti, ada juga yang terjerat narkoba gara-gara pergaulan di HP,” keluh Halim.

Menanggapi dua persoalan pendidikan tersebut Nanda menjelaskan bahwa sebetulnya pihaknya sangat konsen dengan pendidikan. Itu dibuktikan dengan upayanya di parlemen dalam memperjuangkan pendidikan gratis di Kota Malang untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Mengah Pertama (SMP).

“Untuk mewujudkan  biaya pendidikan SD dan SMP gratis di Kota Malang, kami di DPRD waktu itu berjuang hingga empat kali. Alhamdulillah kini sudah gratis, walaupun awalnya masih ada pungutan ini itu, tapi kini sudah semakin membaik,” terang perempuan dua anak itu.

Namun memang, imbuh Nanda, saat ini pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat menjadi urusan Pemerintah Provinsi bukan Kota. “Tapi meskipun demikian jangan sampek ada anak-anak kita yang tidak sekolah, di sini walikota harus ambil peran buat mereka,” kata dia.

Soal penggunaan gadget yang berlebihan pada anak, Nanda yang berpasangan dengan Wanedei tersebut tidak menampik bahwa hal itu terjadi saat ini. Karena itu, dirinya semakin terpanggil untuk mengambil peran penting dalam membuat aturan sehingga anak tidak lagi bergantung pada teknologi tersebut. “Sejauh ini kita DPR cukup terbatas membuat aturan, jika walikota tidak mau maka suatu aturan tidak jadi. Nah nanti kami akan perjuangkan aturan di mana anak dapat lebih dekat pada orang tua ketimbang gadget,” paparnya.

Selain itu, pemilik jargon “Ayo Noto Malang” itu menegaskan bahwa untuk ukuran Kota Malang yang dibutuhkan bukan lagi anak ditingkat SMA melainkan level perguruan tinggi. Untuk itu, dirinya sudah menyiapkan pola dan strategi bagaimana paling tidak 1000 anak di Kota Malang pertahunnya dapat kuliah gratis di kampus-kampus yang ada. “Kita punya sekitar 70 perguruan tinggi di Malang, kita akan atur agar anak-anak kita dapat kuliah secara gratis,” imbuhnya.

Tak lupa dalam acara yang dihadiri oleh kaum ibu tersebut, Nanda juga mengajak warga untuk “noto” Malang khususnya pasar-pasar di Kota Malang. Menurutnya, pasar di kota dingin ini harus bersih agar para ibu saat belanja merasa nyaman. “Insyaalah pemimpin perempuan akan jauh lebih mengerti tentang apa yang diiginkan kaum perempuan, termasuk pasar yang bersih dan nyaman,” tukasnya. (A.Y)

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Skema Baru Penerimaan Mahasiswa Baru Di Polinema

    Ini Skema Baru Penerimaan Mahasiswa Baru Di Polinema

    • calendar_month Minggu, 7 Feb 2021
    • account_circle redaksi
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Polinema bergabung dengan LTMPT untuk pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN. ADADIMALANG – Berbeda dengan tahun 2021 yang lalu, Politeknik Negeri Malang (Polinema) akan membuka pendaftaran mahasiswa baru dengan skema yang berbeda. Hal ini disebabkan pada tahun 2021 ini Polinema bergabung dengan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) untuk penyelenggaraan SNMPTN dan SBMPTN pada jenjang Diploma IV […]

  • Pelaksana Harian (Plh) Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran (Foto : Fatma AdaDiMalang)

    DLH Kota Malang Siapkan RTH di Kawasan Puskesmas Bareng, Tambah Luas Ruang Hijau Kota

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 772
    • 0Komentar

    Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyiapkan pembangunan taman baru di kawasan Jalan Bondowoso yang menjadi bagian dari pengembangan Puskesmas Bareng. Keberadaan taman tersebut akan menambah luasan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Malang. Pelaksana Harian (Plh) Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran mengatakan konsep taman […]

  • Pendidikan Melahirkan Ilmu, dan Agama Yang Melahirkan Akhlaq

    Pendidikan Melahirkan Ilmu, dan Agama Yang Melahirkan Akhlaq

    • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
    • account_circle redaksi
    • visibility 584
    • 0Komentar

    Hikmah Ramadhan Hari ke 10. ADADIMALANG – Salah satu aspek yang mendapat perhatian utama dalam Islam adalah akhlak. Islam memang memuliakan orang-orang yang berilmu, bahkan mewajibkan semua penganut ajaran Islam untuk menuntut ilmu seperti disampaikan dalam hadis yang diriwayatkan dari Ibnu Majah : “Menuntut ilmu wajib hukumnya bagi setiap Muslim (baik perempuan maupun laki-laki),” namun […]

  • BPF Malang Berbagi Cinta ke Tiga Panti Disabilitas Malang Raya

    BPF Malang Berbagi Cinta ke Tiga Panti Disabilitas Malang Raya

    • calendar_month Senin, 25 Jan 2021
    • account_circle redaksi
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Realisasi program BPF Malang Berbagi di awal pembuka tahun 2021 ini. ADADIMALANG – Sebagai wujud komitmen dari BPF Malang Berbagi serta rasa syukur atas pencapaian kinerja selama tahun 2020 lalu, Bestprofit Futures (BPF) Malang melaksanakan kegiatan sosial ke tiga panti penyandang disabilitas di Malang Raya Kegiatan sosial di awal tahun 2021 ini menurut Andri selaku […]

  • Profesor Fakultas Teknik Universitas Brawijaya ciptakan Peta Jaan DAD untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan di perlintasan kereta api (Foto : Agus Yuwono)

    Minimalisir Kecelakaan Di Perlintasan Kereta Api, Profesor Dari UB Ciptakan Peta Jalan DAD

    • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 246
    • 0Komentar

    ADADIMALANG.COM | Kampus UB – Kecelakaan di sekitar perlintasan kereta api di Indonesia masih kerap terjadi, salah satunya disebabkan tidak adanya petugas atau palang pintu saat kereta api melintas. Di Indonesia terdata ada 2.259 perlintasan kereta api yang tidak dijaga petugas atau memiliki palang pintu, dan selama tahun 2022 tercatat terjadi 289 kecelakaan di perlintasan kereta […]

  • STIKES Widyagama Husada Laksanakan Wisuda Dan Ambil Sumpah Ners

    STIKES Widyagama Husada Laksanakan Wisuda Dan Ambil Sumpah Ners

    • calendar_month Sabtu, 22 Okt 2022
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 331
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Bertempat di Hall Kampus II Universitas Widyagama Malang, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Widyagama Husada (WgH) Malang menggelar wisuda ke-19 dan sumpah profesi Ners pagi hari tadi, Sabtu (22/10/2022). Dalam laporannya, Wakil Ketua I STIKES WgH yakni Jiarti Kusbandiyah, S.SiT., M.Kes menyampaikan bahwa kiprah STIKES Widyagama Husada dalam bidang kesehatan akan terus dikembangkan […]

expand_less