~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemanfaatan Tanah Masam akan meningkatkan jumlah pangan nasional

Pemanfaatan Tanah Masam akan meningkatkan jumlah pangan nasional

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Selasa, 16 Okt 2018
  • visibility 755
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kota Malang – Ketersediaan lahan untuk pangan yang saat ini semakin terbatas menjadi salah satu prioritas utama dalam Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan oleh Universitas Brawijaya (UB) pagi ini, Selasa (17/10).

Selama ini pemerintah gencar melakukan upaya pencarian lahan baru untuk dijadikan sawah dimana lahan-lahan baru yang akan dijadikan sawah tersebut sebagian besar adalah tanah masam untuk memenuhi target pembukaan satu juta hektar dalam waktu lima tahun sesuai program Nawacita.

Dalam FGD yang dilaksanakan di Gedung Rektorat lantai Enam tersebut mengambil tema ‘Pengelolaan Lahan Masam Secara Berkelanjutan’ dengan menghadirkan Syekhfani dan Syahrul Kurniawan dari Fakultas Pertanian UB dan juga Husnain yang merupakan Kepala Balai Penelitian Tanah Kementan Republik Indonesia.

Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Syekhfani menjelaskan bahwa dengan pemanfaatan lahan-lahan dengan tanah yang masam tersebut maka akan membawa dampak yang luar biasa dan menyentuh ke berbagai bidang.

“Sebagian besar lahan dengan tanah masam itu ada di kawasan Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan dengan luas lahan yang cukup besar hingga 70% dari luas tanah pertanian yang produktif saat ini. Jika tanah masam itu bisa diolah menjadi lahan pertanian yang produktif, maka bisa dipastikan bahwa jumlah produksi pangan nasional akan berlipat-lipat. Dampaknya akan multi purpose dan perlu segera dilaksanakan,” ujar Syekhfani kepada Reporter ADADIMALANG.

Terkat pelaksanaan FGD tersebut, Rektor Universitas Brawijaya, Nuhfil Hanani menyambut baik kegiatan tersebut mengingat di Indonesia saat ini tanah menjadi masalah karena lahannya semakin terbatas.

“Dengan semakin terbatasnya lahan yang ada, maka kita harus melihat potensi tanah yang ada termasuk tanah masam ini. Jika secara teknologi Insha Allah para pakar yang hadir pagi ini akan bisa menyelesaikan. Dan dari FGD ini saya berharap akan ada rekomendasi-rekomendasi yang bisa diberikan kepada pemerintah yang sedang membutuhkan sumbangsih dari kita semua sebagai akademisi,” ujar Rektor UB, Nuhfil Hanani.

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia FGD, Karuniawan Puji Wicaksono menjelaskan bahwa dengan pelaksanaan FGD tentang pengelolaan tanah masam secara berkelanjutan ini maka akan dihasilkan solusi teknologi tanpa merusak hutan.

“Acara FGD ini diikuti oleh perwakilan dari Fakultas Pertanian yang ada di Jawa Timur, Badan Restorasi Gambut dan perwakilan instansi dan lembaga lain yang terkait,” ujar Karuniawan Puji Wicaksono. (A.Y)

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sutiaji Masifkan Gerakan Baca Kitab Kuning

    Wali Kota Sutiaji Masifkan Gerakan Baca Kitab Kuning

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Apresiasi program kegiatan Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemkot Malang. ADADIMALANG – Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan Setda Kota Malang menggelar Bimbingan Teknis Metode Cara Cepat Baca Kitab Kuning Bagi Guru Madrasah Diniyah Kota Malang di Hotel Pelangi Malang siang tadi, Rabu (27/10/2021). Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji berkesempatan hadir di lokasi kegiatan untuk memberikan […]

  • 223 Pengunjung Cafe Dan Resto Kota Malang Kembali Di Rapid

    223 Pengunjung Cafe Dan Resto Kota Malang Kembali Di Rapid

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2020
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 257
    • 0Komentar

    1 orang kembali diketahui reaktif dan langsung diswap hingga dikarantina. ADADIMALANG – Masih tingginya jumlah penambahan masyarakat yang dinyatakan positif Covid-19 (Virus Corona) di wilayah kota Malang, membuat personel gabungan terus melaksanakan operasi. Beberapa titik kumpul massa seperti cafe, resto menjadi sasaran personel dari Kodim 0833 Kota Malang, Polresta Malang Kota dan jajaran Pemkot Malang […]

  • Wali Kota Sutiaji Ajak Dewan Masjid Turut Menjaga Kondusifitas Kota Malang

    Wali Kota Sutiaji Ajak Dewan Masjid Turut Menjaga Kondusifitas Kota Malang

    • calendar_month Minggu, 13 Mar 2022
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 231
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Tingkat toleransi di wilayah Kota Malang disebutkan sangatlah baik, sehingga Pemerintah Kota Malang meminta Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Malang berkolaborasi dalam menjaga kondusifitas Kota Malang. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Malang, Drs H. Sutiaji saat menjadi pembicara dalam Rapat Kerja DMI Kota Malang pagi tadi, Minggu (13/03/2022). Dalam kegiatan yang dilaksanakan di […]

  • Tiga Perempuan Hebat Kota Malang Bahas Pentingnya Brand Image

    Tiga Perempuan Hebat Kota Malang Bahas Pentingnya Brand Image

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Upgrade wawasan dalam kegiatan Hi PR Perhumas Malang Raya. ADADIMALANG – Pentingnya Brand Image untuk mencapai tujuan dalam menjalankan organisasi ataupun citra diri untuk tujuan yang lebih besar, dikupas tuntas dalam kegiatan Perhumas Malang Raya yang diberi tajuk Hi PR sore hari tadi, Rabu (28/09/2022). Kegiatan yang kali ini digelar di ruang Executive Institut ASIA […]

  • Spicy Crispy Pomegranate Chicken

    Spicy Crispy Pomegranate Chicken

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2024
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Intro text we refine our methods of responsive web design, we’ve increasingly focused on measure and its relationship to how people read. Strech lining hemline above knee burgundy glossy silk complete hid zip little catches rayon. Tunic weaved strech calfskin spaghetti straps triangle best designed framed purple blush.I never get a kick out of the […]

  • 23 Siswa Berpretasi Dari KONI Kota Malang Masih Tidak Lolos Verifikasi Dinas Pendidikan

    23 Siswa Berpretasi Dari KONI Kota Malang Masih Tidak Lolos Verifikasi Dinas Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2016
    • account_circle redaksi
    • visibility 428
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Setelah ramai dikeluhkan oleh masyarakat, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur prestasi non akademik di kota Malang, ternyata masih menyisakan 23 orang siswa berprestasi yang tidak diterima di sekolah negeri di kota Malang. “Dari 144 siswa berprestasi yang diajukan oleh KONI, setelah melalui beberapa tahapan ternyata sampai siang ini masih ada 23 siswa […]

expand_less