~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hari Ini terakhir Museum Ganesya Pamerkan Artefak Candi Di Hotel Grand Mercure Malang Mirama

Hari Ini terakhir Museum Ganesya Pamerkan Artefak Candi Di Hotel Grand Mercure Malang Mirama

  • account_circle Agus Yuwono
  • calendar_month Sabtu, 15 Okt 2022
  • visibility 252
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wujud dukungan pada peringatan hari jadi pertama Hotel Grand Mercure Malang Mirama.

ADADIMALANG – Peringatan Hari Jadi Hotel Grand Mercure Malang Mirama di bulan Oktober tahun 2022 ini mengambil budaya lokal sebagai tema besar dalam perayaannya.

Bahkan General Manager Grand Mercure Malang Mirama, Sugito Adhi menyampaikan perayaan Hari Jadi hotel yang dipimpinnya tersebut dilaksanakan selama 15 hari sejak tanggal 1 Oktober 2022.

“Saya pikir 15 hari sudah cukup lama bagi masyarakat atau pengunjung Hotel Grand Mercure Malang Mirama untuk menyaksikan berbagai sajian yang ditampilkan di hotel ini,” ungkap Sugito Adhi.

Salah satu yang nampak berbeda selama 15 hari ini adalah keberadaan dua artefak asli candi yang dipajang di lobby Hotel Grand Mercure Malang Mirama ini.

Dua artefak asli tersebut merupakan koleksi milik Museum ganesya Hawai Group yang merepresentasikan bentuk candi yang ada di era kerajaan nusantara terdahulu.

Budayawan Museum Ganesya Hawai Group, Amri Bayu menjelaskan koleksi Museum Ganesya yang ditampilkan kali iniberupa dua artefak candi yang terbuat dari terakota.

“Teknologi Terakota ini menjadi teknologi tradisional yang modern di jamannya dimana Majapahit mempelopori bangunan di wilayahnya dengan teknologi terakota tersebut. Kami mencoba memperkenalkan teknologi terakota ini melalui peninggalan berupa artefak miniatur candi Padwasana dan candi Figurin yang kami bawa ini,” ungkap Amri.

Menurut pria ramah ini, miniatur candi tersebut merupakan jejak aktualisasi masyarakat Majapahit era itu terhadap teknologi Terakota.

“Kami membawa dua model candi yang pertama adalah Candi Padmasana yang merupakan candi tempat pelaksanaan ibadah atau ritual seperti candi Penataran. Sementara candi yang kedua adalah model candi figurin miniatur candi gerbang atau candi dipergunakan untuk pembatas menuju tempat yang disakralkan. Dua bentuk candi ini masih ada di candi yang dapat ditemui saat ini,” pungkas Amri Bayu.

Sementara itu, Public relation Hawai Group, Dini Iswahyudi menyampaikan pihaknya (Hawai Group) telah menjalin kerjasama dengan Hotel Grand Mercure Malang Mirama sejak hotel tersebut berdiri setahun yang lalu.

“Sehingga ada acara apapun di grand Mercure Malang Mirama pasti akan kita dukung. Karena saat ini mengangkat tema Local Culture and heritage, maka kita keluarkan koleksi Museum Ganesya untuk mendukung first anniversary Hotel Grand Mercure Malang Mirama ini,” ungkap Dini.

Mengakhiri wawancara, Dini mengharapkan dengan penampilan dua koleksi artefak asli berbentuk candi era Majapahit tersebut dapat memberikan edukasi kepada masyarakat ataupun pengunjung Hotel Grand Mercure Malang Mirama.

Ditemui di Hotel Grand Mercure Malang Mirama, Amri Bayu menyampaikan jika masih ada masyarakat Malang Raya yang ingin menyaksikan koleksi candi yang lain atau peninggalan era kerajaan nusantara dapat datang langsung ke Museum Ganesya di Hawai Group Malang. (A.Y)

  • Penulis: Agus Yuwono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Malang resmikan TCC PDAM Kota Malang

    Walikota Malang resmikan TCC PDAM Kota Malang

    • calendar_month Kamis, 13 Des 2018
    • account_circle redaksi
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Kota Malang – Dengan berbagai persiapan yang dibangun dan dilakukan sejak tahun 2010, PDAM kota Malang saat ini telah memantapkan diri memasuki era Revolusi Industri 4.0 dengan menerapkan sistem berbasis digital yang terintegrasi dalam satu layanan. Pjs Direktur Utama PDAM Kota Malang, Anita Sari menjelaskan bahwa dalam satu ruangan Twuin Command Center (TCC) tersebut dapat […]

  • Iwan Fals puaskan publik Malang

    Iwan Fals puaskan publik Malang

    • calendar_month Senin, 28 Nov 2016
    • account_circle redaksi
    • visibility 623
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Iksan Skuter bersama bandnya mendapat kehormatan membuka konser Mata Hati Iwan Fals di gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, Sabtu (26/11) malam. Musisi Malang ini tampil membawakan beberapa lagunya yang bernuansa cinta tanah air, serta mengkolaborasikan musik masa kini dengan petikan dawai sapek dari Kalimantan. “Saya terharu dan kagum mendengar lagu-lagunya mas Iksan,” aku […]

  • Sosialisasi Peraturan Desa (Perdes) yang berhasil dibuat hasil Kerjasama Pemerintahan Desa, BPD, Tokoh Masyarakat dan juga Kelompok 19 Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (Foto : Istimewa)

    Ajak Masyarakat Dusun Kedawung Sadar Hukum, Mahasiswa FH UB Gelar Rangkaian Penyuluhan Hukum

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle redaksi
    • visibility 198
    • 0Komentar

    ADADIMALANG.COM | Kabupaten Malang – Kelompok 19 peserta program Pengabdian Kepada Masyarakat dari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (PKM FH UB) melaksanakan rangkaian kegiatan penyuluhan hukum untuk mewujudkan kelompok masyarakat sadar hukum (Pokdarkum). Kelompok yang terdiri dari puluhan mahasiswa FH UB ini melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Dusun Kedawung, Desa Banjarsari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang […]

  • Tepati Janji, Panpel Arema FC Recolouring Kanjuruhan Besok

    Tepati Janji, Panpel Arema FC Recolouring Kanjuruhan Besok

    • calendar_month Sabtu, 23 Feb 2019
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Mengajak seluruh elemen masyarakat bergabung. Arema Day – Janji Panitia Pelaksana pertandingan Arema FC untuk mengecat ulang Stadion Kanjuruhan kabupaten Malang akan segera ditepati. Pengecatan ulang tersebut akan dilaksanakan pada hari Minggu besok (24/02). Proses pengecatan ulang tersebut rencananya tidak dilakukan sendiri, karena panpel juga mengundang seluruh elemen masyarakat Malang untuk turut berpartisipasi. “Mengharap kehadiran […]

  • Kualitas air waduk dan bendungan sangat terganggu karena aktifitas Perikanan Intensif

    Kualitas air waduk dan bendungan sangat terganggu karena aktifitas Perikanan Intensif

    • calendar_month Jumat, 22 Sep 2017
    • account_circle redaksi
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Kota Malang – Viralnya keresahan dan respon masyarakat di sosial media terkait dengan semakin maraknya budidaya perikanan intensif di bendungan atau waduk langsung mendapat respon dari Perum Jasa Tirta (PJT) I yang mengundang awak media untuk menginformasikan kondisi sebenarnya di waduk atau bendungan agar tidak ada informasi yang salah. “Saya mengundang teman-teman media agar bisa […]

  • 23 Siswa Berpretasi Dari KONI Kota Malang Masih Tidak Lolos Verifikasi Dinas Pendidikan

    23 Siswa Berpretasi Dari KONI Kota Malang Masih Tidak Lolos Verifikasi Dinas Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2016
    • account_circle redaksi
    • visibility 418
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Setelah ramai dikeluhkan oleh masyarakat, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur prestasi non akademik di kota Malang, ternyata masih menyisakan 23 orang siswa berprestasi yang tidak diterima di sekolah negeri di kota Malang. “Dari 144 siswa berprestasi yang diajukan oleh KONI, setelah melalui beberapa tahapan ternyata sampai siang ini masih ada 23 siswa […]

expand_less