~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LSP Brawijaya : Komunisme Ancaman Pancasila

LSP Brawijaya : Komunisme Ancaman Pancasila

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Rabu, 23 Sep 2015
  • visibility 358
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ADADIMALANG – Komunis sangat identik dengan lambang palu arit, yang seringkali lambang itu digunakan untuk memicu simpati dinyatakan bahwa simbol palu dan arit adalah perlambang kerja keras. Sehingga lambang itu akhirnya dijadikan logo dan menjadi simbol yang dianggap biasa tanpa mengetahui arti dan makna.

Kasim Adam S.Pd, dalam diskusi yang digelar oleh Lingkar Studi Pancasila (LSP) Brawijaya, kemarin, mengatakan bahwa saat ini banyak pemuda yang mengkreasikan dalam bentuk kaos dan logo tempat untuk mengkampanyekan.

“Mari kita kembali melihat sejarah komunisme di indonesia. Dengan berbagai macam versi. Apakah komunisme benar-benar berbahaya?,” katanya dalam diskusi bertajuk Ancaman Komunisme Terhadap Ideologi Pancasila itu.

Dalam sejarah perjuangan, Komunis juga memiliki peran dalam perjuangan bangsa, baik di era sebelum kemerdekaan ataupun pasca kemerdekaan. “Akan tetapi harus dilihat apakah perjuangan yang dilakukan komunis itu membangun ataukah merusak. Karena kita harus selalu objektif melihat sejarah perjalanan bangsa ini,” terangnya..

Di era kekinian harus dianalisis dengan matang. Kedatangan pekerja dari China tersebut menurutnya apakah benar hanya ingin datang untuk bekerja atau akan menjadi misionaris paham komunisme.

“Karena jika dilihat sejarah, masuknya komunisme itu melalui dua jalur yaitu    Moskow – Jakarta dan China – Jakarta. Sehingga hal ini perlu dianalisis lebih lanjut dan mendalam apakah fenomena yang terjadi belakangan ini ada ancaman masuknya komunis ke Indonesia,” urainya.

Ada referensi ‘Kuda Troya  komunisme di era modern‘ yang mengupas tentang gerakan komunisme saat ini yang masuk parlemen untuk mempengaruhi perundang-undangan. “Kita tahu bahwa parlemen kita sangat mudah disusupi,” lanjutnya.

Gerakan komunisme yang dibawa oleh para revisionis pasca Marx, mencoba mencari format baru dalam perjuangan. Perjuangan melalui jalur revolusi mulai bergeser ke arah evolusionari.

Disampaikan bahwa komunisme muncul pertama kali dalam teori yang dicetuskan oleh Karl. H. Marx. Point pemikirannya adalah,  pertama,  Materialisme sebagai ajaran metafisikia. Segala sesuatu di alam adalah materi.

Kedua, Dialektika sebagai sistem pemikiran. Dimana terdapat pertentangan yang menghasilkan sesuatu baru. Pertentangan dalam kehidupan yang nyata.

Ketiga, Antropologi sebagai dasar pandangan manusia. Materi sebagai sumber kebenaran. Sehingga manusia menjadi sumber dan tolak ukur kebenaran dari segala sesuatu.

Kasim menyampaikan apabila komunisme dengan Pancasila, maka akan  bertentangan baik dari segi pemikiran, penerapan maupun sejarah perjalanan bangsa.

“Kalau melihat sila pertama Pancasila maka jelas bertentangan karena melihat pemikiran komunisme menganggap segala sesuatu berasal dari materi. Sementara Pancasila secara jelas menyatakan Ketuhanan Yang Maha Esa. Komunisme secara jelas mengatakan anti Tuhan, hal ini bukan didasari atas kebencian atau kondisi, tapi merupakan ajaran murni komunisme yang dikaji sampai ke akar,” paparnya.

Dalam ajarannya, komunisme menyebutkan segala sesuatu didasarkan atas pertentangan, melawan dilawan, mengingkari dan diingkari serta saling menegasi. Marx mencoba mengambil pemikiran dari Hegel yang mengatakan pertentangan itu ada dalam ide dan dikonsep ulang bahwa pertentangan itu dalam tataran materi.

Masyarakat Indonesia mempunyai  kepercayaan dalam beragama yang diwujudkan melalui peribadatan. Sedangkan komunisme tidak mengenal ritus atau peribadatan yang sifatnya memohon kepada sesuatu yang tidak berasal dari materi. Komunis sangat anti terhadap Tuhan, mereka menganggap agama adalah candu yang membuat masyarakat menjadi malas untuk berjuang.  Sehingga ini  bertentangan dengan kondisi sosial dan kepercayaan masyarakat Indonesia yang berdasar pada ketuhanan.

Selain itu, Komunisme dalam ajarannya menyatakan  tidak ada kepemilikan pribadi. Semua dimiliki bersama. Pribadi tidak diperbolehkan mempunyai status kepemilikan, segala bentuk kepemilikan itu adalah bersama  dan dilimpahkan ke negara.  Bahkan dalam ajaran komunisme yang ekstrim perempuan dianggap menjadi kepemilikan bersama yang bisa dimiliki oleh siapa saja dan tidak dimiliki pribadi.

“Untuk itu, saat ini perlu mencari apakah hal yang seperti ini masih relevan dengan kondisi indonesia yang memiliki ideologi Pancasila,” ujarnya. (ful)

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebanyak 1.046 orang mahasiswa baru Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang mengikuti upacara Penerimaan Mahasiswa Baru pagi tadi (Foto : Agus Yuwono)

    1.046 Maba UNITRI Malang Ikuti Upacara PMB Belajar Dari Hati, Berkarya Dengan Budi, Berprestasi Untuk Negeri

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 363
    • 0Komentar

    ADADIMALANG.COM | Kampus UNITRI – Sebanyak 1.046 orang mahasiswa baru (maba) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang mengikuti seremoni Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di lapangan kampus UNITRI pagi tadi, Jumat (30/08/2024). Dalam kegiatan yang diikuti seluruh mahasiswa baru UNITRI tersebut juga ditampilkan berbagai tarian yang menunjukkan kekayaan budaya di Indonesia. Direktur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) […]

  • Hawai Group Malang : Mungkin Kami Tak Bisa Bertahan Juga Jika Terus Tutup

    Hawai Group Malang : Mungkin Kami Tak Bisa Bertahan Juga Jika Terus Tutup

    • calendar_month Rabu, 11 Agt 2021
    • account_circle redaksi
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Terus melakukan penguatan internal dan inovasi agar dapat beroperasi dan bertahan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. ADADIMALANG – Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang kemudian diperpanjang dan dirubah menjadi PPKM Level 4 di wilayah Malang Raya, diakui menjadi masa-masa terberat bagi dunia industri di Malang Raya. Hal ini disebabkan para pelaku usaha […]

  • 90 Orang Mahasiswa Stikes Widyagama Husada Diwisuda Pagi Ini

    90 Orang Mahasiswa Stikes Widyagama Husada Diwisuda Pagi Ini

    • calendar_month Sabtu, 13 Nov 2021
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Wisuda dilaksanakan secara hybrid karena masih dalam kondisi pandemi covid-19. ADADIMALANG – Mengingat kondisi pandemi Covid-19 masih belum usai dan masih adanya Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Kota Malang, pelaksanaan wisuda di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widyagama Husada (Stikes WGH) akhirnya dilaksanakan secara hybrid pagi tadi, Sabtu (13/11/2021). Hal tersebut disampaikan Ketua Stikes […]

  • Wali Kota Sutiaji Minta Camat Dan Lurah Sering Keliling Wilayah

    Wali Kota Sutiaji Minta Camat Dan Lurah Sering Keliling Wilayah

    • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Wakili Wali Kota memantau situasi dan kondisi yang ada di wilayah sembari mendengarkan keluh kesah warga. ADADIMALANG – Wali Kota Malang, Drs H. Sutiaji meminta agar Camat dan Lurah di Kota Malang agar rajin melakukan pemantauan wilayah dengan datang dan bertegur sapa kepada warga di wilayah yang ditanganinya masing-masing. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Sutiaji […]

  • Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat FEB UB (Foto : Istimewa)

    Menyingkap Pesona Surga Tersembunyi di Lereng Gunung Semeru

    • calendar_month Minggu, 22 Okt 2023
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Dosen FEB Universitas Brawijaya beri pendampingan branding dengan multimedia dan copywriting untuk BUMDES. ADADIMALANG.COM | Lumajang – Jika banyak yang mengetahui tentang Air Terjun Niagara yang ada di Amerika, ternyata di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang ditemukan air terjun yang menyerupai Air Terjun Niagara hingga kerap disebut sebagai ‘Niagara Waterfall Van Java’ atau Air Terjun Niagara di Pulau […]

  • Korem 083 Baladhika Jaya adakan halal bihalal dan peringatan Hari Bhayangkara ke 71

    Korem 083 Baladhika Jaya adakan halal bihalal dan peringatan Hari Bhayangkara ke 71

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2017
    • account_circle redaksi
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Kota Malang – Masih dalam momen Hari Raya Idul Fitri tahun 2017 ini, Korem 083 Baladhika Jaya melaksanakan acara Halal Bihalal di depan markas Korem 083 Baladhika Jaya, Rabu, (12/6). Acara yang dilaksanakan dalam bentuk jalan sehat tersebut diikuti oleh personil TNI yaitu jajaran Korem 083 Baladhika Jaya dan Kodim-Kodim di bawah Korem 083 Baladhika […]

expand_less