~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pelaku UMKM Kajoetangan Heritage Belajar Marketplace dan Marketprice

Pelaku UMKM Kajoetangan Heritage Belajar Marketplace dan Marketprice

  • account_circle Agus Yuwono
  • calendar_month Sabtu, 13 Nov 2021
  • visibility 302
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dilatih dan dibimbing oleh dosen-dosen terbaik STIE Malangkucecwara.

ADADIMALANG – Sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, STIE Malangkucecwara (ABM) telah menerjunkan dosen-dosen terbaiknya untuk melakukan pendampingan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk terus berkembang menjalankan usahanya. Salahsatunya adalah dengan melakukan pelatihan para pelaku UMKM sehingga wawasan dan kemampuan menjalankan usahanya terus berkembang dan dapat mengikuti perkembangan jaman dan pasar yang menjadi sasaran usahanya.

Hal tersebut seperti yang dilakukan oleh Dr Setiyawan, Dr Kadarusman, Dwi Nita Aryani Ph.D., Dr Nunung Nurastuti, Drs Ali Lating MM, Dra Triana Murtiningtyas MM., Ak., Sugeng Hariadi SE., MM., Ak., CA., Imama Zuhroh B.Sc., M.Comm., Fera Tjahjani SE., MM., Ak yang tergabung dalam tim pengabdian masyarakat dari STIE Malangkucecwara di Kampung Kajoetangan Heritage mulai siang tadi, Sabtu (13/11/2021).

Pelatihan kali ini diberikan kepada para ibu-ibu pelaku UMKM di kampung Kajoetangan Heritage yang memproduksi kue Ontbijtkoek khas dari Belanda yang saat ini jarang ada penjualnya di kota Malang.

“Kita memang butuh pendampingan-pendampingan dari kampus dan selama ini pelatihan-pelatihan dari kampus STIE Malangkucecwara (ABM) ini dirasakan sangat membantu sekali bagi masyarakat yang baru memulai usahanya dari nol,” ungkap anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) bidang UMKM Kajoetangan Heritage, Nikmatur Rohmah usai mengikuti pelatihan.

Menurut Nikmatur Rohmah, para pelaku UMKM di Kajoetangan Heritage diakui sangat membutuhkan pelatihan tentang pengemasan dan promosi produk yang baik.

“Dengan materi pelatihan hari ini tentang cara memasarkan sangat penting dan mendukung keberlangsungan UMKM di Kajoetangan Heritage ini. Sebagai contoh dulu kami belum mengetahui cara pembuatan label produk sehingga kami membuat produk di percetakan dengan harga yang lebih mahal, tetapi setelah ikut pelatihan dari ABM ini kami jadi dapat membuat label produk sendiri dengan diajarkan menggunakan aplikasinya,” ujar Nikmatur Rohmah.

Setelah mendapatkan pelatihan tentang marketprice dan marketplace hari ini, Nikmatur Rohmah mengaku akan memulai memasarkan produk-produk miliknya dengan memanfaatkan marketplace yang ada.

“Dulu masih takut memasarkan di marketplace karena takut salah, tapi setelah tahu caranya insyaAllah akan saya coba menawarkan produk saya di marketplace yang ada setelah pelatihan ini. Pokoknya kalau mau beli kue Ontbijtkoek itu ya belinya di Kajoetangan Heritage,” pungkas perempuan berkacamata ini.

https://m.youtube.com/watch?v=HfDaY_Xj_q8

Sementara itu,salahsatu dosen Akuntansi STIE Malangkucecwara yang menjadi narasumber pelatihan kali ini yakni Sugeng Hariadi SE., MM., Ak., CA., menyampaikan pendampingan pelaku UMKM di Kajoetangan Heritage ini telah dilaksanakan kurang lebih dua tahun lamanya.

“Pelatihan kali ini adalah mengajarkan bagaimana cara menjual produk kue dari Kajoetangan Heritage Malang ini di marketplace yang ada saat ini. Selain itu juga diberikan pelatihan tentang market price dengan harapan produk kue Ontbijtkoek dapat viral sehingga akan dikenal sebagai kue khas yang diproduksi di Kajoetangan Heritage,” ungkap Sugeng Hariadi.

Pelatihan yang diberikan Sugeng Hariadi kali ini diikuti ibu-ibu pelaku UMKM di Kajoetangan Heritage guna memperkenalkan marketprice dan marketplace untuk memasarkan produk kue Ontbijtkoek agar lebih dikenal di pasaran.

“Marketplace yang kami perkenalkan ini adalah marketplace yang sudah ada dan banyak dipergunakan oleh masyarakat umum. Jadi upaya untuk mampu bersaing dan diminati masyarakat maka kami latih tentang marketprice, sementara untuk memasarkan produknya kami bahas juga tentang marketplace yang dapat dipergunakan,” ungkap Sugeng Hariadi.

Saat ditanya tentang pelatihan berikutnya, Sugeng Hariadi menegaskan materi akan disesuaikan dengan kebutuhan para pelaku UMKM guna mendukung semakin berkembangnya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang dijalankan warga Kajoetangan Heritage tersebut.

“Belum ke Kajoetangan Heritage kalau belum belanja Ontbijtkoek. Sementara ini produksi dilaksanakan by order karena masih pandemi,” pungkas Nikmatur Rohmah. (A.Y)

  • Penulis: Agus Yuwono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bunda Heri gunakan reses untuk membantah isu BPJS

    Bunda Heri gunakan reses untuk membantah isu BPJS

    • calendar_month Selasa, 5 Des 2017
    • account_circle redaksi
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Kota Malang – Munculnya pemberitaan tentang adanya delapan penyakit kronis yang tidak akan lagi ditanggung oleh adan penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dinilai sudah cukup meresahkan masyarakat. Alhasil, dalam masa reses ketiga di tahun 2017 kali ini, dipergunakan oleh Heri Pudji Utami untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait permasalahan BPJS tersebut, dengan mengundang Pimpinan BPJS […]

  • Iwan Fals puaskan publik Malang

    Iwan Fals puaskan publik Malang

    • calendar_month Senin, 28 Nov 2016
    • account_circle redaksi
    • visibility 621
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Iksan Skuter bersama bandnya mendapat kehormatan membuka konser Mata Hati Iwan Fals di gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, Sabtu (26/11) malam. Musisi Malang ini tampil membawakan beberapa lagunya yang bernuansa cinta tanah air, serta mengkolaborasikan musik masa kini dengan petikan dawai sapek dari Kalimantan. “Saya terharu dan kagum mendengar lagu-lagunya mas Iksan,” aku […]

  • Penemuan Jenazah Bayi Perempuan Di  Sungai Metro

    Penemuan Jenazah Bayi Perempuan Di Sungai Metro

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2020
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 279
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil Lowokwaru kembali hadir bersama jajaran kepolisian saat muncul kejadian di wilayah yang menjadi binaannya. Kali ini Babinsa dari Koramil Lowokwaru Sertu Sunarto nampak hadir di lokasi penemuan jenasah bayi di sungai Metro kota Malang bersama jajaran kepolisian untuk melakukan pengamanan lokasi penemuan siang hari tadi, Senin (06/01). […]

  • Pemilik Lika Souvenir, Sulikah Handayani (berhijab warna abu-abu muda) saat menceritakan pengalamannya selama menjadi pengguna setia layanan JNE Malang (Foto : Agus Yuwono)

    Begini Komentar Pelanggan Setia JNE Tentang Keunikan JNE Yang Tidak Ada Di Jasa Logistik Lainnya

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 228
    • 0Komentar

    ADADIMALANG.COM | Kota Malang – Ada yang berbeda dengan layanan yang diberikan oleh penyedia jasa logistik JNE. Hal tersebut disampaikan Owner Lika Souvenir yakni Sulikah Handayani saat menghadiri media gathering JNE Malang bersama awak media seMalang Raya pagi tadi, Kamis (01/08/2024). “Dulu kita memulai Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari produksinya kecil tapi seiring dengan […]

  • Tiga Kepala Daerah Malang Raya Bersama Gubernur Jatim, Kapolda Jatim Dan Pangdam V Brawijaya Gelar Evaluasi Masa Transisi

    Tiga Kepala Daerah Malang Raya Bersama Gubernur Jatim, Kapolda Jatim Dan Pangdam V Brawijaya Gelar Evaluasi Masa Transisi

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2020
    • account_circle redaksi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Setelah paginya  melaksanakan bhakti sosial untuk memberikan bantuan kepada warga masyarakat kota Malang yang terdampak pandemi virus corona (Corona Virus Desease/Covid-19), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar kegiatan rapat evaluasi pelaksanaan masa transisi menuju New Normal untuk wilayah Malang Raya. Kegiatan rapat evaluasi yang dilaksanakan di Ruang Arjuno Bakorwil III Malang ini, […]

  • Perwakilan Tokoh Masyarakat dari Kelurahan Tulusrejo, Lowokwaru saat berada di ruang komisi A DPRD Kota Malang malam tadi (Foto : Agus Yuwono)

    Ketua RW, LPMK, Keltang dan BKM seKelurahan Tulusrejo Kunjungi Komisi A DPRD Kota Malang

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 635
    • 0Komentar

    Kota Malang | ADADIMALANG.COM — ​Gedung DPRD Kota Malang menerima kunjungan rombongan tokoh masyarakat dari wilayah Lowokwaru. Sebanyak 19 orang perwakilan yang terdiri dari Ketua RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan, Kelurahan Tangguh, serta Badan Keswadayaan Masyarakat dari Kelurahan Tulusrejo berkesempatan melihat langsung ruang kerja para wakil rakyat, khususnya Komisi A DPRD Kota Malang malam hari […]

expand_less