Adadimalang.com

The Art of News

banner 728x90

Pengurus DPC, PAC dan Fraksi PDIP Kota Malang ‘Nglurug’ Polresta Malang Kota

Pengurus DPC, PAC dan Fraksi PDIP Kota Malang ‘Nglurug’ Polresta Malang Kota

Berikan laporan pengaduan pembakaran bendera PDIP langsung kepada Kapolresta Malang Kota.

ADADIMALANG – Sebanyak 26 orang yang mewakili pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Pengurus Anak Cabang (PAC) dan Fraksi PDIP kota Malang mendatangi Mapolresta Malang Kota sore hari tadi, Rabu (01/07/2020).

Kedatangan rombongan dari DPC Partai berlambang Banteng bermoncong putih ini dipimpin langsung oleh Ketua DPCnya yakni I Made Riandiana Kartika.

Rombongan dari PDIP kota Malang ini langsung dipersilahkan menunggu terlebih dahulu di Ruang Tribrata Polresta Malang mengingat Kapolresta Malang Kota masih belum kembali dari pengamanan aksi demonstrasi.

Kapolresta Malang Kota KBP Leonardus Harapantua Simarmata Permata yang baru datang di Polresta Malang Kota langsung menemui para rombongan yang datang tersebut dan perwakilannya masuk ke dalam ruang kerja Kapolresta Malang Kota.

Usai diterima oleh Kapolresta Malang Kota, rombongan pengurus PDIP Kota Malang ini kemudian menyampaikan maksud kedatangan mereka dan pernyataan sikap DPC PDIP Kota Malang di hadapan para awak media.

“Jadi maksud kedatangan kami kemari adalah untuk membuat pengaduan terkait dengan pembakaran bendera PDIP pada saat berlangsungnya demo penolakan RUU HIP di depan gedung DPR RI Jakarta beberapa waktu yang lalu,” ungkap Ketua DPC PDIP Kota Malang, I Made Riandiana Kartika.

Menurut Made, aksi pembakaran bendera Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu telah menyakiti dan mengoyak semua hati anggota PDIP termasuk menginjak harga diri dan kebanggaan mereka.

Oleh karenanya, DPC PDIP kota Malang mengambil sikap dengan mengadukan kejadian pembakaran bendera PDIP itu ke Polres Malang Kota.

“Instruksi pimpinan kami jelas untuk tidak melakukan aksi balas dendam atau pembalasan, tetapi diselesaikan melalui jalur hukum karena Indonesia adalah negara hukum,” ungkap pria yang juga tengah menjabat sebagai Ketua DPRD kota Malang ini.

Mengingat kejadian tersebut terkait dengan kehormatan partai, Ketua DPC PDIP menginstruksikan kepada Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai dan Organisasi DPC PDIP Kota Malang Achmad Wanedi untuk menyampaikan pernyataan sikap resmi DPC PDIP Kota Malang.

“Kami dari DPC PDIP Kota Malang mengutuk keras aksi pembakaran bendera PDIP tersebut karena merupakan pelecehan terhadap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan demokrasi yang dilakukan oleh oknuk saat terjadinya aksi penolakan RUU HIP tanggal 22 Juli 2020 di depan Gedung DPR RI,” tegas Wanedi.

Aksi pembakaran bendera PDIP menurut Wanedi telah menciderai kehormatan PDIP dan demokrasi mengingat kebebasan menyampaikan pendapat dan berekspresi tersebut haruslah tetap tidak boleh melanggar peraturan dan ketentuan hukum yang ada.

“Oleh karena itu kami melaporkan aksi pembakaran tersebut ke kepolisian (Polresta Malang Kota) agar dapat dilakukan tindakan hukum,” ungkap Wanedi.

Ketua DPC PDIP kota Malang beserta seluruh pengurus yang datang ke Polresta Malang Kota mengapresiasi Kapolresta Malang Kota KBP Leonardus Harapantua Simarmata Permata yang mau menerima kedatangan mereka meski baru saja usai melakukan pengamanan aksi demonstrasi di wilayah kota Malang.

Usa menyampaikan tuntutan mereka, rombongan pengurus DPC, PAC dan Fraksi PDIP Kota Malang ini kemudian meninggalkan Mapolresta Malang Kota. (A.Y)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan