~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Penulis dan Penerbit Berkolaborasi Bersama Kubuku Buat Buku Digital

Penulis dan Penerbit Berkolaborasi Bersama Kubuku Buat Buku Digital

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Senin, 6 Mar 2023
  • visibility 331
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penurunan minat buku yang dicetak menurun hingga 40 persen.

ADADIMALANG – Seiring dengan perkembangan teknologi yang sangat luar biasa pesat di era revolusi industri 4.0, banyak memberikan pengaruh pada berbagai aktivitas masyarakat.

Salah satunya adalah habit membaca dimana Indonesia ini masih perlu lagi ditingkatkan untuk kebiasaan membacanya. Apalagi terjadinya pandemi akibat Covid-19, banyak merubah hal-hal yang bersifat fisik menjadi virtual akibat Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Alhasil kebiasaan membaca buku juga beralih ke virtual dengan pemberlakuan penerapan pendidikan secara daring dengan berbagai teknologi pendukungnya.

Paska pandemi mulai mereda dan menuju ke endemi, ternyata habit membaca secara virtual ini terus berjalan dan hanya sedikit saja orang yang kemudian kembali pada habit membeli buku yang dicetak secara fisik.

“Penurunan pembelian buku cetak itu hingga 40 persen, dimana harga buku digital saat ini relatif lebih murah dibandingkan jika buku tersebut dicetak. Harganya bisa lebih murah 50 persen,” ungkap Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DPC Kota Malang, Gedeon Soerja Adi.

Oleh karenanya, dalam momen Pra Grand Launching Malang Creative Center (MCC) Kota Malang tersebut, IKAPI DPC Kota Malang menggelar Creative Book Fair mulai tanggal 2 hingga 6 Maret 2023.

Menggandeng banyak penerbit, IKAPI DPC Kota Malang berharap masyarakat dapat memanfaatkan momen tersebut untuk mendapatkan koleksi buku dari para penerbit yang ikut pameran.

Menurut pria yang merupakan owner MNC Publisher ini, rata-rata penerbit yang ikut pameran merupakan yang berasal atau lokasinya di Malang sementara yang lain dari luar Malang atau start up digital.

Menyikapi semakin menurunnya minat dan pembelian buku cetak yang terus menurun tersebut, para penulis ataupun penerbit banyak yang kemudian mulai mengurangi jumlah cetak buku yang diterbitkan. Dan kemudian mengalihkan sisanya ke dalam bentuk digital.

“Kami di MNC Publisher setiap tahun itu mengeluarkan 300 judul buku, tapi ya jumlahnya yang dicetak tidak seperti dulu. Sebagian kami jual dalam bentuk digital,” ungkap Gedeon.

Terkait digitalisasi, Gedeon mengakui saat ini hampir 60 hingga 70 persen publisher telah mulai memanfaatkan teknologi digital dalam menerbitkan bukunya. Salah satunya bekerjasama dengan Kubuku yang memproses digitalisasi buku hingga pengerjaan Perpustakaan Digital (E-Library) di seluruh Indonesia.

Ditemui di lokasi pameran buku di lantai 3 MCC, CEO Kubuku yakni Josep Edyanto mengakui saat ini Kubuku telah banyak bekerjasama dengan pihak penerbit ataupun penulis dalam hal membuat buku digital.

CEO Kubuku yakni Josep Edyanto saat ditemui di lokasi Creative Book fair di lantai 3 MCC (Foto : Agus Yuwono / AdaDiMalang)

CEO Kubuku yakni Josep Edyanto saat ditemui di lokasi Creative Book fair di lantai 3 MCC (Foto : Agus Yuwono / AdaDiMalang)

“Sudah mulai banyak mas, tapi ada juga satu dua yang masih enggan karena salah persepsi saja. Buku Digital Kubuku ini tidak seperti E-Book yang bisa didownload dan dicopy paste ke orang lain secara gratis. Kubuku memiliki sistem keamanan yang membuat file buku hanya dapat diakses melalui 1 device atau perangkat saja. Bahkan untuk membacanya harus menggunakan aplikasi pembaca (reader) buatan Kubuku,” jelas Edyanto.

Dengan sistem keamanan yang dibuat, Edyanto memastikan para penerbit tidak akan rugi karena yang membeli buku jumlahnya akan sesuai seperti halnya orang membeli buku cetak.

“Keuntungan yang kedua adalah setiap transaksi pembelian buku itu setiap penulis atau penerbit akan langsung tahu. jadi penerbit atau penulis akan mendapatkan dashboar untuk memantau proses penjualan buku mereka. Jadi transparansi itu ada,” ungkap pria yang berlatar belakang penerbit ini.

Dengan mempertemukan para penulis dan penerbit dengan Kubuku, Edyanto berharap proses digitalisasi dalam bidang buku, penulisan akan bergulir dan berkembang semakin cepat. Sehingga para penerbit tidak akan ketinggalan dalam memanfaatkan teknologi yang ada.

“Ya banyak juga mas penerbit yang sudah terlanjur gulung tikar karena belum tahu atau belum sempat memanfaatkan teknologi buku digital ini untuk mempertahankan usaha mereka,” pungkas Gedeon.

Hari ini merupakan hari terakhir pelaksanaan Creative Book Fair di lantai 3 Gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, dimana banyak program dan promo pembelian buku hingga 90 persen. (A.Y)

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bekerjasama Dengan PWI Malang Raya, Paku Alam Latih Pelaku UMKM

    Bekerjasama Dengan PWI Malang Raya, Paku Alam Latih Pelaku UMKM

    • calendar_month Senin, 28 Jan 2019
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 522
    • 0Komentar

    Menggandeng produsen bahan makanan olahan untuk meningkatkan kualitas produksi UMKM Kuliner. Kota Malang – Menggandeng produsen bahan makanan olahan untuk meningkatkan kualitas produksi UMKM Kuliner, Paguyuban Kuliner Ngalam (Paku Alam) menggelar pelatihan yang diikuti puluhan pelaku UMKM di Wood Eatery Corner siang ini, Senin (28/1). Pelatihan yang mengambil tema ‘Cara Mengolah Makanan Sehat Yang Layak […]

  • Duet Nanda–Moreno mulai mencuat

    Duet Nanda–Moreno mulai mencuat

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2017
    • account_circle redaksi
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Kota Malang – Nama politisi asal Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) kota Malang, Ya’qud Ananda Gudban rupanya makin berkibar karena namanya makin sering disebut-sebut dan juga disanding-sandingkan dengan beberapa tokoh nasional yang digadang-gadang akan turut maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kota Malang tahun 2018 mendatang. Setelah disandingkan dengan nama Ashanty yang akan diusung oleh […]

  • Pemuda Demokrat Kota Malang Salurkan Bantuan Gempa melalui PWI Malang Raya

    Pemuda Demokrat Kota Malang Salurkan Bantuan Gempa melalui PWI Malang Raya

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2018
    • account_circle redaksi
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Kota Malang – Uluran bantuan untuk korban bencana di Palu, Sigi dan Donggala terus berdatangan ke kantor PWI Malang Raya. Seperti malam hari ini, sekitar pukul 19.00 WIB Pemuda Demokrat DPC Kota Malang mendatangi posko penggalangan dana PWI Malang Raya di jalan Camelia nomor 2-4 untuk menyalurkan bantuan korban gempa Palu, Sigi dan Donggala. Sekretaris […]

  • Mushroom Pasta with Melted Cheese

    Mushroom Pasta with Melted Cheese

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Dropcap the popularization of the “ideal measure” has led to advice such as “Increase font size for large screens and reduce font size for small screens.” While a good measure does improve the reading experience, it’s only one rule for good typography. Another rule is to maintain a comfortable font size. Strech lining hemline above […]

  • Sutiaji Edi Apresiasi pelaksanaan Festival MalangSae

    Sutiaji Edi Apresiasi pelaksanaan Festival MalangSae

    • calendar_month Jumat, 21 Des 2018
    • account_circle redaksi
    • visibility 357
    • 0Komentar

    “Bukti jika Eks Tim Sukses tidak menyusahkan Paslon yang telah dijadikan sukses” Kota Malang – Dua pimpinan Kota Malang yakni Walikota Malang Sutiaji dan Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko menghadiri acara Gala Dinner untuk melihat dan mendengarkan secara langsung pemaparan rencana pelaksanaan Festival MalangSae malam hari ini (21/12) di Hotel Savana kota Malang. Dalam […]

  • Walikota Malang minta semua OPD di Kota Malang memberikan dukungan video peserta GYVC 2018 dari Indonesia

    Walikota Malang minta semua OPD di Kota Malang memberikan dukungan video peserta GYVC 2018 dari Indonesia

    • calendar_month Selasa, 16 Okt 2018
    • account_circle redaksi
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Kota Malang – Dukungan demi dukungan terus mengalir kepada video satu-satunya peserta dari Indonesia yang mengikuti Global Youth Video Competition (GYVC) tahun 2018 yang merupakan mahasiswa Universitas Brawijaya Malang. Setelah dukungan dari Civitas Akademika Universitas Brawijaya, siswa-siswi SMA Islam dan beberapa pihak lain yang memberikan dukungan dengan melihat video kiriman Ulfatu Mahmudah, tambahan dukungan juga akan […]

expand_less