Adadimalang.com

The Art of News

banner 728x90

Perangi Radikalisme Di Kalangan Mahasiswa, ADN Wilayah III Jatim Dilantik Hari Ini

Perangi Radikalisme Di Kalangan Mahasiswa, ADN Wilayah III Jatim Dilantik Hari Ini

ADADIMALANG – Dengan salah satu tujuan untuk memberantas paham radikal yang banyak menjangkiti generasi muda khususnya mahasiswa, Pengurus Pusat Aliansi Dosen Nahada (ADN) telah resmi didirikan pada tanggal 9 Oktober 2019 lalu di Universitas Islam Malang (Unisma).

Pembentukan Pengurus Pusat ADN tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pembentukan Pengurus Divisi III Wilayah Jawa Timur ADN yang pelantikannya dilaksanakan di ruang sidang Balaikota Malang pagi hari tadi, Minggu (05/07/2020).

Pengurus ADN Divisi III Wilayah Jatim yang beranggotakan 134 orang dari beragam perguruan tinggi di Jawa Timur ini diketuai oleh H. Nur Salam yang saat ini juga tengah menjabat sebagai Kepala Humas Politeknik Negeri Malang (Polinema).

“Adapun alasan rasional keberadaan ADN ini karena dosen memiliki kedudukan dan fungsi yang sangat strategis dan signifikan dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia utamanya melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat).  Demikian juga Aliansi Dosen Nahada (ADN) yang memiliki jiwa Ahlussunah Wal jama’ah An Nadliyah (Aswaja An Nadliyah),” ungkap Nur Salam.

Menurut Ketua ADN Divisi III Wilayah Jatim, kedudukan dan fungsi ADN juga sangat  signifikan dalam rangka membantu mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta  menjaga dan mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sehingga ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh ADN seperti deradikalisasi di kalangan kampus baik di kalangan Dosen, Tenaga Pendidik dan Mahasiswa perlu dilakukan karena jika tidak maka akan membahayakan keutuhan NKRI. ADN berdiri salah satunya sebagai bentuk panggilan jiwa para akademisi untuk membentengi warga kampus terutama mahasiswa dari paham intoleran dan radikalisme. Negara Kesatuan RI harus dijaga, jangan sampai tercerai berai hanya karena kepentingan tertentu,” ungkap Nur Salam.

ADN juga merasa perlunya kolaborasi dan sinergi yang optimal antara kampus (dosen)  Perguruan Tinggi di Jawa Timur dengan pihak-pihak terkait atau lembaga-lembaga terkait yang memiliki hak otoritatif untuk menjaga dan mengawal NKRI dan jua untuk mewujudkan tujuan yang ingin dicapai tersebut, termasuk dengan Pangdivif 2 Kostrad yang juga hadir dalam pelantikan pengurus ADN Divisi III Wilayah Jatim ini.

Sementara itu dalam sambutannya, Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto menyampaikan bahwa dirinya menilai bahwa dosen sebagai pengajar dan bagian dari perguruan tinggi sangatlah berperan dalam hal memajukan dan menyejahterakan masyarakat dengan keilmuan yang dimilikinya.

“Saya selaku Pangdiv mengucapkan selamat atas pelantikan Aliansi Dosen Nahada Divisi III Wilayah Jatim ini. Akhir-akhir ini banyak ditemui aliran-aliran yang menyimpang dan berbeda, saya minta Aliansi Dosen Nahada ini dapat kiranya berperan untuk membantu pemerintah dalam menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah dengan peran yang dimilikinya. Dalam hal ini Aliansi Dosen Nahada dan Divisi Infanteri 2 Kostrad bersama-sama menolong dan membantu generasi muda dalam kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkap Mayjen TNI Tri Yuniarto.

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Malang Sutiaji, Komandan Kodim 0833 kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson, Kapolresta Malang Kota KBP Leonardus Harapantua Simarmata dan juga Muspika atau Forkopimda kota Malang yang lainnya. (A.Y)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan