Adadimalang.com

The Art of News

banner 728x90

Trend positif perikanan Indonesia pasca tahun 2015

Trend positif perikanan Indonesia pasca tahun 2015

Kota Malang – Meski menimbulkan pro dan kontra di masyarakat setelah membuat kebijakan moratorium usaha tinggi usaha perikanan tangkap, pembatasan ukuran yang boleh ditangkap, dan pelarangan operasi terhadap beberapa jenis alat tangkap diprediksi oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang diangkat tahun 2014 lalu, namun kebijakan tersebut menimbulkan trend positif bagi laut Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Pakar Perikanan Universitas Brawijaya (UB), Dewa Gede Raka Wiadnya dalam acara Bincang dan Obrolan Santai (Bonsai) Bersama Pakar UB, Selasa (05/06).


“Setelah diambilnya kebijakan moratorium usaha tinggi usaha perikanan tangkap, pembatasan ukuran yang boleh ditangkap, dan pelarangan operasi terhadap beberapa jenis alat tangkap menyebabkan adanya peningkatan produksi ikan dan terjaganya habitat laut dalam jangka panjang,” ujar Dewa Gede Raka Wiadnya.

Diakui bahwa kebijakan yang diambil oleh Menteri Susi Pudjiastuti tersebut memang menurunkan total produksi perikanan laut yang menjadi keluhan dari para nelayan, tetapi kebijakan tersebut diakui mampu mencegah upaya pencurian oleh kapal asing serta mendukung pendataan hasil penangkapan ikan dalam negeri.


“Berdasarkan penilaian data statistik perikanan laut antara tahun 2015 -2017 menunjukkan terjadinya peningkatan rata-rata 8,5% per tahun dengan peningkatan tertinggi terjadi pada tahun 2017 sebesar 17,3%, ini lebih tinggi dari rata-rata peningkatan tahu sebelumnya (periode 2010-2017) sebesar 6,3%,” ujar dosen ramah ini.

Dengan berbagai kebijakan yang dibuat oleh Menteri Perikanan dan Kelautannya, maka peningkatan produksi pasca kebijakan tersebut dibuat diasumsikan akan bisa menambah rata-rata hasil tangkapan setiap nelayan di kemudian hari.

“Tapi sayangnya hingga hari ini belum ada hasil penelitian yang bisa memastikan bahwa ada peningkatan ukuran ikan pasca dibuatnya berbagai kebijakan Menteri Susi tersebut meski telah dketahui ada peningkatan produksi ikan dan terjaganya habitat laut dari kerusakan yang terjadi pasca penangkapan ikan yang berlebihan sebelum kebijakan moratorium tersebut dibuat,” pungkas Dewa Gede Raka Wiadnya. (A.Y)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan