~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Wali Kota Malang ‘Ringkes’ Kursi Resto Yang Masih Terima Dine In

Wali Kota Malang ‘Ringkes’ Kursi Resto Yang Masih Terima Dine In

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Sabtu, 3 Jul 2021
  • visibility 206
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lakukan inspeksi bersama Forkopimda di hari pertama PPKM Darurat.

ADADIMALANG – Dalam rangka menekan penularan Covid-19 di wilayah kota Malang, Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat secara resmi telah diberlakukan di kota Malang mulai dini hari tadi, Sabtu (03/07/2021).

Pemberlakuan PPKM Darurat di kota Malang dilaksanakan setelah Wali Kota Malang Drs H. Sutiaji menandatangani Surat Edaran Wali Kota Malang nomor 35 tahun 2021 tentang PPKM Darurat di kota Malang, menindaklanjuti Instruksi Mendagri (Inmendagri) dan Surat Edaran Gubernur Jawa Timur.

Di hari pertama pelaksanaan PPKM Darurat di kota Malang, Wali Kota Malang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kota Malang melakukan himbauan, sosialisasi dan juga inspeksi mendadak di beberapa wilayah kota Malang.

Berangkat dari Mapolresta Malang Kota, Wali Kota Drs H. Sutiaji bersama Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto dan Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona menaiki kendaraan terbuka dan memberikan sosialiasi melalui pengeras suara saat melintas di beberapa ruas jalan di kota Malang.

“Saat ini kota Malang telah memberlakukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang akan dimulai hari ini hingga tanggal 20 Juli mendatang. Terapkan protokol kesehatan agar penyebaran Covid-19 dapat semakin ditekan, jika tidak ada kepentingan sebaiknya jangan keluar rumah,” ujar Wali Kota Malang.

Wali Kota Malang Bersama Kapolresta Malang Kota serta Dandim 0833 KOta Malang sosialisasikan PPKM Darurat

Bahkan Wali Kota Sutiaji juga menyampaikan secara terbuka jumlah masyarakat kota Malang yang saat ini terpapar Covid-19 termasuk berapa jumlah yang belum mendapatkan kamar karena fasilitas kesehatan dalam kondisi yang penuh.

Rombongan kendaraan Forkopimda akhirnya berhenti di jalan Borobudur kota Malang dimana Wali Kota Sutiaji bersama Kapolresta Malang Kota, Dandim 0833 kota Malang dan Sekda Kota Malang meninjau langsung penerapan protokol kesehatan di Pasar Blimbing kota Malang.

“Ini dipakai maskernya yang benar. Masker ini jauh lebih aman daripad yang panjenengan pakai tadi,” ucap Wali Kota Malang Sutiaji sembari mengenakan masker kepada seorang tukang becak yang menggunakan serbet sebagai penutup hidung dan mulutnya.

Tidak hanya itu, di areal dalam Pasar Blimbing Wali Kota Sutiaji juga membagikan masker serta bertanya apakah pedagang Pasar Blimbing sudah menjalani vaksinasi Covid-19 atau belum.

“Jangan lupa pakai masker ya saat berjualan atau berbelanja di pasar Blimbing agar Covid-19 tidak semakin tinggi dan pandemi bisa segera selesai,” ungkap Wali Kota Malang.

Masih di jalan Borobudur kota Malang, Wali Kota Malang bersama Forkopimda Kota Malang memasuki sebuah tempat makan yang baru buka dan langsung memberikan pemberitahuan dan himbauan agar tidak melayani masyarakat yang akan makan di tempat (dine in).

“Anda boleh tetap berjualan maksimal sampai pukul 20.00 WIB dan hanya boleh melayani masyarakat yang membeli makanan untuk dibawa pulang (take away). Jadi untuk sementara kursi-kursi ini dipinggirkan dulu ya agar tidak ada yang makan di tempat,” ujar Wali Kota Sutiaji sembari langsung ‘ngringkesi’ kursi tempat duduk untuk diletakkan di tepi tembok agar tidak dipakai.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto dan Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona bersama anggota rombongan yang lain.

Berlanjut ke jalan Sukarno Hatta kota Malang, hal serupa juga dilakukan oleh Wali Kota Malang dan Forkopimda kota Malang, dimana tercatat ada dua tempat makan yang juga dihimbau tidak menerima pembelian dine in dan kursinya diikat tali sebagai simbolisasi agar tidak dipergunakan.

“Kami memang sudah tidak menerima dine in karena sudah mengetahui penerapan PPKM Darurat mulai hari ini. Yang ada di sini adalah pengunjung yang sedang menunggu makanan  yang telah dipesannya untuk dibawa pulang (take away).” ujar Rio,Penanggung jawab Noodle Inc jalan Sukarno Hatta.

Rio mengaku tidak menyangka Noodle Inc bakal didatangi Wali Kota bersama Forkopimda Kota Malang di hari pertama pelaksanaan PPKM Darurat kali ini.

“Saya setuju saja pelaksanaan PPKM Darurat karena sudah kebijakan pemerintah, tetapi kalau boleh kami diberikan juga kelonggaran menerima dine in sebesar 25 persen dari kapasitas tempat karena mengandalkan penjualan secara online juga tidak seramai jika ada dine in,” ungkap Rio yang berharap setelah tanggal 20 Juli 2021 PPKM Darurat tidak akan diperpanjang lagi.

Peninjauan kembali dilaksanakan di beberapa tempat nongkrong ‘ngopi’ di daerah Sudimoro kota Malang, dimana ada sekitar empat lokasi yang diberi himbauan dan kursi tempat duduknya diringkesi untuk diikat agar tidak dipergunakan untuk menerima pesanan makan di tempat.

“Yang jelas kami Pemerintah Kota Malang bersama Polresta Malang Kota, Kodim 0833 kota Malang serta Forkopimda kota Malang akan terus melaksanakan pemantauan pelaksanaan PPKM Darurat hingga hari terakhir pelaksanaannya,” pungkas Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji. (A.Y)

  • Penulis: redaksi

Komentar (2)

  • widi

    hhhhhh….hari ini masih banyak pedagang makanan yg buka dan melayani dine in atau makan ditempat..coba aja liat di jalan dempo yg jualan dan yg makan tenang2 aja,begitu urusan restoran nulis di ringkes,apane seng diringkes..,masih di tengah kota sudah seperti itu gimana yg pinggiran,kacuk,mergosono,arjosari,dinoyo hhh pasti tenang2 saja jualan dan makan di tempat

    3 Juli 2021 18:50
  • Kuntjoro agus w

    Petugas lewat di pasang lagi kursinya krn gk ada yg jaga

    4 Juli 2021 12:16

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas Wisuda Polinema melaksanakan sterilisasi lokasi wisuda gelombang ketiga Polinema

    Tak Mau Kecolongan, Polinema Jaga Ketat Protokol Kesehatan Saat Wisuda Hybrid

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2021
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Lakukan screening pendamping wisudawan sejak pintu gerbang masuk kampus. ADADIMALANG – Tidak menginginkan adanya kondisi yang tidak diinginkan saat pandemi Covid-19 ini terjadi, panitia wisuda gelombang ketiga Politeknik Negeri Malang (Polinema) benar-benar menjaga ketat penerapan Protokol Kesehatan Covid-19. Hal tersebut nampak dari pelaksanaan wisuda gelombang ketiga Polinema yang dilaksanakan secara daring dan luring (hybrid) dalam […]

  • Siswa dan Guru SMAK Santa Maria beri dukungan video Kampung 3G

    Siswa dan Guru SMAK Santa Maria beri dukungan video Kampung 3G

    • calendar_month Sabtu, 27 Okt 2018
    • account_circle redaksi
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Kota Malang – Dalam rangka mendukung perwakilan Indonesia yang menjadi nominator Global Youth Video Competition (GYVC) tahun 2018, para siswa dan guru SMAK Santa Maria menonton video dari Ulfatu Mahmuda secara bersama-sama siang hari ini, Sabtu (27/10). Humas SMAK Santa Maria Malang, Gregorius Dimas Aswinda Putra menyatakan dirinya dan seluruh civtas akademika di SMAK Santa […]

  • Polinema Kembali Menduduki Peringkat Pertama Hasil Penilaian Menristekdikti

    Polinema Kembali Menduduki Peringkat Pertama Hasil Penilaian Menristekdikti

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2019
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 648
    • 1Komentar

    Kali ini dari penilaian pengabdian masyarakat yang dilakukannya. ADADIMALANG – Setelah sebelumnya kampus Politeknik Negeri Malang (Polinema) berhasil menduduki peringkat pertama dalam hal prestasi dan kegiatan mahasiswanya dari penilaian yang dilakukan oleh Menristekdikti, kali ini peringkat pertama kembali berhasil diraih kampus vokasi di kota Malang ini. Polinema berhasil menduduki peringkat pertama dibandingkan kampus Politeknik yang […]

  • Wali Kota Malang Launching Parkir Elektronik (E-Parking) Pertama Di Malang

    Wali Kota Malang Launching Parkir Elektronik (E-Parking) Pertama Di Malang

    • calendar_month Senin, 4 Jan 2021
    • account_circle redaksi
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Terpasang di gerbang masuk areal Stadion Gajayana kota Malang. ADADIMALANG – Setelah digarap dan selesai di bulan Desember 2020 lalu, penerapan sistem Parkir Elektronik (E-Parking) di areal Stadion Gajayana kota Malang diresmikan dan mulai dipergunakan sejak pagi tadi, Senin (04/01/2021). Peresmian E-Parking di gerbang menuju kantor Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dilakukan oleh Wali […]

  • Tak Mau kecolongan, Petugas Satbinmas Polresta Malang Kota Terus Geber Sosialisasi Prokes

    Tak Mau kecolongan, Petugas Satbinmas Polresta Malang Kota Terus Geber Sosialisasi Prokes

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Ingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan membagikan masker bagi yang tidak mengenakannya. ADADIMALANG – Meski level Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kota Malang telah turun, namun upaya untuk menjaga protokol kesehatan Covid-19 terus dilakukan. Salah satunya adalah dengan terus melaksanakan sosialisasi penerapan protokol kesehatan Covid-19 dalam kehidupan sehari-hari oleh petugas dari Satuan […]

  • Rombongan dari BPIP RI dan perwakilan dari Palu, Blora dan Solo saat mengunjungi Kampung Wonosari Go Green, Jumat 22/04/2022 (Foto : Agus Y ~ AdaDiMalang.com)

    Dua Tahun Dibina Bambang Irianto, Wonosari Go Green Mulai Mandiri

    • calendar_month Selasa, 18 Okt 2022
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 1.447
    • 0Komentar

    Tetap tak tinggalkan guru saat ingin berkembang ataupun saat menghadapi kendala. ADADIMALANG – Meski sempat gagal dalam menciptakan suasana asri hijau royo-royo, namun warga RW 19 Purwantoro tak kenal menyerah. Bahkan warga RW 19 Purwantoro yang dikenal dengan Kampung Wonosari Go Green tersebut terus berinovasi dan berkarya demi kemajuan kampungnya. Salah satu upaya yang dilakukan […]

expand_less