ADADIMALANG – Di masa transisi kali ini, tim gabungan TNI, Polri dan Pemerintah Kota Malang terus menggelar operasi dan patroli gabungan menyasar titik-titik kumpul massa yang melanggar protokol kesehatan covid-19.

Komandan Kodim 0833 kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson, Kapolresta Malang Kota KBP Leonardus Hatapantua Simarmata dan Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko nampak hadir dalam pelaksanaan operasi di salah satu cafe di jalan Bondowoso kota Malang hari Sabtu malam kemarin (06/06/2020).

Mengetahui masih adanya pelanggaran protokol kesehatan oleh pengunjung cafe, petugas operasi gabungan langsung melaksanakan Rapid Test pada manajemen cafe dan pengunjung cafe yang dilaksanakan operasi malam kemarin.
Dari 116 orang yang menjalani rapid test diketahui 12 orang memiliki hasil reaktif dan langsung dilaksanakan karantina mandiri di bawah pengawasan pihak kecamatan fan puskesmas sekitar tempat tinggalnya.

“Dua hari nanti juga direncanakan akan segera di swab untuk mengetahui apakah mereka terpapar virus covid-19 atau tidak. Hasil pemeriksaan hari ini menunjukkan bahwa kita harus tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan secara disiplin,” ungkap Sofyan Edi Jarwoko.

Pelaksanaan operasi gabungan kematin malam tersebut merupakan pelaksanaan operasi gabungan pertama di sesi kedua masa transisi dinkota Malang.

“Kami bersama Kapolresta dan Dandim 0833 sangat berharap agar masyarakat dapat semakin disiplin dalam menggunakan masker, dan menjaga jarak. Para pengusaha, juga harus mempersiapkan berbagai persyaratan sesuai Perwali bagi tempat usahanya sebelum kembali buka,” ungkap Wakil Walikota Malang.

Sementara itu, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson terus menghimbau pada masyarakat untuk tidak keluar rumah jika tidak dalam keadaan mendesak mengingat kondisi pandemi Covid-19 di kota Malang masih banyak yang terpapar.

“Kegiatan berkumpul sudah berkali-kali kami himbau pada masyarakat untuk dihindari agar masyarakat sadar dan paham,” pungkas Dandim 0833 kota Malang. (A.Y)