Mahasiswa Polinema Ciptakan Aplikasi Ceban Untuk Membantu Guru Koreksi Jawaban

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

Menggunakan aplikasi handwriting text recognition.

ADADIMALANG – Kondisi pandemi akibat virus Corona (Covid-19) yang belum usai membuat pola pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi berubah. Jika biasanya dilaksanakan secara tatap muka (luring), proses pembelajaran harus dilakukan secara daring (online).

Meskipun telah terbantu dengan teknologi yang ada, namun pola pendidikan secara daring yang baru diketahui dan dijalankan oleh para guru ini bukan tanpa halangan. Seringkali guru juga merasa kesulitan dalam melakukan koreksi terhadap jawaban para siswa yang dikirimkan dalam bentuk foto yang sulit terbaca karena dalam kondisi buram, gelap hingga tulisan sulit dibaca.

Menyadari kondisi tersebut, lima mahasiswa Program Studi D-IV Teknik Informatika Politeknik Negeri Malang (Polinema) yakni Nabilah Argyanti Ardyningrum, Abdul Rohman,Elvira Sania Mufida, Naufal Nafidiin dan Widiareta Safitri, menciptakan aplikasi untuk melakukan koreksi jawaban siswa yang diberi nama CEBAN (Cek dan Koreksi Jawaban).

“Ceban ini menggunakan handwriting text recognition berbasis android sehingga dapat dimanfaatkan oleh para guru untuk mengoreksi jawaban para siswa,” ujar salahsatu anggota tim pembuat Ceban, Nabilah Argyanti Ardyningrum.

“Selain itu, pengumpulan jawaban dalam bentuk foto melalui aplikasi pesan WhatsApp akan memenuhi kapasitas penyimpanan smartphone oleh banyaknya foto yang dikirim oleh siswa dan tidak terfilter dengan baik di galeri,” ungkap Nabilah.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa-Karsa Cipta (PKM-KC), kelima mahasiswa Polinema tersebut membuat aplikasi CEBAN yang berbasis Android dengan menerapkan Handwriting Text Recognition untuk mendeteksi teks jawaban yang ada di dalam foto agar dapat diubah menjadi teks digital yang mudah dibaca di smartphone.

“Siswa diwajibkan mengumpulkan tugas dalam bentuk foto yang kemudian teks dalam foto diubah menjadi teks digital oleh sistem Handwriting Text Recognition dan kemudian dikirimkan kepada guru. Setelah teks dapat dibaca, guru dapat memberikan nilai secara langsung pada aplikasi tersebut,” ungkap Nabilah.

Sementara itu anggota tim yang lainnya yakni Abdul Rohman menjelaskan bahwa tim mahasiswa juga membuat website untuk mengelola akun CEBAN yang digunakan oleh siswa dan guru dengan tujuan agar semua siswa dan guru tidak kesulitan membuat akun terlebih dahulu dan bisa langsung menggunakan aplikasi tersebut.

“Dengan pengembangan aplikasi CEBAN ini maka siswa dapat melihat daftar tugas yang harus dikumpulkan dan mengirim jawaban dalam bentuk foto. Selain itu, guru dapat mengelola tugas yang dikumpulkan dan mengoreksi jawaban yang dikirimkan dalam bentuk foto dengan lebih mudah dan efektif serta memberikan nilai secara langsung ke dalam aplikasi agar memudahkan guru saat merekap nilai,” ungkap Abdul Rohman.

Mengingat kondisi pelaksanaan kegiatan PKM-KC mahasiswa Polinema ini dilaksanakan dalam masa pandemi Covid-19, membuat PKM-KC dilaksanakan secara hybrid dimana kegiatan diskusi luring dilaksanakan oleh anggota tim yang berasal dari Malang di kampus Jurusan Teknik Sipil Polinema dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Saya berharap aplikasi CEBAN ini dapat membantu proses pembelajaran di masa pandemi dan dapat menjadi solusi permasalahan pembelajaran jarak jauh,” ungkap dosen pembimbing tim yaitu Dosen Pembimbing Tim yakni Mustika Mentari, S.Kom., M.Kom. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

HUT Kota Batu Ke 20, The Singhasari Resort Beri Hadiah 3 Penghargaan Internasional

3 Penghargaan diraih dari Haute Grandeur Global Hotel Award 2021. ADADIMALANG - Melanjutkan keberhasilan sebelumnya di tahun lalu, The Singhasari...

FISIP UB Turut Serta Dalam Gerakan Nasional Revolusi Mental

Sosialisasikan urgensi vaksinasi kepada masyarakat. ADADIMALANG - Dalam rangka turut menyukseskan Gerakan Nasional Revolusi Mental, Universitas Brawijaya mengambil peran untuk terjun langsung melakukan pendampingan melalui...

Pengalaman Menteri Sandiaga Uno Menginap Di Home Stay Desa Serang Blitar

Mewujudkan mimpi warga untuk mendorong Indonesia bangkit. Blitar ADADIMALANG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menjadi Menteri pertama yang menginap di Home...

AKBP Budi Hermanto : Jangan Cuma Menerapkan Prokes Saat Petugas Datang Patroli

Tidak ingin mempersulit masyarakat menjalankan usahanya dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan. ADADIMALANG – Kesadaran masyarakat yang tinggi akan vaksinasi guna mewujudkan kekebalan komunal (herd...

Ulang Tahun ke-15, d’Kross Terus Berkarya Meski Masih Pandemi

Siapkan karya untuk berkolaborasi bersama penyanyi Ibukota. ADADIMALANG - Tepat Hari Minggu ini (17/10/2021), D'Kross Community menginjak usia ke-15 tahun, dimana peringatan Hari Ulang Tahun kali...
- Advertisement -

Berita Terkait