KPU Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Cipta Maskot Dan Jingle Pilkada Kota Malang 2024

Home | Berita | KPU Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Cipta Maskot Dan Jingle Pilkada Kota Malang 2024
KPU Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Cipta Maskot Dan Jingle Pilkada Kota Malang 2024

ADADIMALANG.COM | Kota Malang – Sebagai bagian dari pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang telah menggelar sayembara lomba pembuatan jingle dan maskot Pilkada Kota Malang 2024.

“Maskot dan Jingle ini kan printah KPU RI untuk dilakukan karena dengan menggelar lomba ini maka secara tidak langsung kita telah mengajak masyarakat luas untuk turut berpartisipasi dalam Pilkada Kota Malang melalui lomba cipta maskot dan jingle Pilkada Kota Malang 2024,” jelas Komisioner KPU kota Malang Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM KPU Kota Malang, Muhammad Toyib.

Dalam pelaksanaan lomba cipta maskot diikuti 67 peserta, sementara lomba cipta jingle diikuti 24 peserta meski lomba cipta jingle harus dilakukan perpanjangan waktu karena pesertanya masih sangat minim.

“Ada beberapa aspek penilaian atau kualifikasi terkait dengan lomba cipta jingle itu seperti tingkat orisinalitas, kearifan lokal terus terkait dengan kualitas audio dan juga kesesuaian lirik dengan tema pilkada kali ini  dimana tema Pilkada kita kali ini adalah Pilkada Kota Malang integrasi dan Harmoni,” tukas Toyib.

Prosesi pengumuman dan pemberian hadiah lomba cipta maskot dan jingle Pilkada Kota Malang yang dilaksanakan di Hotel Aliante Kota Malang ini KPU kota Malang menyerahkan hadiah kepada 12 pemenang dari kategori terbaik 1, terbaik 2, terbaik 3, terbaik favorit 1 hingga terbaik favorit 3 untuk masing-masing kategori.

https://youtu.be/vJJHU96XxOo

Pemenang terbaik 1 Cipta Maskot Pilkada Kota Malang 2024 kali ini diraih oleh M. Eugine Rahmadani, mahasiswa Arsitektur UIN Maulana Malik Ibrahim Kota Malang.

“Jadi tema Pilkada Kota Malang ini kan integrasi dan harmoni nah saya ingin mengambil dari dua kata tersebut untuk diimplementasikan ke dalam kedua maskot ini yang pertama namanya Sam Suma yang mengenakan topeng Panji Asmorobangun sementara yang kedua namanya Mbak Sawa yang mengenakan topeng Dewi Sekartaji,” ungkap Eugine.

Maskot Sam Suma menurut Eugine merupakan akronim dari Suara Malang sementara Mbak Sawa dari akronim Salam Sejiwa.

“Dua maskot ini memiliki dua arti berbeda dimana Sam Suma lebih mengarah pada demokrasi kayak integritas, sementara Mbak Sawa lebih ke ikatan-ikatan sosial masyarakat kota Malang. Penggunaan topeng malangan dalam maskot ini untuk menunjukkan sisi lokalitas khas Malang,” ungkapnya.

Dikerjakan hanya dalam waktu empat hari saja, Eugine mengaku baru pertamakalinya mengikuti lomba cipta maskot sementara lomba yang sering diikutinya antara lain lomba desain logo atau ilustrasi.

KPU Kota Malang bersama dengan para juara lomba cipta maskot Pilkada Kota Malang 2024 (Foto : Agus Yuwono)
KPU Kota Malang bersama dengan para juara lomba cipta maskot Pilkada Kota Malang 2024 (Foto : Agus Yuwono)

Sementara itu juara terbaik 1 untuk cipta jingle diraih seorang guru salah satu SMA di kabupaten Malang yakni Galih Zakaria, S.Sn yang menciptakan jingle dengan judul ‘Ayo Memilih Untuk Kota Malang’.

“Kota Malang itu memiliki karakteristik yang berbeda dengan daerah lain seperti kabupaten Malang oleh karena itu saya memasukkan unsur elektronik yang kekinian meski tetap saya masukkan unsur tradisionalnya,” ungkap Galih.

Dengan menyesuaikan lirik jingle dengan tema Pilkada Kota Malang yang telah ditetapkan oleh KPU Kota Malang sebagai pelaksana lomba cipta jongle, Galih berharap pesan yang disampaikan melalui jingle ciptaannya tersebut dapat tersampaikan kepada masyarakat untuk turut serta menyukseskam Pilkada Kota Malang bulan November 2024 mendatang. (A.Y)