ADADIMALANG.COM | Kota Malang – Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berupaya memberikan bekal kemampuan atau keterampilan (skill) bagi masyarakat melalui pelatihan di bidang MC (Master of Ceremony) dan Protokoler hari ini, Rabu (15/05/2024).
Dalam kegiatan yang dibuka oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM ini diikuti oleh 207 peserta yang terbagi dalam dua tahap yang dilaksanakan mulai pagi ini.
Kepala Diskominfo Kota Malang, M. Nurwidianto, S.Sos., menjelaskan peserta pelatihan MC dan Protokoler tahap pertama diikuti 103 orang peserta, dan tahap kedua diikuti 104 peserta yang berasal dari usulan Musrenbang dan Musrenbang Tematik (anak, pemuda dan disabilitas).
“Alhamdulillah yang dari penyandang disabilitas juga hadir dan sangat bersemangat sekali mengikuti kegiatan ini. Karena ini merupakan usulan dari bawah (masyarakat), maka harapannya kemampuan yang didapatkan melalui pelatihan ini nantinya dapat dipraktikkan di lingkungannya masing-masing atau dikembangkan lebih besar lagi,” ungkap Nurwidianto.

Dalam pembukaan kegiatan, Pj Wali Kota Malang juga merasa sangat senang karena antusias masyarakat dalam mengikuti kegiatan pelatihan tersebut.
“Ini luar biasa sekali ya antusiasnya, bahkan teman-teman peyandang disabilitas Mata dari Pertuni juga hadir untuk mengikuti kegiatan ini. Memang kemampuan MC dan Protokoler ini sekarang telah mendapat perhatian dari kalangan milenial dan juga ibu-ibu karena telah menjadi profesi yang sesuai dengan jiwa mereka dan kebutuhan masyarakat saat ini,” ungkap Wahyu Hidayat.
Menurutnya, dengan memiliki kemampuan MC dan ataupun Protokoler, maka warga masyarakat akan dapat mengatur dan memiliki pengaruh besar dalam menyukseskan pelaksanaan suatu acara. Bahkan dari dua profesi tersebut menurut Pj Wali Kota Malang, masyarakat juga berpeluang untuk menjadi Event organizer, Wedding organizer ataupun bidang kegiatan lainnya.

“Difasilitasi Diskominfo, Pemkot Malang berusaha memberikan kemampuan dan keterampilan sebagai MC dan Protokoler melalui pemberian pelatihan yang dilaksanakan dalam dua tahap ini. Dengan memberikan pelatihan ini saya berharapan masyarakat yang mengikuti pelatihan ini akan benar–benar mengaplikasikan hasil pelatihan yang didapatkan dalam kehidupannya,” ujar Wahyu Hidayat.
Dengan berprofesi sebagai MC atrau Protokoler menurut Wahyu Hidayat akan memberikan dampak pada tingkat kesejahteraan warga masyarakat dengan memperoleh penghasilan.
“Dengan peningkatan kesejahteraan setelah mendapatkan banyak penghasilan dari job sebagai MC ataupun Protokoler hasil pelatihan ini, maka akan tercipta kemandirian masyarakat sekaligus mengurangi tingkat pengangguran di Kota Malang ini,” pungkas Pj Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM. (A.Y)
