ADADIMALANG.COM | Kota Malang – Menjelang pelaksanaan masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang tahun 2024 ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang berencana merekomendasikan penggeseran sejumlah anggaran yang dinilai tak efektif agar anggaran untuk rakyat tersebut tidak digunakan untuk kepentingan kelompok tertentu.
Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika,S.E., M.M., menyampaikan bahwa saat rapat dengar pendapat dirinya telah meminta kepada komisi agar anggaran yang sifatnya untuk massa untuk segera dievaluasi dan digeser.
“Pengalokasian tersebut diutamakan atas efisiensi dari anggaran belanja pegawai, ada beberapa alokasi yang telah diubah, dan saya sudah minta itu kepada para komisi saat rapat dengar pendapat,” ujar Made hari Senin kemarin (05/08/24).
Tak hanya itu, menurutnya Dewan juga menyarankan agar anggaran digunakan untuk kegiatan masyarakat yang bersifat produktif seperti pembangunan fisik perbaikan drainase untuk mengatasi banjir, dan DPRD telah menambah anggaran insidentil dari pergeseran guna menghindari Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA).
“Belanja pegawai banyak turun. Di APBD murni dialokasikan maksimal, tapi ternyata serapannya hanya 80 persen saja. Nah karena Pemkot Malang mendapatkan slot ASN baru yang masuk, Tunjangan Kinerja (tukin) juga tidak bertambah sehingga dari pada menjadi potensi SILPA lebih baik kami geser untuk kegiatan masyarakat,” jelas Made.
Perlu diketahui, Pj Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., sebelumnya telah memaparkan pandangannya terhadap rencana perubahan anggaran 2024 dimana yang dipaparkan adalah perubahan berdasarkan kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan APBD 2024 yang telah ditandatangani oleh legislatif dan eksekutif sebelumnya.
“Itu dari KUPA yang sudah kami sepakati bersama, kami ajukan di APBD perubahan. Jumlah itu sudah kami bahas dalam KUPA,” kata Wahyu.
Selanjutnya, DPRD Kota Malang akan menjadwalkan Rapat Paripurna tentang Pandangan Umum Fraksi terhadap pernyataan Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang kemudian akan dilanjutkan dengan rapat pembahasan postur anggaran yang lebih rinci. (A.Y)
