Kota Malang | ADADIMALANG.COM Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., secara resmi membuka program ‘Fresh Market’ yang digagas oleh Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Malang pagi tadi, Jumat (08/08/2025). Inisiasi ini bertujuan untuk menjadi solusi bagi para pelaku usaha binaan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Malang yang kerap mengalami kesulitan dalam memasarkan produk mereka.

Bertempat di tengah kesibukan Wali Kota yang akrab disapa Pak Mbois itu, kick off program ini ditandai dengan pemotongan buah semangka yang merupakan hasil panen dari petani organik binaan Dispangtan. Acara ini juga dimeriahkan oleh Senam Tahes Mbois Jumat (STMJ), di mana sayur-mayur organik dari petani binaan langsung dibagikan kepada para peserta.

Sekretaris HIPMI BPC Kota Malang, Teddy Oktavianto menjelaskan program Fresh Market ini hadir untuk mendorong para pelaku usaha binaan Dispangtan agar tetap produktif.

Wali Kota Malang bersama dengan Pengurus HIPMI BPC Kota Malang (Foto : Agus Y)
Wali Kota Malang bersama dengan Pengurus HIPMI BPC Kota Malang (Foto : Agus Y)

“Dispangtan kota Malang ini memiliki ratusan binaan, tetapi sayang sekali yang saat ini aktif itu hanya beberapa karena mengalami kesulitan atau kendala dalam hal kepenjualan. Untuk membantu, maka HIPMI masuk untuk membantu para-para binaan Dispantang ini sebagai off taker dimana produk mereka itu kita ambil dan kita jualkan,” jelas Teddy.

Sebagai offtaker, HIPMI akan membeli sebagian atau seluruh produk dari para pelaku usaha binaan. Produk-produk ini kemudian akan dijual di lokasi usaha milik pengurus dan anggota HIPMI yang tersebar di seluruh Kota Malang.

Teddy mengungkapkan saat ini sudah ada 20 lokasi penjualan yang tersebar di 57 kelurahan dan jumlah ini direncanakan akan terus bertambah. Ia juga menjelaskan, dengan 70 persen pengurus dan anggota HIPMI yang memiliki outlet, program ini akan menciptakan ekosistem penjualan yang solid.

“Karena 70 persen pengurus atau anggota HIPMI itu kan memiliki outlet yang akan menjadi lokasi penjualan produk binaan Dispangtan. Dan semuanya itu akan kembali kepada kesiapan dari para produsen, misalkan saja anggota HIPMI itu ada yang memiliki usaha di bidang kuliner bisa saja meminta disuplai sayuran. Daripada beli ke orang lain, ya mending kita beli ke binaan Dispangtan saja,” imbuhnya.

Wali Kota Malang menyambut baik inisiatif kolaborasi HIPMI Kota Malang bersama Dispangtan kota Malang.

“Terima kasih kepada HIPMI, dengan adanya program Fresh Market ini tentunya akan membantu para binaan Dispangtan yang mengalami kesulitan dalam hal penjualan,” ujar Pak Mbois.

Wali Kota Pak Mbois memberikan sayur mayur kepada peserta STMJ pagi tadi (Foto : Agus Y)
Wali Kota Pak Mbois memberikan sayur mayur kepada peserta STMJ pagi tadi (Foto : Agus Y)

Ia juga menambahkan, pembagian sayur organik kepada peserta STMJ tidak hanya memeriahkan acara, tetapi juga mendukung gaya hidup sehat.

“Selain sehat karena senam, para peserta STMJ juga semakin sehat dengan mengonssumsi sayur mayur organik dari program Fresh Market pagi ini,” tutupnya. Program Fresh Market ini rencananya akan mulai berjalan secara penuh dua minggu setelah acara kick off. (A.Y)