Kab. Malang | ADADIMALANG.COM — Melalui program Pengabdian pada Masyarakat (PPM), sejumlah Dosen Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) berhasil meningkatkan keamanan jaringan internet di SMA Islam Kepanjen, Kabupaten Malang.

Pemasangan teknologi firewall ini bertujuan melindungi data serta meminimalisir ancaman siber yang rentan menyerang jaringan sekolah.

Ketua Tim PPM Teknologi Informasi POLINEMA yakni Yuri Ariyanto menjelaskan bahwa kegiatan ini berangkat dari temuan infrastruktur jaringan sekolah yang belum optimal dalam menangkal ancaman siber, seperti malware dan pencurian data.

Pemasangan firewall berbasisnopen source oleh para dosen Politeknik Negeri Malang di SMA Islam Kepanjen Malang

“Kami mengimplementasikan firewall berbasis open source dengan platform Wazuh,” ujar Yuri.

Teknologi ini dilengkapi berbagai fitur canggih, termasuk Intrusion Detection and Prevention System (IDPS) untuk mendeteksi dan mencegah serangan secara real-time, file integrity monitoring, hingga threat hunting.

Pemasangan firewall ini dilakukan pada tanggal 13 Juni 2025, dan dilanjutkan dengan pendampingan teknis kepada pihak sekolah hingga tanggal 30 Juni 2025 dengan melibatkan sejumlah dosen ahli di bidangnya, seperti Yan Watequlis Syaifudin, ST., M.MT., Ph.D., Budi Harijanto, ST., M.M.Kom., Chandrasena Setiadi, S.T., M.Tr.T., M. Hasyim Ratsanjani, S.Kom., M.Kom., serta Hendra Pradibta, SE., MSc.

Selain pemasangan teknologi, tim juga memberikan pelatihan dan pendampingan intensif kepada staf IT sekolah agar mereka mampu mengelola sistem keamanan secara mandiri.

Pelaksanaan pemberian edukasi kepada guru dan staf sekolah mulai dari materi dasar hingga mengantisipasi serangan phishing

“Tujuan kegiatan ini juga untuk membangun kapasitas internal sekolah dalam mengelola jaringan secara berkelanjutan,” tambah Yuri.

Untuk meningkatkan kesadaran, tim PPM POLINEMA juga mengadakan edukasi tentang keamanan siber bagi guru dan staf mulai dari hal mendasar seperti penggunaan kata sandi yang kuat hingga cara mendeteksi serangan phishing.

Yuri berharap, penerapan sistem keamanan yang optimal dan jaringan yang lebih aman oleh siswa, guru dan staf sekolah SMA Islam Kepanjen setelah dipasang firewall tersebut dapat menjadi contoh positif bagi sekolah lain di Kabupaten Malang.

“Kolaborasi ini mencerminkan komitmen Politeknik Negeri Malang dalam pemberdayaan masyarakat melalui inovasi teknologi informasi,” pungkas Yuri Ariyanto. (Red)