Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Rektor Universitas Widya Gama (UWG) Malang, Dr. Anwar, S.H., M.Hum., menekankan pentingnya integritas bagi mahasiswa baru dalam menghadapi tantangan krisis moral yang melanda bangsa. Penanaman nilai-nilai ini dilakukan melalui Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) yang menghadirkan tokoh nasional, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015, Dr. Abraham Samad, S.H., M.H., pagi tadi, Sabtu (30/08/2025).
Dalam kegiatan yang berlangsung secara hybrid (daring, dan luring), kehadiran Abraham Samad mendapat sambutan hangat dari para mahasiswa. Antusiasme terlihat dari banyaknya pertanyaan, baik dari peserta yang hadir langsung maupun yang mengikuti secara virtual.

Dr. Anwar menjelaskan bahwa kehadiran Abraham Samad adalah upaya membekali mahasiswa agar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas yang tinggi.
“Kalau kita cermati kondisi berbangsa pada saat-saat ini, kita tengah dilanda oleh krisis moral, krisis akhlak, dan krisis etik yang ujungnya bersumber pada integritas itu,” ujar Dr. Anwar.
Lebih lanjut, ia berharap pembekalan langsung dari Abraham Samad dapat menanamkan kesadaran tentang pentingnya integritas sejak dini. Dengan demikian, mahasiswa atau alumni UWG tidak akan menjadi bagian dari masalah.
“Dengan pembekalan langsung dari Mantan Ketua KPK ini, kami berharap mahasiswa Universitas Widya Gama Malang ini dari awal kuliah atau bahkan sejak dari PKKMB ini sudah tertanamkan tentang pentingnya integritas seseorang sebagai seorang cendekiawan yang nanti akan menjadi seorang sarjana,” ungkap pria yang ternyata juga senior Abraham Samad saat menempuh pendidikan Strata 1.
Dr. Anwar menilai integritas Abraham Samad tidak perlu diragukan lagi. Ia menyebut mantan Ketua KPK itu sebagai teladan yang harus dicontoh agar mahasiswa dapat berjalan di jalur yang benar.
“Orang-orang seperti ini yang harus dijadikan contoh sehingga kita dapat berjalan di jalur yang benar. Jangan takut berjalan di tempat yang benar, apalagi untuk para cendekiawan seperti para mahasiswa Universitas Widya Gama Malang ini,” tutupnya. (A.Y)
