~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mengubah Nasib UMKM Desa, Sinergi Dosen POLINEMA dan Warga Tulus Besar Berbuah Manis

Mengubah Nasib UMKM Desa, Sinergi Dosen POLINEMA dan Warga Tulus Besar Berbuah Manis

  • account_circle Agus Yuwono
  • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
  • visibility 616
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Desa Tulus Besar di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, tak hanya dikenal dengan hamparan sawah hijau. Di balik kesederhanaan pedesaan, tersimpan potensi besar dari para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), salah satunya adalah UMKM Aneka Keripik “Barokah”. Selama bertahun-tahun, usaha ini menjadi tumpuan ekonomi keluarga dan membuka lapangan kerja bagi warga sekitar. Namun, mereka menghadapi tantangan klasik seperti keterbatasan teknologi, manajemen, dan pemasaran yang serba manual.

Sebelumnya, produksi dilakukan secara tradisional, dari menggoreng hingga mengemas. Pencatatan keuangan pun seadanya, hanya mengandalkan ingatan untung-rugi. Pemasaran hanya sebatas menitipkan produk di warung tetangga dengan kemasan plastik polos tanpa merek atau label menarik. Kondisi inilah yang memotivasi dosen Politeknik Negeri Malang (Polinema) untuk turun tangan.

Sebagai desa mitra Polinema, Desa Tulus Besar menjadi lokasi Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Dipimpin oleh Dr. Drs. Ludfi Djajanto, M.BA., tim PKM yang terdiri dari dosen, staf, dan mahasiswa datang membawa semangat perubahan.

“Kami ingin UMKM Aneka Keripik ini berkembang, dari yang hanya mampu bertahan menjadi usaha yang benar-benar berdaya saing,” kata Ludfi.

Program ini dirancang bukan sekadar pelatihan, melainkan pendampingan jangka panjang dari Mei hingga Oktober 2025. Pendekatan partisipatif diterapkan, di mana tim Polinema mendengarkan langsung keluh kesah para pelaku UMKM. Solusi yang ditawarkan pun menyeluruh, termasuk bantuan mesin dan peralatan produksi.

Langkah pertama adalah diversifikasi produk. Pelaku UMKM dilatih memproduksi varian rasa baru dan produk lain seperti keripik bayam, singkong, hingga rempeyek kacang hijau. Pelatihan ini mendatangkan narasumber eksternal yang berpengalaman, membuat para peserta semakin antusias dan berani bereksperimen.

Setelah itu, bantuan mesin dan peralatan diserahkan. Ini mengubah proses produksi yang tadinya manual menjadi lebih modern dan efisien. “Bantuan mesin ini bukan hanya sekadar alat, tetapi simbol harapan baru,” ujar Dr. Muhammad Akhlis Riza, ST., MT., Koordinator PKM POLINEMA.

Tak hanya produksi, masalah manajemen dan pemasaran juga diperbaiki. Tim PKM Polinema melatih para pelaku UMKM mendesain kemasan modern, lengkap dengan merek dan label. Hasilnya, keripik yang dulunya terbungkus plastik polos kini tampil lebih menarik dan siap bersaing.

Langkah inovatif lainnya adalah pengenalan pemasaran digital. Pelaku UMKM diajarkan menggunakan media sosial seperti Instagram dan WhatsApp.

“Sekarang orang bisa pesan lewat WA, kami kirim foto, tinggal transfer, langsung kirim barang,” ungkap Tinemu, pelaku usaha UMKM.

Program PKM ini mulai menunjukkan hasil nyata. Kapasitas produksi meningkat, variasi produk bertambah, dan jangkauan pemasaran meluas, bahkan hingga luar Malang. Pendapatan UMKM pun perlahan naik.

Lebih dari sekadar peningkatan angka, program ini juga menumbuhkan rasa percaya diri pada para pelaku UMKM bahwa mereka mampu bersaing. “Kegiatan ini sangat bermanfaat, tidak hanya pelatihan tapi juga bantuan mesin dan alat,” ujar Rendra, Sekretaris Desa Tulus Besar. “Bapak Kepala Desa sangat mendukung karena ini membantu menyelesaikan masalah UMKM dan meningkatkan perekonomian desa kami.”

Transformasi UMKM Aneka Keripik “Barokah” menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa bisa melahirkan perubahan signifikan yang berkelanjutan, membawa harapan baru dan kemandirian ekonomi. (Red)

  • Penulis: Agus Yuwono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dandim 0833 Kota Malang Hadiri Apel Akbar Pengawasan Pemilu 2019

    Dandim 0833 Kota Malang Hadiri Apel Akbar Pengawasan Pemilu 2019

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2019
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Letkol Inf Tommy : TNI Polri akan turut menjaga agar pelaksanaan Pemilu bisa berjalan dengan lancar, aman dan damai. Kota Malang – Menjelang pelaksanaan Pesta Demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) tanggal 17 April 2019 mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menggelar Apel Akbar Pengawasan Pemilu 2019 di Alun-Alun Merdeka kota Malang pagi hari tadi, Jumat (12/04). Nampak […]

  • Kota Malang Bersholawat dan Doa Bersama Untuk Indonesia

    Kota Malang Bersholawat dan Doa Bersama Untuk Indonesia

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2019
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Dihadiri Akbar Tanjung dan nggota DPR RI dari berbagai partai. Kota Malang – Menggandeng Majelis Sholawat Darul Musthofa pimpinan Romo Ahmad Soeroso Bin Sodri, ribuan masyarakat kota Malang bersholawat dan doa bersama untuk Indonesia. Nampak hadir dalam rombongan tamu antara lain tokoh politik senior Partai Golkar Akbar Tanjung, anggota komisi VII DPR RI dapil Malang […]

  • Abah Anton : saya tawarkan potensi investasi kepada HT

    Abah Anton : saya tawarkan potensi investasi kepada HT

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2017
    • account_circle redaksi
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Kota Malang – Meskipun nuansanya sangat kental dengan aroma politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan di kota Malang,  namun kunjungan Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo),  Hary Tanoesoedibjo ke rumah dinas Wali Kota Malang dibantah terkait dengan urusan Pilkada. Usai menemui Hary Tanoesoedibjo (HT), Wali Kota Malang,  H.  M. Anton menyatakan kunjungan HT […]

  • Mahasiswa FKH UB tengah melakukan pemeriksaan hewan kurban di lokasi penjualan hewan qurban siang tadi (Foto : Agus Yuwono)

    Mahasiswa FKH UB Sudah Mulai Periksa Kesehatan Hewan Kurban di Berbagai Lokasi Sejak Pekan Lalu

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Meski secara resmi baru diberangkatkan untuk bertugas pagi hari tadi, mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (FKH UB) ternyata sudah beberapa hari melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di berbagai lokasi di Malang Raya, Jawa Timur, hingga sejumlah daerah lainnya. Salah satu lokasi yang mendapat pendampingan mahasiswa FKH UB berada di […]

  • Breadtalk Hadir di Giant Kebonsari Malang

    Breadtalk Hadir di Giant Kebonsari Malang

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2017
    • account_circle redaksi
    • visibility 2.149
    • 1Komentar

    Kota Malang – melihat Animo masyarakat kota Malang dan sekitarnya terhadap produk roti yang diproduksinya, BreadTalk akhirnya turut membuka outlet kedua di kota Malang bersamaan dengan pembukaan Giant Kebonsari kota Malang, Jumat (29/9). Brand Manager BreadTalk Indonesia, Tessa Andriani menjelaskan bahwa outlet BreadTalk di Giant Kebonsari merupakan outlet kedua yang ada di Malang yang ada […]

  • MoU Sinergi Smartfren dengan Moratel untuk meluncurkan layanan internet True QuadPlay

    Sinergi Smartfren Dan Moratel Hadirkan True QuadPlay Untuk Target Pasar Internet QuadPlay di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Jakarta ADADIMALANG – Dalam rangka menghadirkan berbagai macam layanan dalam satu nomor, Smartfren bersinergi dengan Moratel yang menghadirkan produk terbarunya yaitu True QuadPlay sebagai layanan internet untuk gaya hidup digital di Indonesia saat ini. True QuadPlay menjadi satu produk dengan satu billing yang mengombinasikan keunggulan dari kedua perusahaan dimana keunggulan True QuadPlay adalah pelanggan dapat […]

expand_less