Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Pelaksanaan Jambore Adiwiyata HPAI (Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia) Jawa Timur tahun ini membawa kejutan. Kota Malang, yang dikenal sebagai Kota Pendidikan dan Pariwisata, terpilih mendadak sebagai tuan rumah, dan lokasinya berada di tempat yang tak biasa yakni Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang.

Keputusan yang hanya berjarak satu bulan dari pelaksanaan ini sontak disambut antusias sekaligus keterkejutan oleh penggiat lingkungan setempat. Sulaiman Sulang, SS., MAP., Ketua DPW HPAI Malang Raya, mengungkapkan rasa bahagia atas penunjukan yang mendadak ini.

“Dipilihnya Kota Malang sebagai lokasi pelaksanaan Jambore ini hanya satu bulan waktunya, sehingga berbahagialah kami yang ada di Malang dipilih sebagai lokasi jambore nasional di mana tidak semua daerah dipilih oleh Astra,” ungkap Sulaiman. Pemilihan Malang ini menjadi kehormatan besar, mengingat tidak setiap daerah mendapat kepercayaan serupa dari pihak sponsor utama seperti Astra.

Pemilihan lokasi Jambore yang terpusat di TPA Supit Urang bukan tanpa alasan. Sulaiman Sulang menjelaskan, keputusan ini memiliki nilai historis dan edukasi yang kuat. Setelah terpilih menjadi lokasi kegiatan, HPAI Malang Raya segera menindaklanjuti dengan melakukan audiensi bersama Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang untuk meminjam lokasi tersebut.

DLH Kota Malang menyambut baik permintaan tersebut. TPA Supit Urang dianggap sebagai lokasi ideal karena menyimpan sejarah penting bagi komunitas lingkungan. Lima tahun silam, HPAI bersama berbagai pihak telah melakukan aksi nyata di sana.

“TPA Supit Urang dipilih karena adanya sejarah di mana lima tahun yang lalu HPAI menanam tanaman buah langka Nusantara di sini sebanyak seribu pohon di mana satu truk bibit pohonnya dikirim oleh Astra dari Jakarta,” jelas Sulaiman Sulang.

Dengan digelarnya Jambore di lokasi ini, Sulaiman berharap para peserta akan mendapatkan pengalaman yang lebih bermakna. Mereka dapat langsung melihat hasil kerja keras dan komitmen komunitas lingkungan di Kota Malang dalam mengubah area pemrosesan sampah menjadi kawasan yang lebih hijau dan produktif.

“Dengan dilaksanakan di TPA Supit Urang maka harapannya peserta Jambore akan dapat melihat hasil karya nyata komunitas lingkungan yang ada di Kota Malang,” pungkas Sulaiman Sulang, yang pada pagi hari itu juga baru saja dilantik sebagai Pengurus HPAI Jawa Timur.

Penunjukan TPA Supit Urang sebagai lokasi perhelatan akbar ini menjadi bukti nyata bahwa kawasan yang identik dengan permasalahan sampah pun dapat bertransformasi menjadi pusat edukasi dan inspirasi bagi gerakan lingkungan, khususnya bagi para penggiat Adiwiyata dari seluruh Jawa Timur. (A.Y)