Kota Malang | ADADIMALANG.COMFakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) merayakan hari jadinya yang ke-14 bertepatan dengan pelaksanaan agenda internasional, Filkom UB Academic And Cultural Exchange On Information Technology (Face IT) hari ini. Momen pertambahan usia ini menjadi penanda penting bagi FILKOM UB untuk mengevaluasi capaian dan merencanakan langkah ke depan.

Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-14, FILKOM UB menggelar Tasyakuran yang dihadiri oleh para dosen dan pegawai. Acara berlangsung hangat di aula algoritma lantai 2 FILKOM UB siang tadi.

Dekan FILKOM UB, Tri Astoto Kurniawan, Ph.D., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa tasyakuran kali ini memiliki makna ganda. Selain menandai usia 14 tahun FILKOM UB, kegiatan ini juga dirangkai dengan agenda lepas sambut bagi tenaga kependidikan yang baru saja menyelesaikan program rotasi dari Universitas Brawijaya.

“Semoga yang dirotasi ke tempat baru harapannya akan dapat lebih bersinar lagi agar dapat lebih berkontribusi untuk pengembangan Universitas Brawijaya semakin melesat,” ungkap Tri Astoto, memberikan semangat kepada para pegawai yang berpindah tugas.

Kepada tenaga kependidikan yang baru bergabung, Dekan menaruh harapan besar agar mereka dapat meneruskan perjuangan yang telah dirintis oleh para pendahulunya. Tri Astoto juga menekankan pentingnya pembangunan pondasi yang kuat untuk masa depan fakultas.

“Tugas kita saat ini adalah melanjutkan perjuangan sebagaimana kebijakan akademik untuk pengembangan jangka panjang FILKOM UB untuk membangun pondasi yang kuat. Kita tersisa 2 tahun lagi menuju 2027 untuk memastikan bahwa FILKOM UB memiliki infrastruktur fisik dan non fisik untuk bergerak maju,” jelas Dekan FILKOM UB tersebut.

Melihat berbagai capaian yang sudah diraih, Tri Astoto mengajak seluruh sivitas akademika untuk lebih bersyukur. Optimisme tinggi juga disampaikan Dekan terkait potensi yang dimiliki fakultas.

“Semoga di usia 14 tahun ini FILKOM UB semakin matang sebagai sebuah organisasi, dan dapat mengembangkan potensi yang ada. Saya sangat optimis karena masih banyak sivitas akademika dengan semangat muda untuk menjalankan pendidikan agar mahasiswa kita mampu menjadi talenta unggul di Indonesia dan juga Internasional,” pungkas Tri Astoto Kurniawan.

Acara tasyakuran kemudian ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng. Tri Astoto Kurniawan menyerahkan potongan tumpeng tersebut kepada para Dekan FILKOM UB sebelumnya yang turut hadir di lokasi, sebagai simbol penghormatan dan keberlanjutan. (Red)