Kota Malang | ADADIMALANG.COM – Pemanfaatan teknologi digital kini menjadi salah satu strategi utama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah. Sistem digital dipadukan dengan layanan jemput bola agar pembayaran pajak lebih mudah diakses masyarakat.

Kepala Bapenda Kota Malang, Dr. Handi Priyanto, AP., M.Si., menyampaikan bahwa berbagai inovasi tersebut dirancang untuk membawa perubahan nyata pada peningkatan pendapatan daerah.

“Contohnya dari kegiatan Sobo Kelurahan, Sobo RW, dan Gebyar Sadar Pajak, maka tentunya diharapkan akan terjadi peningkatan perolehan Pajak Daerah dengan cara jemput bola langsung ke masyarakat,” ujar Handi.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi dan pengawasan pajak daerah menjadi kunci utama. Bapenda ingin memastikan layanan bisa dirasakan langsung oleh warga tanpa harus datang ke kantor pajak.

“Jadi kita mendekatkan layanan kepada masyarakat. Dengan layanan yang semakin dekat maka masyarakat akan semakin mudah mengakses layanan. Harapannya akan semakin banyak transaksi yang dilaksanakan saat Sobo Kelurahan hingga Sobo RW,” ungkapnya.

Inovasi digital dan pola kerja tersebut menarik perhatian anggota Badan Legislatif Kota Malang yang pada hari Rabu kemarin (08/01/2025) mendatangi kantor Bapenda kota Malang.

Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji melakukan kunjungan kerja ke Command Centre Bapenda Kota Malang. Kunjungan itu bertujuan melihat langsung sistem pemantauan pajak dan kinerja Bapenda sebagai pengelola pendapatan daerah.

“Ya kita ingin melihat secara langsung bagaimana cara pemantauan perolehan Pajak Daerah yang dikelola oleh Bapenda Kota Malang ini,” ujar Bayu Rekso Aji.

Bayu menilai Bapenda Kota Malang telah memanfaatkan teknologi untuk memperkuat transparansi dan akurasi pengelolaan pajak. Pada kesempatan tersebut, ia juga meninjau berbagai layanan digital yang sudah berjalan seperti e-SPPT, e-BPHTB, Si PETAPA, dan e-Tax dalam aplikasi PERSADA.

Melalui penerapan sistem digital dan pendekatan langsung ke masyarakat, Handi yakin kontribusi pajak daerah akan memberikan dampak nyata bagi pembangunan Kota Malang. Infrastruktur, fasilitas publik, serta pelayanan masyarakat diharapkan terus meningkat seiring bertambahnya penerimaan pajak. (A.Y)