Kota Malang | ADADIMALANG.COM – Upaya memperkuat penerapan program Aku Hatinya (Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman) PKK mendorong perwakilan Pokja 3 Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Barat melakukan kunjungan pembelajaran ke Rumah Prestasi Glintung Go Green (RP 3G) siang hari tadi, Senin (17/11/2025).
Rombongan dari sabupaten Kutai Barat memulai rangkaian kunjungan dari Kampung Semar Arjosari dan Kampung Wonosari Go Green, dimana dua wilayah tersebut merupakan binaan Ir. Bambang Irianto, tokoh Pembina Lingkungan Nasional dari Kota Malang. Kedua kampung tersebut telah dikenal luas sebagai model penguatan lingkungan berbasis masyarakat.
Di Rumah Prestasi Glintung Go Green (RP 3G), para peserta mempelajari penerapan program Aku Hatinya PKK secara langsung, mulai dari strategi perawatan lingkungan, penguatan peran keluarga, hingga model kolaborasi warga dalam membangun kawasan permukiman yang layak huni dan berkelanjutan.

Usai sesi materi, Ir. Bambang Irianto menyampaikan bahwa kunjungan ini bukan yang pertama dilakukan oleh PKK Kutai Barat.
“Setelah kunjungan pertama dari Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Barat bersama para pengurusnya, dilanjutkan tahun 2023 hadir perwakilan dari sembilan kampung ke RP 3G yang dilanjutkan dengan mengundang saya ke Kutai Barat mengunjungi 39 kampung di Kutai Barat,” ungkap Bambang Irianto.
Berdasarkan pengalaman pendampingan di 39 kampung tersebut, Bambang menggarisbawahi bahwa perubahan cara pandang warga menjadi faktor paling menentukan.
“Dari hasil kunjungan dan pengalaman saya ke Kutai Barat, ada beberapa kesimpulan yakni mindset warga harus dibongkar untuk mau membangun kampungnya dengan bergerak apa adanya dulu,” tegasnya.
Pendampingan pun akan dilanjutkan untuk memperkuat perubahan tersebut agar selaras dengan kebutuhan tiap kampung.
“Kali ini kunjungan Pokja 3 Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Barat ini programnya adalah Aku Hatinya PKK, dimana kita lakukan melalui pendekatan kampung tematik yang kita bangun di permukiman. Warga sudah harus meningkatkan ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan dari kawasan permukimannya, tingkatkan kualitas lingkungan di permukiman dengan konservasi air dan penghijauan, pengolahan sampah dan lain sebagainya,” ungkap Bambang.
Penerima penghargaan Kalpataru itu menegaskan bahwa tujuan utama Aku Hatinya PKK adalah menciptakan lingkungan permukiman yang lebih sehat dan berkualitas.
Ia juga berharap kehadiran rombongan PKK Kutai Barat menjadi awal penguatan kolaborasi lintas instansi agar pendampingan bisa berjalan optimal.
“Semoga dengan kehadiran rombongan di sini, maka dapat dilakukan tahap pendampingan yang dapat didukung oleh OPD terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertahanan dan Ketahanan Pangan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat untuk masuk ke kampung-kampung hatinya PKK yang sudah bergerak.”
Kunjungan ini menegaskan komitmen TP PKK Kutai Barat untuk memperkuat kualitas lingkungan keluarga dan permukiman berbasis partisipasi warga, sembari mengadopsi praktik baik dari Kota Malang yang telah terbukti berhasil. (A.Y)
