Kab. Malang | ADADIMALANG.COM — Pendopo Agung Kabupaten Malang pagi tadi, Rabu (19/11/2025), menjadi saksi pengukuhan Pengurus Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Malang untuk periode 2025–2030. Prosesi pengukuhan terasa istimewa karena dihadiri langsung oleh Bupati Malang, M. Sanusi.

Ketua PHRI BPD Jawa Timur, Dwi Cahyono, menyampaikan bahwa pengukuhan ini telah lama direncanakan namun baru bisa direalisasikan hari ini. Ia menilai kehadiran BPC PHRI Kabupaten Malang sangat penting untuk memperkuat ekosistem pariwisata di wilayah Malang Raya.

“Memang ada kekosongan di Malang Raya ini khususnya di Kabupaten Malang, saat kita menghadirkan wisatawan di Kota Batu sudah bergeliat, begitu pun juga di Kota Malang,” ungkap Dwi Cahyono.

Dwi juga berharap kepengurusan baru yang dipimpin oleh Teguh Hadi Saputro dapat berproses secara cepat dan membangun sinergi erat bersama Pemerintah Kabupaten Malang.

“Saya tadi sudah berkomunikasi dengan Pak Sanusi sebagai Bupati Malang agar dapat mendukung PHRI Kabupaten Malang yang juga bertujuan membantu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malang. Tolong PHRI dibantu untuk kemajuan pariwisata yang tentunya banyak membutuhkan kebijakan dari pemerintah daerah,” ujar Dwi usai pengukuhan.

Dalam sambutannya, Ketua PHRI BPC Kabupaten Malang yang baru dikukuhkan, Teguh Hadi Saputro, memaparkan tiga agenda utama yang akan dijalankan selama masa kepemimpinannya.

“Yang pertama adalah program-program untuk penguatan organisasi ya mengingat saat ini jumlah anggota PHRI Kabupaten Malang masih di angka 30 sementara jumlah hotel dan restoran di Kabupaten Malang masih banyak,” jelas Teguh Hadi.

Program kedua berfokus pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia sektor perhotelan dan restoran.

“Program kedua yang ingin dijalankan adalah melakukan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal hospitality dan layanan teman-teman perhotelan dan restoran di wilayah Kabupaten Malang,” tambah Teguh.

Sementara itu, agenda ketiga diarahkan pada sinergi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Malang untuk mendorong pertumbuhan pariwisata.

“Program ketiga saya adalah bersinergi dengan Kabupaten Malang mengingat Pemerintah Kabupaten Malang sudah mau benar-benar serius untuk pariwisatanya, sehingga kita akan menguatkan,” tegasnya.

Teguh mengungkapkan bahwa hotel dan restoran anggota PHRI telah menyiapkan berbagai paket wisata. Namun menurutnya, aspek promosi masih perlu diperkuat agar efek ekonomi sektor pariwisata semakin terasa luas.

Okupansi Hotel Melonjak Jelang Nataru

Menyambut momen Natal dan Tahun Baru 2025, Teguh menyebut okupansi hotel di Kabupaten Malang mengalami tren peningkatan yang sangat signifikan.

“Saat ini untuk Sabtu atau akhir pekan di hotel-hotel anggota PHRI bisa sampai 100 persen terisi, minimal di angka 80 persen terisi. Dan di dua minggu terakhir ini terjadi lonjakan yang luar biasa, 100 persen terus sampai menolak tamu,” tutupnya.

Pemkab Malang Tegaskan Dukungan

Komitmen pemerintah daerah terhadap PHRI juga disampaikan langsung oleh Bupati Malang, M. Sanusi. Ia menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan pariwisata melalui sinergi dengan pelaku industri perhotelan dan restoran.

“Nanti saya buat Surat Edarannya agar setiap OPD di Pemerintah Kabupaten Malang jika melaksanakan kegiatan di hotel harus di wilayah Kabupaten Malang,” kata Sanusi.

Saat ditanya apakah akan diberikan sanksi apabila terdapat OPD yang tidak mematuhi kebijakan tersebut, Bupati menyampaikan langkah tegas.

“Ya sebelum kegiatan kan mereka mengajukan izin, jika tidak di hotel Kabupaten Malang ya nanti tidak kita setujui pelaksanaannya,” tegas Bupati Malang. (A.Y)