Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Menutup penghujung tahun 2025, Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Kota Malang menggelar doa bersama dan santunan anak yatim sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk keselamatan bangsa dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan Selasa pagi, 30 Desember 2025, dan berlangsung serentak dengan agenda serupa yang digelar PAN dari tingkat pusat hingga daerah.

Doa akhir tahun ini digelar sebagai respons atas berbagai bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya di Sumatera, yang menelan korban dalam jumlah tidak sedikit. Melalui kegiatan ini, PAN ingin menghadirkan empati sekaligus mengajak masyarakat memanjatkan doa bersama di tengah situasi yang memerlukan kepedulian kolektif.

Sebanyak 100 orang lebih anak yatim di kota malang mendapatkan santunan dari Pengurus DPD PAN Kota Malang dan melakukan doa bersama akhir tahun (Foto : Agus Yuwono)
Sebanyak 100 orang lebih anak yatim di kota malang mendapatkan santunan dari Pengurus DPD PAN Kota Malang dan melakukan doa bersama akhir tahun (Foto : Agus Yuwono)

Ketua DPD PAN Kota Malang, Eko Hadi Purnomo, SH., menyampaikan bahwa kegiatan doa akhir tahun dan santunan anak yatim di Kota Malang dilaksanakan secara bersamaan dengan agenda DPP PAN di Jakarta. Seluruh rangkaian acara terhubung secara virtual sehingga pengurus dan peserta di daerah dapat mengikuti kegiatan pusat pada waktu yang sama.

“Oleh karena itu tadi kita mengikuti kegiatan di DPP secara virtual secara bersama-sama termasuk mengikuti tausyiah dari Ustad Das’ad Latif,” ungkap Ketua DPD PAN Kota Malang.

Kegiatan di Kota Malang dihadiri lebih dari 100 anak yatim yang merupakan binaan Masjid Al Falah Sukun serta perwakilan anak yatim dari masyarakat sekitar. Para peserta anak yatim hadir bersama ibu mereka, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.

“Alhamdulillah hari ini kita mengumpulkan anak yatim yang ada di Kota Malang, sekitar 100 orang lebih untuk melakukan doa bersama bagi keselamatan bangsa di akhir tahun 2025 ini,” ujar Eko.

Melalui doa bersama dan santunan tersebut, Eko berharap doa anak yatim yang dikenal mustajab dapat menjadi wasilah bagi terwujudnya Indonesia yang aman dan semakin sejahtera, termasuk bagi masyarakat Kota Malang. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial akhir tahun, melainkan wujud kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap kondisi bangsa.

Dalam kesempatan itu, Eko juga menyampaikan harapannya terkait kepemimpinannya sebagai Ketua DPD PAN Kota Malang. Ia optimistis, dengan kerja kolektif dan kedekatan dengan masyarakat, PAN Kota Malang mampu meningkatkan perolehan kursi di DPRD Kota Malang pada Pemilu 2029 mendatang.

“Ya harapannya setiap dapil atau kecamatan di Kota Malang akan terisi Wakil dari PAN Kota Malang,” harap Eko Hadi Purnomo.

Secara keseluruhan, kegiatan doa bersama dan santunan anak yatim ini berlangsung meriah dan penuh keakraban antara peserta dan pengurus DPD PAN Kota Malang.

Perlu diketahui, di tingkat pusat, DPP PAN Jakarta juga menyerahkan bantuan bencana secara simbolis senilai Rp 5 miliar untuk korban bencana alam di Sumatera, sebagai bagian dari rangkaian doa akhir tahun yang digelar secara nasional. (A.Y)