Antusias sangat tinggi hingga lebihi kuota yang disediakan.
ADADIMALANG – Dalam rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke 75, secara serentak dilaksanakan program vaksinasi masal hari ini. Salah satunya adalah di kota Malang yang ditempatkan di gedung Sasana Krida Universitas Negeri Malang (UM) mulai pagi hari tadi, Sabtu (26/06/2021).
Dalam kegiatan yang diberi tema ‘Serbuan Vaksinasi TNI Polri’ tersebut ternyata telah diawali dengan pendaftaran calon penerima di lima polsek yang ada di kota Malang. Bahkan sebelum pelaksanaan vaksinasi hari ini, di lima Polsek jajaran Polresta Malang Kota juga telah melaksanakan vaksinasi masal dengan kuota 300 penerima vaksin setiap harinya.
Kesadaran akan pentingnya vaksinasi ini rupanya sudah benar-benar dimiliki oleh masyarakat kota Malang yang ditunjukkan dengan antusias yang tinggi datang ke lokasi untuk menjalani pemberian vaksin.
Sayangnya, antusias yang tinggi tersebut di awal kegiatan nampaknya kurang diantisipasi petugas sehingga muncul kerumunan masyarakat yang ingin segera divaksin. Namun kerumunan tersebut berhasil dipecahkan dan ditertibkan petugas dengan membuat barikade dan penempatan petugas yang lebih banyak di beberapa titik pengumpulan massa.
“Antusias masyarakat sangatlah tinggi, bahkan sebelum jadwal mereka divaksin malah sudah datang ke lokasi ini sehingga menumpuk. Misalkan saja nomor pendaftaran mereka baru akan dilayani pada pukul 10.00 WIB, namun karena antusias jam 08.00 WIB sudah tiba sehingga nampak menumpuk di sini. Sudah kami atur dan terapkan protokol kesehatan termasuk memberikan hand sanitizer karena yang datang telah menggunakan masker,” ungkap Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto SIK di lokasi kegiatan.
Lebih lanjut Kapolresta Malang Kota menegaskan bahwa satu juta vaksin yang menjadi program tersebut bukan diberikan hanya di kota Malang semata melainkan di 34 Provinsi seluruh Indonesia.
Masyarakat kota Malang yang telah mendaftar dan memiliki nomor pendaftaran diberikan tempat menunggu panggilan yang disesuaikan dengan tempat pendaftaran atau Polsek terdekat di tempat tinggal mereka sehingga tidak bercampur dengan warga dari wilayah yang lain.
“Hari ini ada 1.500 warga yang akan mendapatkan vaksin dimana mereka telah mendaftarkan diri di lima polsek yang ada. Tidak perlu khawatir, vaksin yang diberikan ini aman dan halal,” ungkap AKBP Budi Hermanto SIK.
Saat ditanya banyak masyarakat yang langsung datang ke lokasi tanpa mendaftar di polsek di hari sebelumnya, Kapolresta Malang Kota tersebut menegaskan akan melihat terlebih dahulu stok vaksin di lokasi apakah masih tersedia atau sudah habis.
“Jangan khawatir, setelah hari ini pemberian vaksin juga masih akan kami laksanakan. Tetapi kami juga menunggu distribusi vaksin yang dikirimkan dari pusat,” pungkas AKBP Budi Hermanto SIK.
Pemberian vaksin masal kali ini juga nampak diikuti oleh kalangan lanjut usia (lansia) dimana nampak dua orang lansia yang duduk di kursi roda juga melakukan vaksinasi ditemani keluarga mereka.
“Saya dan nenek saya kali ini yang divaksin setelah didaftarkan orang tua saya. Saya ingin divaksin di sini karena vaksin yang diberikan adalah Sinovac yang informasinya minim sekali efek samping setelah disuntikkan,” ungkap Raihana Putri yang merupakan warga Mangliawan Pakis, Kabupaten Malang.
Raihana datang bersama dengan neneknya yakni Etjih Sukarsih yang sudah berusia 74 tahun sehingga datang dengan menggunakan kursi roda. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.