Aman diterapkan pada fasilitas publik.

ADADIMALANG – Penggunaan disinfektan di masa pandemi Covid-19 menjadi suatu kebutuhan yang tidak dapat ditinggalkan.

Menyemprotkan desinfektan pada benda yang paling sering disentuh dan digunakan banyak orang seperti gagang pintu dan keran air di toilet umum menjadi sangat penting untuk mengurangi risiko penularan virus Covid-19.

Menyadari potensi penggunaan disinfektan tersebut dan merasa perlu adanya disinfektan yang berbahan baku alami, tiga orang mahasiswa dari Politeknik Negeri Malang (Polinema) melakukan riset tentang efektifitas desinfektan alami dari daun pulai (Alstonia scholaris) untuk toilet umum.

Tim yang melakukan riset dalam Program Kreativitas Mahasiswa tersebut antara lain Poppy Puspa Maya, Fania Ayu Rahmadhani dan Anisa Rahma Dewi dari Prodi D-IV Teknologi Kimia Industri Polinema, di bawah bimbingan Ade Sonya Suryandari, S.T., M.T., M.Sc. .

“Penggunaan bahan kimia sintetis pada desinfektan tidak aman dan menyisakan residu perusak lingkungan. Untuk itu, perlu digantikan dengan bahan alami, diantaranya daun Pulai,” ujar Poppy Puspa Maya yang merupakan Ketua Tim.

Penelitian Daun Pulai tersebut dimulai dengan melakukan ekstraksi maserasi daun Pulai dan distilasi untuk memperoleh ekstrak murni yang kemudian dilakukan uji skrining fitokimia sebagai analisis kualitatif.

“Ekstrak murni daun pulai dibuat larutan dengan berbagai variasi konsentrasi. Setelah itu dilakukan pembiakan bakteri yang diperoleh dari sampling toilet umum SPBU pada media Lactose Broth yang diberi cakram disk paper dan diinjeksikan dengan ekstrak daun pulai. Selanjutnya dihitung zona hambat bakterinya untuk megetahui keefektifan ekstrak daun pulai,” ungkap anggota tim yang lainnya, Fania Ayu Rahmadhani.

Ade Sonya Suryandari, S.T., M.T., M.Sc. berharap program PKM-RE tersebut dapat berlanjut khususnya analisa kandungan daun pulai secara kuantitatif dan produksi desinfektan alami dalam jumlah besar.

“Tidak menutup kemungkinan produk riset semacam ini berpotensi untuk memiliki nilai komersial. Penggunaan produk riset ini kami upayakan untuk digunakan di Jurusan Teknik Kimia dan diharapkan dapat digunakan di lingkungan kampus Polinema. Riset ini dapat menjadi produk unggulan karya mahasiswa Polinema,” kata Anisa.

Melalui riset tersebut diharapkan masyarakat dapat lebih mempertimbangkan menggunakan desinfektan alami dari daun Pulai dibandingkan disinfektan sintensis yang mengandung bahan kimia berbahaya. (A.Y)