Miliki 19 hasil olahan hasil panen Urban Farming.

ADADIMALANG – Penilaian lomba Urban Farming (UF) tingkat Kota Malang telah dilaksanakan, dimana salah satunya dilaksanakan di RWX Pandanwangi sebagai wilayah yang mewakili Kelurahan Pandanwangi dalam lomba tersebut.

Pelaksanaan penjurian di RW X Pandanwangi tersebut telah dilaksanakan hari Kamis kemarin (09/06/2022) mulai pagi hingga siang hari.

Rombongan juri penilai tersebut memantau berbagai titik Urban farming di tujuh wilayah RT yang ada di RWX Pandanwangi tersebut, dengan pusat penilaian di Demplot di RT 5 yang disebut sebagai Kampung Limo.

Selain memantau pengolahan Urban Farming yang dilakukan oleh warga, juri penilai juga mencoba secara langsung berbagai hasil olahan warga dari hasil panen urban farming.

Seperti Ketua Tim Juri Penilai yakni M. Ridwan yang menikmati enaknya lulur bunga telang dan face spray yang berbahan baku sama, termasuk teh bunga Telang dan teh bunga Rosella.

Berbagai administrasi juga mendapat perhatian para juri penilai, mengingat buku administrasi merupakan satu dari sepuluh kriteria penilaian.

“RW X Pandanwangi ini luar biasa, karena semua kriteria penilaian yang ditetapkan oleh dewan juri telah terpenuhi. Bahkan hasil olahan jika di tempat yang lain hanya ada enam atau sepuluh saja, di sini tadi ada 19 dan sudah ada buku olahannya juga,” ungkap Ketua Tim Juri Urban Farming 2022, M. Ridwan.

Menurut Ridwan, juri telah menetapkan minimal ada enam buku yang harus ada sebagai bahan administrasi dalam pengelolaan urban farming oleh warga tersebut seperti buku Kas, buku Pembelian, buku pembibitan, buku penjualan atau panen, buku notulen dan buku tamu.

“Ada 10 kriteria yang menjadi bahan penilaian juri dalam lomba urban farming, dan dari hasil pemantauan di lokasi wilayah RW X Pandanwangi ini rasanya telah memenuhi seluruh kriteria penilaian yang telah ditetapkan oleh tim juri,” ungkap Ridwan.

Sementara itu Ketua RW X Pandanwangi, Anang TIS menyampaikan warganya sangat antusias dalam menyambut lomba urban farming tahun 2022 yang diikuti oleh wilayah RW X tersebut.

“Kami ingin mambangunkan wilayah RW X Pandanwangi ini dari tidurnya sehingga warga sangat antusias. Semua warga di tujuh RT juga turut berperan dalam keikutsertaan lomba urban farming ini, mulai menanam Toga di taman hingga di pekarangannya masing-masing,” ungkap Anang TIS.

Saat ditanya target keikutsertaan lombanya tersebut, Anang menegaskan target mendapatkan yang terbaik menjadi harapan semua warga RW X Pandanwangi dalam lomba urban farming kota Malang kali ini. (A.Y)