Pasar Misem Pasar Semar akan dilaksanakan setiap minggu jika animo warga tetap tinggi.
Kota Malang | ADADIMALANG.COM – Hari jadi pertama Kampung Semar yang ada di wilayah RT 6 RW 2 Kelurahan Arjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, disambut dengan semarak yang tak biasa hari ini, Minggu (25/05/2025).
Area kampung ramai oleh gelak tawa, semangat, dan geliat ekonomi rakyat dalam gelaran Festival UMKM Pasar Misem (Pasar Minggu Semar), sebuah perayaan penuh makna yang menyatukan semangat gotong royong dan harapan akan masa depan yang lebih baik.
Bukan sekadar perayaan ulang tahun, festival ini menjadi ajang pemberdayaan masyarakat lokal melalui promosi produk UMKM yang ada di Kampung Semar dan sekitarnya.
Lebih dari 40 pelaku usaha mikro menempati stan masing-masing, menawarkan berbagai produk mulai dari kuliner rumahan, kerajinan tangan, hingga minuman herbal.
“Melalui Festival UMKM Pasar Misem ini, kami ingin menghadirkan semangat untuk menyejahterakan warga, dengan memberi ruang kepada para pelaku UMKM agar berkembang bersama kampungnya,” ujar Ronaldo Rering selaku Ketua Panitia Festival UMKM Pasar Misem Kampung Semar Arjosari.
Kemeriahan acara makin terasa dengan digelarnya senam sehat yang diikuti oleh para warga dan pengunjung Pasar Misem, lomba mewarnai untuk anak-anak, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerja sama dengan Posyandu Cempedak Bima RW 2 Arjosari.
Kegiatan ini menjangkau seluruh kalangan dari anak-anak hingga lansia, menjadikan perayaan ulang tahun ini terasa inklusif dan menyentuh banyak lapisan masyarakat.

Sebelum membuka Festival UMKM Pasar Minggu Semar pagi tadi, Sekretaris Kecamatan Blimbing yakni Johan Fuady, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada warga dan panitia atas inisiatif luar biasa dari warga Kampung Semar. Ia menegaskan bahwa Festival UMKM ini sejalan dengan misi pembangunan Kota Malang ke depan.
“Kegiatan seperti ini sangat relevan dengan visi Malang 2025–2030 sebagai kota mbois dan berkelas. Kita ingin masyarakat yang berdaya, optimis, dan inovatif, serta sejahtera melalui perekonomian rakyat yang adaptif,” jelas Johan.
Menuju Kampung Mandiri dan Produktif
Pembina Kampung Semar yang juga turut hadir, Ir. H. Bambang Irianto, tokoh nasional di bidang pemberdayaan dan pembinaan lingkungan asal kota Malang ini memuji capaian Kampung Semar sebagai wujud dari roadmap yang telah dirancangnya.
“Kampung ini sudah siap melompat ke tahap green business. Semua kegiatan harus mendukung kesejahteraan warganya secara mandiri,” tegasnya.
Bambang Irianto juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah, akademisi, dan berbagai pihak untuk membawa Kampung Semar menembus kancah nasional.

“Saya akan kawal terus Kampung Semar Arjosari ini hingga menjadi tauladan Kampung Tematik di kota Malang ini dan sekitarnya,” tegas Bambang Irianto.
Meskipun hanya melibatkan pelaku UMKM di tingkat RT, RW dan kelurahan, namun festival UMKM Pasar Misem ini juga menjadi saksi bagaimana UMKM Kampung Semar dan sekitarnya naik kelas. Semua transaksi telah menggunakan sistem pembayaran digital QRIS, hasil dari pendampingan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang. Kemudahan ini sangat diapresiasi oleh para pengunjung.
“Saya jarang bawa uang tunai. Pakai QRIS lebih praktis, tinggal scan lewat HP. Oleh karena itu saya senang dengan Festival UMKM Pasar Misem ini karena bisa menggunakan QRIS,” ucap Vinta Afriyani, pengunjung muda dari Polowijen.

Pelaksanaan Pasar Misem sebagai perayaan Hari Jadi Kampung Semar Arjosari ini ditanggapi positif oleh para pengunjung yang tidak hanya berasal dari Kampung Semar dan sekitarnya saja.
Salah satunya adalah Elok yang menyampaikan rasa bangganya atas penyelenggaraan acara Festival UMKM Pasar Minggu Semar tersebut.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, menarik lebih banyak pengunjung, dan membuat Kampung Semar makin dikenal,” katanya.
Senada dengan itu, pelaku UMKM Sabrina Oki menilai acara ini sangat membantu perekonomian rumah tangga. “Kalau bisa tiap minggu, penghasilan warga bisa meningkat. Kreativitas ibu-ibu atau warga juga akan turut berkembang,” pungkasnya.
Festival UMKM Pasar Minggu Semar (Misem) Kampung Semar Arjosari bukan hanya selebrasi setahun berdirinya Kampung Semar semata tetapi juga tonggak baru menuju kemandirian ekonomi berbasis komunitas. (A.Y)
