Jakarta | ADADIMALANG.COM — Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Kampus vokasi unggulan ini berhasil meraih Penghargaan Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2024 dengan kualifikasi Informatif dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Stella Christie, Ph.D., dalam acara Rapat Koordinasi (Rakor) Humas dan Protokol Kemdiktisaintek yang berlangsung pada Rabu, 25 Juni 2025. Mewakili pimpinan POLINEMA, penghargaan diterima oleh Dr. Hudriyah Mundzir, SH., MH., selaku perwakilan Tim Kerja Kehumasan POLINEMA.
Apresiasi ini diberikan atas komitmen dan konsistensi POLINEMA dalam menerapkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. POLINEMA dinilai mampu menyajikan informasi yang akurat, relevan, mudah diakses publik, dan dikelola secara terbuka serta sistematis.
“Alhamdulillah, upaya bersama yang telah dilakukan POLINEMA untuk memperkuat fungsi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), mulai dari pembentukan struktur organisasi yang jelas, layanan informasi yang responsif, hingga dokumentasi kegiatan yang tertata dengan baik, mendapatkan apresiasi dari Kemdiktisaintek,” ungkap Direktur POLINEMA, Ir. Supriatna Adhisuwignjo, ST., MT.

Ia menambahkan bahwa POLINEMA terus berinovasi dalam mengembangkan kanal informasi digital untuk publik, termasuk melalui portal resmi ppid.polinema.ac.id. Situs ini dirancang dengan tingkat aksesibilitas tinggi dan ramah bagi penyandang disabilitas. Layanannya mencakup permohonan informasi, pengaduan masyarakat, sistem pelaporan dugaan pelanggaran (whistleblowing system), layanan urusan internasional, serta beragam informasi publik lainnya yang diperbarui secara berkala.
“Selain itu, POLINEMA juga aktif mengikuti proses monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi yang dilakukan oleh Komisi Informasi, serta terus berbenah untuk menyempurnakan pengelolaan informasi publik,” tambahnya.

Sementara itu, Prof. Ratih Indri Hapsari, ST., Ph.D., selaku Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama serta penanggung jawab PPID POLINEMA, juga menyambut baik penghargaan ini. Saat dihubungi via sambungan telepon, ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas upaya serius POLINEMA dalam menegakkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kualitas layanan publik.
“Namun, kami tidak melihat ini sebagai titik akhir, justru sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja di masa mendatang,” ujarnya.
Sebagai langkah tindak lanjut, POLINEMA berencana memperkuat kapasitas PPID, baik dari sisi sumber daya manusia maupun infrastruktur layanan informasi. Selain itu, kampus ini akan mengembangkan platform digital yang lebih interaktif, integratif, dan inklusif. Upaya ini juga dibarengi dengan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan serta evaluasi layanan publik kampus.
“Kami juga akan terus meningkatkan literasi keterbukaan informasi publik (KIP) di kalangan sivitas akademika agar budaya keterbukaan benar-benar menjadi bagian dari budaya institusi,” tegas Prof. Ratih.
Melalui berbagai inisiatif ini, POLINEMA menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi vokasi yang tak hanya unggul dalam hal akademik, tetapi juga menjadi teladan dalam praktik tata kelola yang terbuka, transparan, dan berintegritas. (A.Y)
