Kota Malang | ADADIMALANG.COMUniversitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang hari ini resmi memiliki nahkoda baru. Bertempat di GOR UNITRI, Prof. Dodi Wirawan Irawanto, SE., M.Com., Ph.D. resmi dilantik menjadi Rektor menggantikan Prof. Dr. Ir. Eko Handayanto, M.Sc. pagi tadi, Sabtu (30/08/2025).

Prosesi pelantikan diawali dengan sumpah jabatan yang dipandu oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Bina Patria Nusantara, Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno yang dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan surat keputusan Yayasan Bina Patria Nusantara yang secara resmi menetapkan Prof. Dodi sebagai Rektor UNITRI untuk periode 2025-2029.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pengurus Yayasan Bina Patria Nusantara yakni Prof. Dr. Ir. Wani Hadi Utomo, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi Prof. Eko Handayanto yang telah memimpin UNITRI selama delapan tahun. Berkat kerja kerasnya, UNITRI kini memiliki berbagai pencapaian, termasuk akreditasi institusi “Baik Sekali.”

Namun, Prof. Wani juga menaruh harapan besar di pundak Rektor baru. “Kalau saat ini akreditasi institusi sudah Baik Sekali, maka dengan Rektor yang baru ini harapannya lima tahun ke depan sudah bisa meningkat menjadi Unggul,” ujar Prof. Wani. Beliau optimistis bahwa target ini bisa dicapai dengan kerja sama seluruh keluarga besar UNITRI.

Prosesi Serah Terima Jabatan dari Rektor Lama kepada Rektor baru UNITRI Malang (Foto :Agus Yuwono)

Senada dengan itu, Prof. Bambang Guritno juga berharap kepemimpinan Prof. Dodi yang masih muda dapat memperkuat hubungan dan kerja sama internasional UNITRI.

Menanggapi harapan tersebut, Prof. Dodi Wirawan Irawanto menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan tagline UNITRI, yaitu “Pendidikan Kerakyatan dan Pendidikan untuk Semua.” Ia juga berjanji untuk meningkatkan kualitas pendidikan di institusi tersebut.

“Semoga kami tetap dapat merawat itu, dengan tidak lupa meningkatkan kualitas dari pendidikan yang ada di institusi ini. Jadi strategi-strategi yang akan kami usung adalah merawat network dengan pembeda-pembeda maupun dengan perusahaan dan mungkin memperlebar kerja sama sehingga kita bisa memajukan secara riil konsep penthahelix dari sebuah iklim pendidikan yang baik,” tutur Prof. Dodi.

Untuk mewujudkan visinya, Prof. Dodi mengusung tagline “Konsolidasi Lintas Generasi Untuk UNITRI Lebih Sinergis.” Ia melihat potensi besar pada dosen, staf kependidikan, dan mahasiswa UNITRI.

“Saya membawa tagline ‘Konsolidasi Lintas Generasi Untuk UNITRI Lebih Sinergis’, di mana saya melihat banyak potensi dosen dan tendik muda, bahkan mahasiswa-mahasiswa UNITRI memiliki kiprah yang luar biasa. Tentu ini menjadi PR bagi saya sebagai pimpinan untuk bisa memberikan sumber daya yang memadai sehingga mereka bisa tersalurkan kualitas talentanya,” imbuhnya.

Pelantikan Rektor Baru UNITRI Malang kali ini terasa lebih istimewa karena turut diihadiri perwakilan sejumlah akademisi dan perwakilan organisasi dari luar negeri (Foto :Agus Yuwono)

Prof. Dodi meyakini bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia akan berbanding lurus dengan peningkatan akreditasi institusi. Hal ini juga akan membangun kepercayaan publik bahwa UNITRI, yang dikenal dengan pendidikan inklusifnya, benar-benar memiliki kualitas yang mumpuni. (A.Y)