Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Disebabkan jumlah mahasiswanya yang mengikuti wisuda ke-77 ini sangat membludak hingga 1.642 orang, Universitas IsIam Malang (UNISMA) akhirnya memutuskan melaksanakan wisuda ke-77 dalam tiga termin pelaksanaan. Pelaksanaan wisuda akan dimulai tanggal 25 Oktober 2025 hingga tanggal 27 Oktober 2025, dimana setiap harinya akan diikuti sebanyak 550 orang wisudawan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor I UNISMA, dr. Erna Sulistyowati, MKes., PhD., yang menyampaikan kebijakan tersebut diambil agar peserta dan orang tua serta semua pihak merasa jauh lebih nyaman saat mengikuti wisuda tersebut.

“Jadi ada 1.642 orang wisudawan pada wisuda ke-77 ini, dimana pada umumnya kita itu setiap wisuda maksimal 700 wisudean perharinya. 700 wisudawan itupun sebenarnya sudah tidak kondusif sebetulnya. Oleh karena itu kita bagi dalam tiga hari, sehingga setiap hari reratanya hanya 550 wisudawan saja,” ungkap dr. Erna saat ditemui di ruangannya siang tadi.

Dengan jumlah kurang dari 700 setiap harinya tersebut menurut dr. Erna akan membuat prosesi wisuda mampu terselesaikan sebelum melewati waktu sholat Dhuhur jika fimulai dari pagi hari.

“Karena kalau sudah melewati sholat dhuhur itu kondisinya juga sudah tidak kondusif,” ujar perempuan ramah ini.

Di momen wisuda ke 77 ini, dr. Erna juga menyampaikan ada sesuatu yang spesial, dimana ada wisudawan paling senior dari sisi usia yakni berusia 80 tahun telah berhasil menyelesaikan pendidikannya di tingkat magister hukum.

“Beliau bernama I Gusti Lanang Artawijaya, semoga beliau dapat mengikuti prosesi wisudanya ya. Sebenarnya ini harus menjadi refleksi bagi kita yang lebih muda sebagai yunior beliau ya bahwa menuntut ilmu itu tidak mengenal usia. Jadi kita bisa belajar dari Pak I Gusti Lanang Artawijaya bahwa belajar itu sepanjang hayat, mau usia berapapun kalau kita sudah niat belajar. InshaAllah pasti bisa,” ungkapnya kagum.

Sebagai bagian dari mewujudkan visi Universitas Islam Malang sebagai Universitas kelas Dunia (World Class University/WCU), UNISMA pada momentum wisuda ke-77 ini juga akan meluluskan 10 mahasiswa asing dari Thailand, Timor Leste, Sudan, dan Brunei Darussalam.

“Ke-10 mahasiswa asing ini menempuh pendidikan dengan mendapatkan beasiswa penuh dari UNISMA sebagai salah satu peran Universitas IsIam Malang untuk dunia. Tentunya dengan turut serta mencerdaskan masyarakat dunia,” jelas dr. Erna.

Wisuda ke-77 untuk hari pertama di tanggal 25 Oktober 2025 mendatang akan diikuti wisudawan dari Fakultas Agama Islam, Fakultas Hukum, dan juga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Di hari kedua akan filaksanakan wisuda untuk wisudawan dari Fakultas Pertanian, Fakultas MIPA, Fakultas Kedokteran, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Di hari terakhir, wisuda akan diikuti oleh wisudawan dari Fakultas Peternakan, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Administrasi, dan dari Pasca Sarjana Universitas IsIam Malang.

Ditanya pesan khusus bagi para wisudawannya yang mengikuti wisuda ke-77 ini, Wakil Rektor I Universitas IsIam Malang menegaskan di era disrupsi dan juga pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI) saat ini memang ada harapan dan pesan khusus yang akan disampaikan dari pihak kampus kepada wisudawannya yang akan meninggalkan bangku perkuliahan menuju dunia kerja.

“Pertama kami mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan yang dikukuhkan di tanggal 25 hingga 27 Oktober 2025 mendatang. UNISMA sudah berupaya secara optimal mendidik di kampus sesuai dengan level jenjang sarjana, magister ataupun doktoral, dan kami juga telah melaksanakan kegiatan-kegiatan pembekalan berupa magang, aktivitas penelitian, aktivitas pengabdian masyarakat dengan berbagai mitra UNISMA, baik itu mitra dari kampus, universitas, ataupun dari industri, atau dari perbankan, hingga UMKM dan perusahaan-perusahaan. Senoga mahasiswa yang sudah menempuh program-program tersebut, harapannya hal itu dapat mendukung wisudawan saat ini untuk segera mendapatkan pekerjaan yang layak dan relevan dengan bidang pendidikannya,” ujarnya.

Di era AI saat ini, dr. Erna juga menegaskan perkembangan AI saat ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh lulusan UNISMA untuk meningkatkan kemampuannya masing-masing melalui AI agar dapat bekerja dan menerapkan ilmunya sebaik mungkin.

“Jadi manfaatkan atau pergunakan AI ini untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuannya di bidangnya sehingga dapat menerapkan keilmuannya sebaik mungkin di tempatnya bekerja nantinya,” pungkas Wakil Rektor I UNISMA, dr. Erna Sulistyowati, MKes., PhD. (A.Y)