Kota Malang | ADADIMALANG.COMUniversitas Negeri Malang (UM) meresmikan kembali dua Taman Kanak Kanak Laboratorium yang berada di Kota Malang dan Kota Blitar pagi hari tadi, Senin (29/12/2025). Peresmian ini menandai berakhirnya proses renovasi besar setelah bangunan dinyatakan tidak layak pakai karena belum pernah diperbaiki sejak pertama kali berdiri.

Dua TK yang diresmikan adalah TK Laboratorium UM Kota Malang dan TK Laboratorium UM Kota Blitar. Peresmian dilakukan langsung oleh Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., dan dihadiri para guru dari kedua lembaga pendidikan tersebut.

Dalam laporannya, Wakil Rektor II UM, Prof. Dr. Puji Handayati, S.E., Ak., M.M., CA., CMA., menyampaikan bahwa renovasi dilakukan karena kondisi gedung sudah tidak memenuhi standar kelayakan untuk kegiatan belajar mengajar.

“Jadi proses renovasi yang dilakukan itu sekitar 95 persen, dan juga dilakukan pembangunan fasilitas baru yang berisi aula, ruang timur, dapur dan lain sebagainya,” ungkap Prof. Puji.

Ia menjelaskan, renovasi TK Lab UM bukan sekadar pembaruan fisik bangunan, melainkan bagian dari penguatan fungsi laboratorium pembelajaran Universitas Negeri Malang. Menurutnya, proses pembelajaran di UM tidak hanya berlangsung di tingkat perguruan tinggi semata, tetapi juga melalui sekolah laboratorium yang dimiliki.

“Karena sekolah lab itu adalah sebagai salah satu media atau tempat pembelajaran bagi UM, dimana saat ini kami memiliki sembilan lab, dan salah satunya adalah TK Laboratorium,” jelasnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Rektor UM Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., mengungkapkan bahwa gedung TK Lab UM di Kota Malang yang saat ini ditempati belum pernah direnovasi sejak era 1970an. Padahal, fasilitas tersebut memiliki peran penting dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat, khususnya anak anak usia dini.

“Fasilitas ini juga menjadi salah satu pendukung untuk kita mampu memberikan layanan dengan baik kepada masyarakat khususnya anak-anak yang berada di level Taman Kanak-Kanak sehingga perlu dilakukan perbaikan yang menjadi sebuah kebutuhan,” ujar Prof. Hariyono.

Rektor UM saat memberikan sambutan sebelum meresmikan kembali TK Lab UM Kota Malang dan Kota Blitar hari ini (Foto : Agus Y)
Rektor UM saat memberikan sambutan sebelum meresmikan kembali TK Lab UM Kota Malang dan Kota Blitar hari ini (Foto : Agus Y)

Rektor UM menambahkan, sebelum difungsikan sebagai TK, bangunan tersebut merupakan asrama mahasiswa UM, sebelum asrama mahasiswa UM dipindahkan ke Jalan Veteran Kota Malang.

Pada momen peresmian ini, Rektor UM juga menekankan pentingnya pendidikan karakter yang harus ditanamkan sejak usia Taman Kanak Kanak. Salah satu perhatian utama adalah kebiasaan hidup sehat yang perlu dibangun sejak dini.

“Saya sampaikan mulai di level anak-anak di taman kanak-kanak saat ini sudah banyak anak-anak yang dibiasakan dengan makanan yang tidak sehat, itu sama saja kita membiarkan lidah anak-anak kita dimanipulasi sehingga nanti saya minta itu menjadi perhatian. Para bapak ibu guru dapat membiasakan anak-anak makan dengan makanan sehat, jika perlu memberikan informasi kepada orang tua siswa jika tetap memberikan bekal makanan yang tidak sehat,” ungkapnya.

Selain pola makan sehat, pendidikan karakter lain yang ditekankan adalah tanggung jawab, kemandirian, dan empati. Nilai-nilai ini diharapkan menjadi bagian dari keseharian siswa di lingkungan sekolah.

“Kalau bisa anak-anak TK sejak awal itu sudah diajari bertanggungjawab membersihkan tempat bekal masing-masing, jangan sampai anak-anak ketika sudah bawa bekal dari rumah itu yang mencuci tempat bekalnya adalah orang lain. Termasuk bagaimana para siswa didik kita itu juga memiliki empati kepada orang lain,” lanjut Prof. Hariyono.

Usai peresmian yang ditandai dengan pengguntingan pita, pemotongan tumpeng dan pelepasan burung Merpati serta penandatanganan plakat, Rektor UM bersama para undangan melakukan peninjauan langsung ke area gedung baru serta fasilitas sekolah lama.

Prof. Hariyono memastikan bahwa pengembangan fasilitas belum berhenti. Bangunan lama direncanakan akan direnovasi dan dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar Sekolah Dasar Laboratorium UM.

“Nanti bangunan yang lama akan kita renovasi juga, dan akan kita pergunakan untuk aktivitas belajar mengajar SD Lab UM. Jadi nanti bisa ada di lokasi yang sama,” pungkasnya. (A.Y)