Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang terpilih, Djoko Prihatin, langsung bergerak cepat usai penetapannya melalui Musyawarah Daerah XI beberapa waktu lalu di Surabaya Tanpa menunggu waktu lama, ia menggelar konsolidasi dan pemantapan kader sebagai langkah awal menyatukan kekuatan internal partai menghadapi agenda politik ke depan.
Kegiatan konsolidasi tersebut digelar di Ballroom Cemara dan dihadiri sekitar 250 kader Partai Golkar Kota Malang siang hari tadi, Selasa (30/12/2025). Para peserta merupakan kader Partai Golkar dari empat kecamatan, yakni Klojen, Blimbing, Lowokwaru, dan Sukun. Forum ini menjadi pertemuan perdana Djoko Prihatin dengan basis kader setelah resmi terpilih sebagai ketua.
“Jadi hari ini kita laksanakan konsolidasi dan pemantapan kader Partai Golkar Kota Malang dimana untuk tahap pertama ini diikuti kader dari empat kecamatan dari Klojen, Blimbing, Lowokwaru dan Sukun. Pada penghujung tahun ini kami ingin memberikan informasi kepada teman-teman bahwa Golkar Kota Malang itu solid dan Golkar Kota Malang siap untuk pertarungan di Pemilu 2029 nanti,” ungkap Djoko.
Djoko menegaskan, konsolidasi tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan fondasi awal untuk membangun kerja kolektif partai. Ia menekankan pentingnya menutup perbedaan yang sempat muncul selama proses Musda dan fokus pada tujuan bersama.
“Yang sudah selesai ya sudah, kita bergandeng tangan bersama-sama, bekerja bersama-sama untuk Partai Beringin kota Malang. Nanti setelah SK keluar, kami akan mulai berjalan bersama-sama, sementara ini kami fokus untuk pembentukan formatur ke depan,” jelas Djoko Prihatin dengan antusias.
Terkait dinamika internal pasca Musda XI, termasuk penyegelan kantor DPD Partai Golkar Kota Malang oleh kader yang berseberangan, Djoko menyatakan hal tersebut tidak mengganggu konsentrasinya. Ia memilih fokus pada tahapan organisasi yang tengah berjalan.
“Kami fokus pada pembentukan formatur dimana targetnya di awal Januari 2026 nanti sudah terbentuk, sementara untuk SK-nya biasanya akan keluar 2 hingga 3 hari setelah kami serahkan. Nanti awal Januari kami akan menyerahkan,” ungkapnya.
Untuk target jangka panjang, Djoko Prihatin secara terbuka menyampaikan target peningkatan perolehan kursi dan suara Partai Golkar pada Pemilu 2029 demi memperkuat posisi partai di Kota Malang.
Sementara itu, Ketua PK Blimbing Partai Golkar Kota Malang, Teguh Darwanto, yang merupakan salah satu pendukung Djoko Prihatin maju sebagai Ketua DPD Golkat kota Malang, ia menilai polemik Musda XI seharusnya tidak lagi menjadi perdebatan berkepanjangan.
“Perlu saya sampaikan terkait Musda XI di Surabaya kemarin sudah kita anggap sah dan memenuhi juklak juknis Musda,” ungkap Teguh.
Ia pun mengajak seluruh kader yang masih berada di luar barisan kepemimpinan baru untuk kembali bersatu. Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan bagian dari dinamika politik yang semestinya disudahi demi kepentingan partai yang lebih besar.
“Untuk teman-teman yang berseberangan dengan kita, inilah politik. Dan saya mengharapkan teman-teman yang saat ini di luar kita, kita akan mencoba untuk berkomunikasi, kembali ke rumah kita, rumah Golkar, untuk bersatu padu membesarkan Partai Golkar menyongsong di Pemilu 2029,” pungkas Teguh Darwanto.
Dengan dimulainya konsolidasi ini, kepemimpinan baru DPD Partai Golkar Kota Malang menandai babak awal penataan internal partai, sekaligus mengirim sinyal kesiapan menghadapi kontestasi politik lima tahun mendatang. (A.Y)
