~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 6 Fakultasnya Diusulkan Menjadi WBK Menjadi Langkah Nyata Universitas Brawijaya Menuju Tatakelola Bebas Korupsi dan Pelayanan Unggul

6 Fakultasnya Diusulkan Menjadi WBK Menjadi Langkah Nyata Universitas Brawijaya Menuju Tatakelola Bebas Korupsi dan Pelayanan Unggul

  • account_circle redaksi
  • calendar_month 22 jam yang lalu
  • visibility 45
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kota Malang, ADADIMALANG.COM — Komitmen Universitas Brawijaya (UB) dalam memperkuat tata kelola kelembagaan dan transparansi birokrasi terus menunjukkan hasil signifikan. Keberhasilan Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) UB meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai satu-satunya fakultas di Indonesia yang memegang status tersebut, menjadi pemantik perubahan besar di seluruh lingkungan kampus. Momentum berharga ini memicu gelombang pembenahan dan perbaikan sistem di berbagai unit kerja serta fakultas yang berada di bawah naungan Universitas Brawijaya.

Langkah transformatif tersebut berakar dari pencanangan Zona Integritas (ZI) secara serentak pada tahun 2023. Sejak dimulainya gerakan tersebut, seluruh lini civitas akademika UB bergotong royong melakukan restrukturisasi mendasar guna menghadirkan birokrasi kampus yang efisien, transparan, serta berorientasi penuh pada pelayanan publik.

Ketua Satuan Reformasi Birokrasi (SRB) Universitas Brawijaya, Dr. Ngesti Dwi Prasetyo, S.H., M.Hum., yang menegaskan bahwa perjalanan tiga tahun pasca-pencanangan Zona Integritas telah membawa dampak nyata. Berbagai pembenahan menyeluruh terus dilakukan secara konsisten di setiap lini kelembagaan.

“Tiga tahun setelah pencanangan ZI di UB, tentu ada berbagai perbaikan signifikan yang berkesinambungan. Pembenahan ini mencakup tata kelola Sumber Daya Manusia (SDM), penataan tatalaksana kerja, peningkatan akuntabilitas, penguatan sistem pengawasan internal, hingga perbaikan kualitas pelayanan publik bagi seluruh civitas akademika dan masyarakat,” ungkap Ngesti saat memberikan keterangan di sela-sela kegiatan workshop.

Konsistensi dalam menjalankan agenda reformasi birokrasi tersebut kini membuahkan hasil membanggakan. Sebanyak enam unit kerja dan fakultas di lingkungan UB resmi diusulkan untuk meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Usulan tersebut mencakup Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Fakultas Sains, Technology, and Mathematics (FSTeM), Fakultas Bio-Ilmu Kesehatan / Agrikultur (FAsT), Sekolah Pascasarjana, hingga Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kediri.

Ngesti menambahkan bahwa keberhasilan mengajukan enam fakultas dan unit kerja ini merupakan cerminan dari komitmen bersatu seluruh civitas akademika Universitas Brawijaya.

“Enam fakultas yang diusulkan menjadi WBK ini merupakan buah dari benih reformasi yang kita tanam sejak tahun 2023 melalui pencanangan Zona Integritas yang dilakukan bersama-sama seluruh komponen kampus,” tegasnya.

Guna mengakselerasi pembentukan iklim kerja yang berintegritas tinggi serta memastikan kesiapan evaluasi dari kementerian, Satuan Reformasi Birokrasi (SRB) UB menggelar agenda strategis berupa Workshop yang mengusung tema “Strategi Internalisasi Pembangunan Zona Integritas Di Perguruan Tinggi Dalam Ekosistem Reformasi Birokrasi Berdampak” ini menghadirkan Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kemenpan RB, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, sebagai salah satu narasumber kunci.

Penanggungjawab pembentuakn Zona Integritas di Sekolah Pascasarjana UB tengah menyampaikan proses pembentukan ZI di tempatnya (Foto : Agus Yuwono)

Penanggungjawab pembentukan Zona Integritas di Sekolah Pascasarjana UB tengah menyampaikan proses pembentukan ZI di tempatnya (Foto : Agus Yuwono)

Dalam workshop yang digelar di auditorium Algoritma Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) UB pagi tadi. tersebut, enam tim penanggung jawab ZI dari fakultas yang diusulkan menjadi WBK memaparkan secara komprehensif rancangan, inovasi, serta pencapaian pembangunan Zona Integritas di unit kerja masing-masing.

Usai memberikan arahan dalam workshop dan melakukan proses desk evaluasi, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keseriusan Universitas Brawijaya dalam mengawal agenda reformasi birokrasi di lingkup pendidikan tinggi.

“Hari ini kami di Universitas Brawijaya melakukan desk evaluasi untuk penguatan pembangunan Zona Integritas di beberapa fakultas dan Sekolah Pascasarjana. Kami sangat bergembira dan menyambut positif komitmen tinggi UB. Antusiasme serta inisiatif mandiri dari Universitas Brawijaya dalam menyiapkan Zona Integritas merupakan contoh teladan, mengingat UB termasuk dari sedikit perguruan tinggi di Indonesia yang melangkah sejauh ini,” terang Prof. Erwan.

Prof. Erwan juga menekankan bahwa muara utama dari pembangunan predikat WBK maupun WBBM di perguruan tinggi adalah peningkatan mutu pelayanan publik, utamanya kepada mahasiswa sebagai pemangku kepentingan utama.

“Fokus utama pengembangan WBK dan WBBM terletak pada kualitas pelayanan, khususnya pelayanan kepada para mahasiswa. Kita menyadari belakangan ini isu integritas di dunia pendidikan menjadi sorotan. Kehadiran predikat WBK di UB diharapkan mampu menciptakan pelayanan yang berlandaskan nilai-nilai integritas serta menghapuskan segala bentuk praktik gratifikasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya edukasi kolektif mengenai batas-batas gratifikasi di lingkungan akademik. Dengan jumlah mahasiswa aktif yang mencapai lebih dari 70 ribu orang, Universitas Brawijaya memegang peran sentral dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Menurut Prof. Erwan, pembangunan Zona Integritas di kampus memiliki dimensi jangka panjang yang sangat strategis.

“Kampus adalah laboratorium integritas yang riil. Jika puluhan ribu mahasiswa UB merasakan langsung bagaimana pelayanan birokrasi diberikan secara jujur, transparan, dan tanpa hambatan yang dicari-cari, pengalaman tersebut akan melekat hingga mereka lulus. Ketika mereka memasuki dunia kerja, baik di birokrasi pemerintah maupun korporasi swasta maka mereka akan menjadi duta-duta integritas,” ujar Prof. Erwan secara meyakinkan.

Ia memungkasi bahwa nilai integritas tidak cukup hanya diajarkan dalam tataran teori di ruang kuliah, melainkan harus dipraktikkan secara nyata melalui budaya tata kelola lembaga.

“Integritas tidak hanya dipelajari dalam teori, tetapi harus betul-betul dilaksanakan hingga menjadi habit atau kebiasaan sehari-hari. Dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang diulang konsisten, itulah yang membentuk budaya kerja dan karakter yang berintegritas tinggi,” pungkasnya. (A.Y)

  • Penulis: redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daerah Dinoyo akan rawan macet setiap pagi dan sore selama tiga hari

    Daerah Dinoyo akan rawan macet setiap pagi dan sore selama tiga hari

    • calendar_month Kamis, 1 Sep 2016
    • account_circle redaksi
    • visibility 321
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2MABA) Universitas Brawijaya yang melibatkan seluruh mahasiswa baru Universitas Brawijaya mau tidak mau akan berdampak kepada arus lalu lintas di daerah Dinoyo atau daerah-daerah yang berdekatan dengan pintu keluar dan masuk Universitas Brawijaya. “PK2MABA akan kita laksanakan selama tiga hari mulai tanggal 30 Agustus sampai 1 September […]

  • Seribu Yatim Piatu Dan Dhuafa Akan Diajak Berbuka Puasa Bersama Hotel Grand Mercure Malang

    Seribu Yatim Piatu Dan Dhuafa Akan Diajak Berbuka Puasa Bersama Hotel Grand Mercure Malang

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Akan dihadiri Gubernur Jawa Timur dan Wakil Wali Kota Malang. ADADIMALANG – Momen bulan Suci Ramadhan merupakan saat yang tepat untuk berbagi kepada sesam. hal tersebut isebabkan selama bulan Ramadhan dianjurkan untuk berbagi kepada sesama dan juga berbuat baik dengan balasan pahala yang berlipat ganda dari bulan atau waktu lainnya. Terkait dengan hal tersebut dan […]

  • AKBP Dony Alexander Dilepas Farewell Parade Dengan Upacara Tiga Pilar

    AKBP Dony Alexander Dilepas Farewell Parade Dengan Upacara Tiga Pilar

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2019
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 849
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Komandan Kodim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson menghadiri Apel 3 Pilar Farewell Parade yang merupakan Tradisi Pelepasan Kapolresta Malang Kota dari AKBP Dony Alexander kepada AKBP Leonardus Simarmata sekaligus pelepasan Wakapolresta Kompol Ari Trestiawan. Dalam apel 3 pilar ini dipipin oleh Walikota Malang Sutiaji di halaman Balaikota Malang yang dihadiri sekitar […]

  • Dosen Polinema Sosialisasikan Wisata Gastronomi Di Kampung Heritage Kajoetangan

    Dosen Polinema Sosialisasikan Wisata Gastronomi Di Kampung Heritage Kajoetangan

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2019
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 672
    • 0Komentar

    Salah satu bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Polinema di Kampung Kayutangan Heritage. ADADIMALANG – Kota Malang selalu memiliki daya tarik tersendiri di hati setiap orang yang datang mengingat banyaknya tempat wisata yang patut di eksplore dan di nikmati. Salah satunya adalah wisata gastronomi Kampung Kajoetangan Heritage  yang telah menjadi primadona baru bagi penikmat wisata sejarah […]

  • Bebek&Ayam Kendang buka cabang ke 4 di jalan Bendungan Sigura-Gura kota Malang

    Bebek&Ayam Kendang buka cabang ke 4 di jalan Bendungan Sigura-Gura kota Malang

    • calendar_month Minggu, 5 Nov 2017
    • account_circle redaksi
    • visibility 860
    • 0Komentar

    Kota Malang – Setelah sukses membuka tiga cabangnya di kota Malang, Bebek dan Ayam Kendang akan membuka cabang (outlet) ke empatnya bertepatan dengan Hari Pahlawan tanggal 10 November 2017 mendatang. Pemilik Rumah Makan Bebek dan Ayam Kendang, Wiwin Nikmaturrohmah menjelaskan jika cabang ke empat Bebek dan Ayam Kendang yang ada di jalan Bendungan Sigura-Gura nomor […]

  • SAE lamar DPD Perindo kota Malang

    SAE lamar DPD Perindo kota Malang

    • calendar_month Selasa, 8 Mei 2018
    • account_circle redaksi
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Kota Malang – Meski belum memiliki kursi di legislatif (DPRD) kota Malang, rupanya partai baru Perindo di kota Malang memiliki daya tarik yang besar bagi para peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kota Malang. Hal ini terlihat dari kunjungan tim pemenangan Sutiaji-Edi (SAE) ke kantor DPD Perindo kota Malang malam hari ini, Senin (08/05). Rombongan tim […]

expand_less