Wali Kota Malang Tegaskan Program MBG Tetap Berjalan, Bantah Isu Penghentian
- account_circle Fitri Fatma
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 62
- print Cetak

Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., usai kegitan Paripurna hari ini (Foto : Fatma AdaDiMalang)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang tetap berjalan dan tidak dihentikan. Ia menegaskan informasi yang beredar di media sosial mengenai penghentian program tersebut merupakan berita lama yang kembali mencuat setelah aksi demonstrasi mahasiswa di DPRD Kota Malang pada Juni 2026.
Menurut Wahyu, isu penghentian MBG muncul setelah mahasiswa dalam aksi demonstrasi menyampaikan aspirasi agar program tersebut dihentikan. Namun, ia menegaskan aspirasi tersebut tidak berujung pada penghentian pelaksanaan MBG di Kota Malang yang hingga kini masih berlangsung normal.
“Nggak ada, itu berita lama. Tapi kekhawatiran apa ada dihentikan? Tidak ada. Kejadian keracunan terkait dengan MBG, itu juga tidak ada yang wah. Nggak, tidak, tidak,” kata Wahyu saat memberikan klarifikasi.
Ia menjelaskan, pelaksanaan MBG di Kota Malang selama ini berjalan aman dan lancar. Bahkan, Kota Malang disebut menjadi salah satu daerah yang dinilai berhasil dalam implementasi program tersebut tanpa adanya persoalan berarti di lapangan.
“MBG sekarang tetap berjalan, aman. Dan Malang ini menjadi salah satu contoh MBG yang baik. Tidak pernah ada sesuatu yang akhirnya membuat anak-anak yang menerima MBG ini menjadi pengeluh kesah dan lain-lain. Kita berjalan aman, lancar, tidak ada halangan,” ujarnya.
Wahyu juga membantah kabar yang menyebut Pemerintah Kota Malang menghentikan program MBG. Ia mengatakan pemerintah telah memberikan klarifikasi resmi melalui Sekretariat Daerah (Setda) terkait informasi yang beredar tersebut.
“Tidak benar. Itu kan berita lama kan. Dan juga ada di Setda juga ada klarifikasinya kan, terkait dengan berita tersebut,” tegasnya.
Meski program berjalan tanpa kendala berarti, Pemerintah Kota Malang tetap melakukan evaluasi secara berkala. Evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh prosedur operasional standar (SOP) dan mekanisme pelaksanaan program tetap berjalan sesuai ketentuan.
“Oh, terus. Evaluasi terus. Karena kan ada Satgas-nya. Satgas-nya terus kita akan evaluasi terkait dengan SOP. Kita terus turun. Satgas ini tetap keliling. Satgas-nya kan diketuai oleh Pak Sekda, terkait dengan langkah-langkah SOP, mekanisme, dan lain-lain tetap kita pantau terus, kita awasi,” ungkap Wahyu.
Ia menambahkan, keberadaan Satuan Tugas (Satgas) MBG menjadi bagian penting dalam pengawasan program. Tim tersebut secara rutin melakukan pemantauan di lapangan guna memastikan kualitas makanan, distribusi, serta pelaksanaan program tetap sesuai standar yang telah ditetapkan.
Wahyu menilai Program Makan Bergizi Gratis hingga kini masih menjadi kebutuhan bagi sektor pendidikan di Kota Malang. Hal itu terlihat dari manfaat yang dirasakan para penerima sehingga pemerintah tetap berkomitmen melanjutkan pelaksanaannya.
“Sampai saat ini terbukti masih dibutuhkan terkait dengan itu,” pungkas Wahyu. (Ftm/A.Y)
- Penulis: Fitri Fatma



