Kota Malang – Disambut istighotsah jamaah langgar Al Falaq dan warta RT 6, 7 dan 8 di RW 3 Kelurahan Samaan, Calon Paslon Wakil Walikota dari ASIK Syamsul Mahmud hadir dalam acara buka bersama warga kelurahan Samaan sore hari ini, Selasa (12/06).
Dalam acara temu warga tersebut, Syamsul Mahmud menyampaikan salam dan amanah dari Calon Walikota Malang Abah Anton yang meminta agar konstituen ASIK tetap menjaga kerukunan, kekompakan serta kondusifitas kota Malang mengingat tahun ini memasuki tahun politik baik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kota Malang ataupun Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur pada 27 Juni 2018 mendatang.
“Kita harus melaksanakan Pilkada di kota Malang ini tanpa merusak kondusifitas kota Malang dimana kota Malang sudah ditetapkan sebagai Kota Terkondusif di Indonesia. Kita memilih untuk mencari pemimpin yang amanah dan jujur maka sebaiknya tidak menggunakan cara-cara yang tidak baik seperti kampanye hitam (black Champaign) yang banyak beredar saat ini,” ujar Syamsul Mahmud dalam sambutannya.
Banyaknya kampanye hitam (Black Champaign) mulai saat kampanye hingga mendekati pelaksanaan Pilkada tanggal 27 Juni 2018 mendatang, Syamsul Mahmud berharap masyarakat kota Malang khususnya warga kelurahan Samaan tidak terlalu atau terpengaruhi berita bohong atau fitnah yang merupakan Black Champaign terhadap pasangan ASIK.
“Banyak yang menyatakan Abah Anton tidak maju sebagai Calon Walikota dalam Pilkada kota Malang. Itu berita bohong dan fitnah. Karena undang-undang sudah menjamin bahwa Abah Anton tetap maju sebagai Calon Walikota Malang. Hati-hati dengan berita bohong,” ujar Syamsul Mahmud.
Jika nantinya Paslon ASIK diberi amanah untuk memimpin kota Malang kembali, Syamsul menegaskan tentunya tidak akan terlalu sulit Paslon ASIK untuk melanjutkan program Abah Anton yang sudah dijalankan hampir selama lima tahun.
“Apa yang sudah dikerjakan Abah Anton selama memimpin kota Malang sudah bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat kota Malang. Jalan-jalan di kampung sudah diaspal dan dipaving, taman sudah direvitalisasi tanpa menggunakan dana APBD, ada bis wisata dan bis sekolah yang gratis tanpa mengganggu pendapatan sopir angkutan umum hingga pembangunan kampung tematik. Jika ASIK terpilih memimpn kota Malang, maka tinggal melanjutkan program yang sudah dijalankan 5 tahun dan meningkatkan apa ABG masih kurang,” ungkap Syamsul Mahmud di hadapan puluhan jamaah dan warga RW 3 Kelurahan Samaan.
Penggunaan IT dalam pelayanan publik untuk mempermudah dan tidak membuang waktu masyarakat untuk antri menjadi salah satu program yang akan dilaksanakan setelah Paslon ASIK memenangkan Pilkada kota Malang. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.